11 Cara Mendapatkan Modal Usaha Yang Mudah

Sponsors Link

Memiliki keinginan untuk membuat sebuah usaha namun terhalang faktor uang alias modal? Tenang … Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperolehnya. Bisa melalui lembaga keuangan seperti bank, atau bisa juga mendapatkan modal dengan cara lain. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mendapatkan modal usaha :

1. Mengajukan kredit atau pinjaman ke bank

Cara paling cepat dan banyak dilakukan mayoritas orang untuk memperoleh modal usaha adalah dengan mendatangi lembaga keuangan sejenis bank dan mengajukan pinjaman. Karena saat ini telah banyak lembaga-lembaga keuangan yang memberikan kemudahan dalam proses kredit. Namun kendalanya, harus ada aset atau barang berharga sebagai jaminan. Karena bank tidak akan mau mengeluarkan uangnya tanpa adanya jaminan. Selain itu, biasanya bunga pinjaman relatif cukup besar. Meski sekarang ada beberapa bank yang bisa memberikan kredit tanpa jaminan, namun bunga yang diberikan lebih besar lagi dari pinjaman dengan jaminan. Sehingga hal tersebut akan sangat memberatkan bagi pengusaha-pengusaha baru yang masih merintis usahanya sehingga belum memiliki keuangan yang stabil. (Baca juga : Bank Dengan Bunga Deposito Tertinggi)

2. Menyisihkan uang untuk tabungan

Tidak memiliki aset sebagai jaminan pengajuan kredit ke bank? Masih ada acara lain untuk memperoleh modal. Yaitu dari sumber keuangan pribadi. Ini adalah sumber termudah untuk mendapatkan modal. Dengan menyisihkan sebagian uang penghasilan bulanan dan diwujudkan dalam bentuk tabungan.

Misal : Gaji yang diterima setiap bulan adalah 2.000.000 rupiah. Modal yang dibutuhkan untuk usaha sebesar 15.000.000 rupiah. Dari gaji tersebut bisa disisihkan 1.000.000 sebagai tabungan. Dalam waktu 15 bulan modal yang dibutuhkan sudah terkumpul dan usaha bisa segera dimulai.

Tapi karena uang disisihkan sekian persen untuk tabungan, tentu budget bulanan menurun dari sebelumnya. Maka belanja dan gaya hidup dituntut untuk menjadi hemat sampai menerima gaji di bulan selanjutnya. (Baca juga : Peluang Usaha Air Isi Ulang)

3. Menjual aset atau barang yang sudah tidak terpakai tapi masih memiliki nilai jual

Terkadang tanpa sadar ada banyak barang yang tidak terpakai di rumah namun masih memiliki nilai jual. Biasanya barang-barang tersebut terbengkalai karena sudah tidak jaman atau ada pengganti baru yang lebih nyaman atau canggih. Tengok saja gudang dan beberapa isi rumah. Mungkin saja ada banyak barang yang bisa ditemukan dan bisa dijadikan uang karena masih layak jual. Selanjutnya, membuat daftar yang berisi barang-barang tersebut. Dari semua barang yang sudah tercatat, dilihat dan pertimbangkan baik-baik mana yang masih perlu dipakai lagi, mana yang sebaiknya dijual saja dan menghasilkan nilai yang tinggi.

4. Menggunakan jasa pegadaian

Belum rela menjual barang-barang seperti poin 3 (tiga) di atas? Jasa pegadaian adalah solusi yang tepat. Barang-barang berharga tersebut bisa kita simpan dan mendapatkan uang untuk modal usaha. Pegadaian adalah lembaga pemerintah. Jadi tidak perlu dikhawatirkan karena barang simpanan yang digunakan sebagai jaminan pinjaman akan aman. Proses pinjaman juga cepat. Selain itu bunga relatif kecil dibandingkan dengan lembaga keuangan lain (bank dan sejenisnya). Keuntungan lain, kalau belum bisa melunasi pinjaman secara keseluruhan, kredit bisa dicicil sedikit demi sedikit yang secara otomatis akan memperpanjang masa pinjamannya. (Baca juga : Daftar Kode Transfer Antar Bank Seluruh Indonesia)

Sponsors Link

5. Meminjam dana dari keluarga atau teman dekat

Investor yang paling baik dan setia adalah keluarga dan teman dekat. Modal usaha bisa diperoleh dengan meminjam dana dari mereka. Karena mereka adalah orang terdekat dalam hidup kita. Jadi sampaikan saja, siapa tahu mereka mau meminjamkan uang untuk modal karena melihat usaha dan kesungguhan. Namun sebaiknya tidak sekadar meminjam uang. Namun niat untuk membuka usaha yang disampaikan pada keluarga maupun sahabat harus dibarengi dengan proposal usaha. Anggap mereka sebagai investor sesungguhnya. Hal ini dilakukan agar lebih meyakinkan bahwa niat usaha kita tidak main-main dan memiliki prospek bagus. Jadi sampaikan rincian usaha beserta keuntungan yang bisa diperoleh jika menanamkan uang (pinjaman) modalnya pada usaha kita. (Baca juga : Keuntungan dan Kerugian Bisnis Air Isi Ulang)

6. Mengajak seorang teman atau lebih untuk membuat usaha bersama

Modal yang diperlukan akan menjadi ringan jika ditanggung lebih dari 1 (satu) orang. Karena itu mengajak teman untuk membuat usaha bersama merupakan solusi yang menarik. Selain modal, masalah serta penyelesainnya bisa ditanggung bersama pula. Karena apa yang terjadi dalam usaha adalah tanggungan bersama. Meski banyak kemudahan, usaha bersama rentan akan perselisihan yang disebabkan perbedaan pendapat, ego, atau pun perhitungan keuntungan. Maka sebaiknya hal tersebut perlu menjadi waspada dan antisipasi.

Caranya :

  1. Mengenali rekan atau partner usaha dengan baik dalam hal sifat, latar belakang keluarga juga pergaulan, keahlian yang dimiliki, dan sebagainya
  2. Memperbanyak komunikasi
  3. Memberikan kepercayaan penuh namun tetap melakukan controlling atau pengawasan
  4. Mengenali dan menjaga hubungan dengan keluarga rekan usaha

(Baca juga : Keuntungan dan Kerugian Bisnis Franchise)

ads

7. Mendatangi seminar-seminar wirausaha

Modal usaha bisa juga didapatkan dengan mencari seorang investor. Tapi bagaimana caranya? Yaitu dengan mendatangi seminar-seminar wirausaha. Dari sana, kita bisa bertemu dengan sesama pengusaha dan menjalin komunikasi yang baik. Siapa tahu di antara mereka bisa menjadi investor. Namun investor usaha yang sesungguhnya akan cermat dalam melihat dan memperhitungkan untung-rugi suatu usaha. Maka jika ingin mendapatkan modal dengan nominal yang cukup besar, menjadi keharusan untuk membuat proposal yang baik, rinci dan menarik agar investor mau dan yakin menanamkan uangnya.

8. Memanfaatkan dana hibah dari perusahaan tertentu atau program kreatif mahasiswa

Dewasa ini, tidak sedikit perusahaan yang menyalurkan bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) mereka melalui pemberian dana hibah untuk program usaha. Biasanya mereka telah memiliki anggaran tersendiri untuk program tersebut. Begitu juga dengan universitas atau perguruan tinggi tertentu yang memberikan dana hibah serupa melalui program kreatif mahasiswa. Hal-hal semacam itu dilakukan untuk membantu usaha-usaha mikro dan pembangunan perekonomian masyarakat. Namun dana hibah tersebut tidak serta merta diberikan dengan cuma-cuma. Biasanya pemberian dana dilakukan melalui kompetisi kreatif, menarik dan inovatif. (Baca juga : Penyebab Kegagalan Usaha)

9. Mengikuti pelatihan-pelatihan kerja

Lembaga-lembaga tersebut sering mengadakan training atau pelatihan dan workshop kerja. Biasanya setelah acara pelatihan, akan ada penyampaian informasi tentang akses memperoleh modal usaha. Contoh lembaga semacam ini yaitu penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR).

10. Memperoleh modal usaha dari calon konsumen

Cara menarik lain yang bisa dilakukan untuk mendapatkan modal usaha adalah melalui calon konsumen. Yaitu dengan meminta uang di muka sekian persen dari keseluruhan pembayaran. Hal ini sah-sah saja dilakukan. Uang muka tersebut bisa digunakan sebagai modal hingga pekerjaan telah selesai dan mendapatkan pembayaran sepenuhnya. Biasanya cara seperti ini memungkinkan untuk bidang jasa saja seperti pengetikan, design grafis dan jasa laundry. (Baca juga : Keuntungan Bisnis Laundry)

11. Mencari sponsor dari website

Teknologi internet yang canggih saat ini telah memungkinkan adanya sponsorship melalui website tertentu. Istilahnya crowdfunding. Hal ini telah menjadi tren untuk memperoleh modal usaha. Namun tergolong program yang baru di Indonesia meski sudah lama dikenal di luar negeri. Bagaimana caranya? Yaitu dengan menawarkan rincian usaha yang akan dibuat melalui salah satu situs crowdfunding. Lalu para pengunjung situs yang berminat bisa menjadi sponsor dengan memberikan uang mereka. Sebagai imbalan, pemilik usaha memberikan reward kepada pemberi dana sesuai dengan peraturan dalam situs tersebut. Situs crowdfunding di Indonesia antara lain AyoPeduli, KitaBisa, Wujudkan. Namun biasanya dana yang diperoleh tidak begitu besar jika dibandingkan 10 (sepuluh) cara lainnya di atas. Tapi mencoba tidak ada ruginya, bukan? (Baca juga : Cara Bisnis Online Shop Bagi Pemula)

Advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Tips Bisnis