Struktur Pasar Persaingan Sempurna – Ciri ciri, Kelebihan dan Kekurangan

Sponsors Link

Struktur pasar persaingan sempurna adalah struktur pasar  yang dikenal paling ideal dibandingkan dengan struktur yang lain karena dalam kegiatan pasar tersebut terdapat sebuah jaminan untuk menjalankan kegiatan produksi barang dan jasa dengan lebih efisien bagi setiap elemen pasar. Pada kenyataannya tidak terdapat praktik yang benar-benar menerapkan pasar persaingan sempurna secara murni dalam konsepnya, karena jika dilihat lebih jauh kondisi pasar ini memiliki kekurangan yang dirasa hanya akan mengurangi kebebasan dalam kegiatan pasar. (Baca Juga: Bentuk-bentuk Pasar , Pasar Persaingan Tidak Sempurna)

Pendekatan dalam mengenal dan menentukan apakah struktur pasar tersebut menerapkan pasar persaingan sempurna atau tidak adalah dengan melihat bagaimana ciri-ciri yang tampak dari pasar persaingan sempurna. Ciri-ciri tersebut kemungkinan tidaklah serupa dalam penerapan kegiatan antara pasar yang satu dengan yang lain, namun paling tidak akan mempermudah untuk mengenali dan menggolongkan jenis pasar yang dianut. (Baca Juga: Struktur Pasar Oligopoli , Instrumen Pasar Uang)

Ciri-Ciri Pasar Persaingan Sempurna

Berikut ciri-ciri umum yang paling menonjol dalam pasar persaingan sempurna, antara lain.

1. Perusahaan tidak bisa mengendalikan harga

Antara perusahaan dalam pasar persaingan sempurna memiliki kesamaan dalam menghasilkan produk barang yang ada di pasar. Ketika semakin banyak perusahaan yang terlibat dalam kegiatan pasar, otomatis jumlah jenis produk yang sama akan mengalami peningkatan volume. Dengan praktik kegiatan pasar yang seperti ini dikhawatirkan akan terjadi kecurangan oleh perusahaan untuk mengatur besar kecilnya ketersediaan produksi barang yang kemudian bertujuan untuk mengubah harga yang ada di pasar. (Baca Juga: Sumber Keuangan Perusahaan , Faktor Penawaran Uang)

Untuk menghindari terjadi kecurangan dalam tujuan mengubah harga, maka dalam pasar persaingan sempurna yang memiliki peran untuk mengatasi hal tersebut adalah pasar itu sendiri. Pasar-lah yang memiliki kendali dalam menentukan harga yang didasarkan pada jumlah interaksi permintaan dan penawaran yang ada di pasar. Pasar akan mengatur berapa produk yang dibutuhkan untuk masuk ke dalam pasar. Sehingga dengan cara seperti ini, perusahaan ketika berada dalam kegiatan pasar hanya mengikuti harga (pengambil harga) yang telah ditetapkan oleh pasar.  (baca juga : hukum permintaan dan penawaran)

2. Perusahaan memiliki kebebasan untuk masuk dan keluar pasar

Yang dimaksud dengan kebebasan bagi perusahaan untuk masuk dan keluar pasar sewaktu-waktu adalah karena dua alasan. Alasan pertama adalah ketika perusahaan mengalami kerugian karena produknya kurang sesuai dan kalah dalam hal kualitas produk barang dibanding dengan perusahaan lain yang sejenis, maka akibatnya produk dari perusahaan tersebut tidak bisa lagi disejajarkan dengan produk yang sejenis dan pasar akan memilih perusahaan yang mampu menghasilkan produksi barang sesuai dengan barang sejenis yang sudah ada di pasar, sehingga dengan adanya kondisi yang seperti ini akan memaksa perusahaan tersebut untuk keluar dari pasar. (Baca Juga: Fungsi Pasar Valuta Asing)

ads

Alasan kedua kenapa perusahaan memutuskan untuk masuk ke pasar adalah karena perusahaan tersebut mampu bersaing dalam kegiatan produksi untuk menghasilkan produk barang dan jasa yang sesuai dengan trend dan kebutuhan pasar yang ada, sehingga perusahaan tersebut mampu bersaing dengan perusahaan yang lainnya. Kebebasan bagi perusahaan untuk keluar masuk pasar, pada dasarnya tidak ada mekanisme yang berupaya untuk menghambat keputusan tersebut. Keputusan tersebut bisa diambil dengan sangat mudah dan fleksibel tanpa memerlukan adanya biaya yang harus dikeluarkan ataupun kewajiban legalitas prosedur. (Baca juga : peran pasar dalam perekonomian)

3. Semua perusahaan wajib menghasilkan produk yang homogen

Produk yang dihasilkan perusahaan dalam pasar persaingan sempurna harus memiliki banyak kesamaan atau serupa dengan produk yang dihasilkan oleh perusahaan lainnya. Atau dengan kata lain dalam pasar persaingan sempurna, semua produk  yang ada di pasar memiliki bentuk yang serupa atau umumnya lebih sering disebut dengan produk yang homogen atau identik antara yang satu dengan yang lain.

Ketika semua produk yang dihasilkan sama atau homogen maka masyarakat akan sulit membedakan hasil produk perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain. Dari satu sisi hal ini menguntungkan pasar, karena produk yang dihasilkan memiliki kesamaan yang identik maka akan sangat mudah produk dari perusahaan yang satu diganti dengan produk dari perusahaan yang lain. Namun sisi buruknya adalah tidak adanya kreativitas dan inovasi yang dilakukan oleh perusahaan, sehingga berakibat pada terbatasnya keuntungan yang didapat dari kegiatan pasar.

(baca juga : Undang-undang Pasar Modal , Manfaat Pasar Modal Bagi Emiten )

4. Banyaknya jumlah perusahaan yang ada di pasar

Ciri pasar persaingan sempurna ditandai dengan banyaknya jumlah perusahaan yang berada di dalam kegiatan pasar. Kegiatan pasar meliputi banyak industri di dalamnya, beragamnya ketersediaan jenis produk barang di pasar berkaitan dengan adanya kegiatan industri, yang mana satu industri  di dalamnya memungkinkan memiliki banyak perusahaan. Jika dalam satu industri terdiri atas banyak perusahaan maka akan berakibat pada rendahnya jumlah produksi yang harus dihasilkan oleh satu perusahaan, hal ini terjadi karena terbatasnya jumlah permintaan terhadap suatu produk dari pasar.

Banyaknya jumlah perusahaan ini akan berkaitan dengan alasan kenapa perusahaan tidak memiliki pengaruh dalam penentuan harga pasar, yaitu karena peran satu perusahaan sangat kecil dalam memenuhi keseluruhan kebutuhan produksi dari satu jenis industri. Produksi tiap-tiap perusahaan dibatasi menjadi lebih sedikit karena banyaknya jumlah perusahaan di dalam industri tersebut. Ketika terdapat satu perusahaan mencoba untuk menaikkan harga produk, maka hal ini sama sekali tidak berpengaruh pada harga pasar. Hal ini bisa terjadi karena tidak semua perusahaan menerapkan hal yang sama dan ketika satu perusahaan bermasalah sangat mudah untuk digantikan dengan perusahaan yang lain. (baca juga : penyebab kegagalan usaha)

5. Produsen dan konsumen memiliki informasi dan pengetahuan yang jelas mengenai kondisi pasar

Kejelasan informasi pasar disini meliputi banyak hal yang berkaitan dengan transaksi dan interaksi yang terjadi di pasar. Informasi yang ada di pasar akan sangat mudah mengalami perubahan, sehingga dibutuhkan kemudahan akses untuk semua pihak yang digunakan untuk memeriksa semua kejadian-kejadian dan perubahan-perubahan informasi pasar yang terjadi sewaktu-waktu. (Baca Juga: Peran Pemerintah Sebagai Pelaku Ekonomi , Hubungan Pasar Uang dan Pasar Modal dalam Perekonomian)

Salah satu informasi penting pasar yang wajib diketahui oleh semua pihak, baik itu pembeli atau penjual adalah informasi harga produk. Dengan adanya kejelasan informasi harga produk maka akan memperlancar dan meningkatkan semua kegiatan transaksi yang terjadi di pasar. Informasi harga yang jelas memiliki keuntungan yaitu, produsen tidak akan memiliki kebebasan dalam menentukan kenaikan harga yang ada di pasar, sedangkan pembeli juga akan lebih cermat dalam melakukan kesepakatan pembelian produk sehingga tidak mudah tertipu oleh produsen. (baca juga : penyebab terjadinya inflasi , Teori Ekonomi Makro)

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Persaingan Sempurna

Penerapan pasar persaingan sempurna memiliki beberapa keuntungan dan kerugian dalam kegiatan pasar, yaitu.

Kelebihan

  • Pemanfaatan sumber daya dilakukan dengan lebih efisien.
  • Terhindar dari praktik pemusatan kekuasaan pada kelompok kecil masyarakat.
  • Terhindar dari persaingan yang tidak sehat.
  • Terhindar dari permainan harga pasar, karena baik penjual dan pembeli tidak mampu menentukan harga.
  • Harga barang di pasar akan cenderung stabil tanpa melihat besar kecilnya jumlah barang.
  • Informasi pasar yang jelas akan menghindarkan dari berbagai praktik yang bisa menimbulkan potensi kecurangan.
  • Tidak memerlukan biaya iklan, karena barang yang dihasilkan antar perusahaan bersifat homogen dan sulit dibedakan antara produk yang satu dengan yang lain.

(Baca Juga: Penyebab Kegagalan Usaha)

Sponsors Link

Kekurangan

  • Terbatasnya dana untuk kegiatan Research and Development, karena keuntungan perusahaan sangat terbatas dan menyebabkan lambatnya inovasi-inovasi produk.
  • Keterbatasan dalam memilih produk, mengingat semua produk yang dihasilkan pasar sama atau hanya satu jenis, hal ini memungkinkan selera dan kebutuhan masyarakat berbeda-beda dengan tingkat pendapatan yang berbeda-beda dalam memilih produk.
  • Keterbatasan laba tidak hanya berdampak pada rendahnya kualitas produk yang dihasilkan karena kurang inovasi, selain itu juga kondisi keterbatasan keuntungan ini memaksa perusahaan untuk memberikan upah yang kecil kepada buruh.
  • Efisiensi yang diterapkan terlalu tinggi sehingga berakibat pada buruknya kondisi sosial.
  • Banyak masyarakat yang tidak puas dengan adanya produk yang ada di pasar.
  • tidak adanya pemerataan pendapatan berakibat pada pemanfaatan sumber daya oleh golongan tertentu yang memiliki modal besar.

(baca juga : kelebihan memilih pasar persaingan sempurna)

Pasar persaingan sempurna memiliki beberapa ciri dalam menjalankan kegiatan yang ada di pasar. Dengan adanya pasar sempurna maka akan muncul praktik dimana perusahaan yang terlibat dalam pasar memiliki banyak persamaan dalam kegiatan produksi barang dan jasa, sehingga barang yang ada di pasar memiliki faktor identik yang sangar sulit untuk dibedakan antara yang satu dengan yang lain. Kesamaan produk yang ada akan ditentukan oleh pelaku pasar dalam kaitannya untuk memenuhi permintaan terhadap satu barang tertentu.

(baca juga : teori perilaku konsumen , kebutuhan dasar manusia)

Karena adanya kebijakan dimana semua perusahaan harus memiliki kesamaan dalam kegiatan hasil produksi barang maka berdampak pada rendahnya perbaikan kualitas dan inovasi yang bisa membedakan barang tersebut dengan barang dari perusahaan lain. Persaingan antara perusahaan akan sangat minimal dan inilah kenapa perusahaan memiliki fleksibilitas yang tinggi dalam keluar masuk pasar. Keterbatasan dari kebijakan pasar juga akan berimbas pada keuntungan yang didapat perusahaan, profit perusahaan semakin kecil dan potensi perusahaan mengalami kerugian sangat tinggi. Disisi lain terdapat ketidakpuasan dari masyarakat dengan kondisi pasar yang ada, produk yang jenisnya terbatas bisa saja tidak akan sesuai dengan kebutuhan beberapa orang di masyarakat yang memiliki selera yang berbeda-beda.

Advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Ekonomi Makro