Sponsors Link

5 Manfaat Kerjasama Ekonomi Antar Negara

Sponsors Link

Apakah pentingnya ketika itu indonesia menjadi anggota ASEAN? Apa hal tersebut merupakan langkah awal untuk merasakan manfaat kerjasama ekonomi antar negara? Tidak hanya indonesia saja, bahkan negara manapun memiliki sebuah bentuk organisasi dengan negara-negara lain. Kemudian kenapa lahir organisasi sebut saja seperti EEC (European Economic Community), ECO (Economic Cooperation Organization), IMF (International Monetary Fund), dan APEC (Asia Pasific Economic Cooperation).

ads

Tidak lain karena mereka ingin menciptakan kondisi yang saling menguntungkan satu sama lain, salah satunya adalah kerjasama ekonomi. Mereka sadar bahwa manfaat kerjasama ekonomi antar negara tidak hanya menguatkan negara tersebut namun juga membuka peluang yang lebih besar lagi.

Bentuk Kerjasama Antar Negara

Kerjasama ekonomi memiliki dampak yang sangat penting untuk kemajuan negara. Bayangkan jika Indonesia menutup diri dari dunia luar. Mungkin saat ini kita tidak bisa merasakan luar biasanya teknologi smartphone, komputer, dan otomotif. Negara akan menjadi sangat terbelakang dan tidak mampu bersaing dengan negara lain. Itulah faktor-faktor penyebab terjadinya kerjasama ekonomi antar negara. Dengan berorganisasi dan menciptakan iklim kerjasama ekonomi antar negara, maka akan mempercepat pertumbuhan dan kestabilan ekonomi negara tersebut.

Bentuk kerjasama ekonomi antar negara yang umum kita dengar ada 3 jenis, yaitu :

  • Kerjasama Bilateral (Contoh kerjasama antar 2 negara saja)
  • Kerjasama Regional (Contoh kerjasama antar negara dalam 1 wilayah, yaitu ASEAN
  • Kerjasama Multilateral (Contoh kerjasama multilateral , contohnya PBB,IMF,dll)

Manfaat kerjasama ekonomi antar negara akan meratakan dan menyeimbangkan kondisi perekonomian di negara tersebut, namun manfaatnya tidak hanya sebatas itu saja. Berikut Manfaat kerjasama ekonomi yang akan dirasakan oleh sebuah negara :

1. Meningkatkan Pendapatan Negara

Apa yang terlintas di kepala Anda jika mendengar kata “Pahlawan devisa negara”? Pasti Anda sepakat untuk menjawab TKI (Tenaga Kerja Indonesia). Ya, itulah manfaat kerjasama ekonomi antar negara yang bisa dirasakan oleh masyarakat langsung jika kesempatan bekerja di dalam negeri tidak dijadikan sebagai pilihan utama.

TKI yang bekerja di luar negeri akan mendapatkan gaji dengan mata uang di negara tersebut, ketika mereka mengalihkan dana asing tersebut ke Indonesia, terjadilah transaksi pembelian rupiah dan inilah yang memberikan pemasukan pada negara. Bayangkan berapa juta TKI diluar negeri yang melakukan transaksi seperti ini setiap bulannya, tentu hal ini sangat positif bagi kas negara.

Selain TKI, kegiatan ekspor memberikan peran penting untuk meningkatkan pendapatan negara. Beberapa negara tidak memiliki pasokan barang mentah atau memiliki keterbatasan dalam memproduksi barang atau jasa, sehingga mereka bergantung dari negara lain untuk mencukupi hal tersebut. Dengan memberikan kemudahan dan membuka perdagangan dengan negara lain, apalagi dengan biaya yang murah maka ekspor menjadi faktor penting untuk memberikan keseimbangan kekuatan perekonomian antar negara.

2. Menjaga Kestabilan Harga dalam Negeri

Contohnya negara kita indonesia yang setiap tahunnya hampir bisa dipastikan selalu melakukan impor beras, gula, dan garam. Kenapa pemerintah melakukan hal ini, bukankah negara memiliki sumber daya untuk memenuhi hal tersebut? Kenyataanya tidak berkata demikian, permintaan dalam negeri yang besar tidak didukung dengan ketersediaan yang cukup dari hasil sumber daya. Sehingga hal ini akan menimbulkan ketidakstabilan harga atau akan memicu kenaikan harga.

ads

Kembali bagaimana prinsip terbentuknya sebuah harga di pasar, maka erat kaitannya dengan jumlah permintaan dan penawaran. Jika produksi lebih sedikit dari permintaan tentu akan terjadi kenaikan harga, inilah praktiknya sampai sekarang.

Kenaikan harga sangat sensitif efeknya dan akan mempengaruhi banyak faktor lingkungan industri maupun individu. Misalnya dampak dalam dunia industri, maka kenaikan harga akan meningkatkan belanja dan membutuhkan banyak pengeluaran modal. Jika perusahaan tidak siap dan cash flow keuangan yang tidak stabil, maka dengan masalah ini akan memicu munculnya banyak kasus PHK.

Selain hal itu, secara individu efek yang dirasakan dengan kenaikan harga adalah akan memicu pembengkakan biaya hidup. Ketika penghasilan tidak mampu lagi menutupi kebutuhan hidup, maka kondisi ini akan memaksa untuk menimbulkan tuntutan kenaikan upah, terutama bagi para buruh yang bergaji UMR. Dengan melihat bahaya dan dampak buruk yang akan ditimbulkan, maka kegiatan impor sangat diperlukan untuk memenuhi permintaan dalam negeri. Ketersediaan barang akan menjaga harga relatif stabil dan murah.

3. Memperluas Ketersedian Lapangan Kerja

Kerjasama ekonomi akan membuka pasar ekspor. Permintaan ekspor yang terus bertambah maka akan menciptakan lapangan kerja baru. Hal ini akan menguntungkan negara, pelaku bisnis, dan masyarakat. Dan disinilah letak pentingnya dalam menggerakkan perekonomian bangsa. Kerjasama ekonomi juga akan menarik investor asing untuk menanamkan modal di indonesia. Dengan banyak penduduk indonesia maka tingkat konsumtif sangat tinggi. Investor melihat kondisi Indonesia ini sebagai market yang sangat potensial.

Ketika mereka sudah yakin dan berinvestasi di Indonesia, maka mulailah mereka mendirikan pabrik-pabrik industri dan tambang. Sehingga mereka membutuhkan tenaga lokal untuk memperkecil cost dan budget perusahaan. Peluang inilah yang akan membuka banyaknya ketersediaan lapangan kerja seiring bertambahnya investor yang masuk ke Indonesia.

Sebagai contoh kita bisa melihat industri otomotif yang ada di Indonesia. Dulu untuk memenuhi permintaan market indonesia masih di supply dari pabrik diluar negeri. Kerugian yang ditimbulkan dari model bisnis seperti ini sangat besar. Pertama mereka harus membayar banyak biaya untuk pengiriman ke indonesia, selain itu belum lagi pajak barang impor. Dengan tujuan efisiensi maka mereka memutuskan untuk membuka pabrik di Indonesia dengan pertimbangan akan mengurangi biaya produksi dan menghemat biaya upah karena menggunakan pekerja dalam negeri.

4. Mempercepat Pembangunan Nasional

Salah satu langkah yang digunakan Indonesia untuk mempercepat pembangunan nasional adalah dengan meminjam dana dari Bank Dunia. Bank dunia adalah donatur untuk negara yang mengalami masalah keuangan dan memberikan bantuan keuangan untuk negara dalam mempercepat pembangunan. Kenapa Bank Dunia memberikan pinjaman ke Indonesia? Tentu karena Indonesia adalah bagian dari Organisasi tersebut.

Seperti yang kita ketahui bahwa indonesia telah membuka banyak pelabuhan baru, bandara baru, dan tol laut antar pulau. Hal ini ditujukan untuk mempercepat proses distribusi dan mempermudah jangkauan, sehingga semua masyarakat bisa merasakan pemerataan pembangunan nasional. Jika tanpa pemerataan pembangunan, bagaimana kita bisa menyentuh daerah-daerah terpencil yang masyarakatnya tidak pernah menikmati fasilitas negara.

(Baca juga : Aspek Hukum Ekonomi Pembangunan – Fungsi Pajak Dalam Pembangunan)

5. Melek Teknologi Kekinian

Apa jadinya jika kita tidak mengenal teknologi seperti Android, Windows, atau beberapa program IT lainnya. Bisa dipastikan kita akan menjadi negara yang tertinggal dan kalah bersaing dengan negara lain.

Perhatikan dunia saat ini, semua berkembang dengan begitu cepat perubahannya. Semua itu hanya bisa dicapai dengan bantuan teknologi. Syarat negara maju saat ini adalah menguasai teknologi, lihat saja Korea, China, dan USA. Dengan masuknya teknologi ke negara kita, maka kesempatan bagi kita untuk mempelajari dan menguasai teknologi tersebut, terlebih jika kita bisa mengembangkan lebih jauh dan menciptakan yang lebih canggih lagi. Kondisi ini akan menciptakan para ahli di bidang teknologi.

Sponsors Link

Contoh di Indonesia :

  1. Di Indonesia, kita bisa melihat fenomena bisnis startup yang berbasis pada teknologi, salah satunya Go-jek. Go-jek muncul memberikan solusi kemudahan transportasi dengan memanfaatkan teknologi Android yang hampir teknologinya ada di genggaman orang sekitar kita. Bayangkan siapa yang bisa melihat peluang ini jika tanpa bantuan teknologi.
  2. Perkembangan sistem perbankan juga dipengaruhi oleh hadirnya teknologi. Berapa banyak orang yang dimudahkan dengan adanya ATM yang berjamur dimana-mana. Kita tidak perlu lagi ke bank jika hanya sekedar mengambil uang atau bertransaksi, semua bisa terjadi hanya dari layanan mobile yang bisa diakses dari Smartphone maupun Internet.

Itulah manfaat kerjasama ekonomi antar negara. Bukan hanya satu negara saja yang diuntungkan namun satu sama lain akan merasakan manfaatnya. Saling ketergantungan dengan negara lain justru menjadi hal baik karena secara ekonomi lebih stabil dan merata.

Dengan adanya perdagangan, investasi, dan teknologi, maka akan menciptakan ketersediaan lapangan kerja baru dan melahirkan ahli-ahli teknologi yang bisa memanfaatkan dan mengembangkan teknologi yang lebih bisa dimanfaatkan untuk memberikan solusi baru yang lebih mudah.

Tidak semua negara bisa melakukan kerjasa sama ekonomi dengan negara lain. Bagaimanapun masih ada beberapa hal yang menjadi penghalang untuk mewujudkan kerjasama ekonomi seperti perbedaan budaya, isu politik, atau isu keamanan negara (dalam kondisi perang). Dilihat dari sini membentuk organisasi dengan negara lain merupakan langkah tepat mewujudkan tujuan kestabilan ekonomi.

Sponsors Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Oleh :
Kategori : Ekonomi Makro