Sponsors Link

9 Tujuan Kerjasama Ekonomi Antar Negara Di Dunia

Sponsors Link

Dewasa ini hampir tidak ada negara yang tidak menjalin kerjasama dengan negara lain. Pada dasarnya setiap negara memerlukan kerjasama dengan negara lain sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Salah satu kerjasama yang paling umum adalah kerjasama dibidang ekonomi. Kerjasama ekonomi antar negara adalau suatu upaya kerjasama yang dilakukan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya yang dalam prosesnya melibatkan negara lain.

ads

Kerjasama antar negara biasanya meliputi beberapa bidang seperti perdangan, keuangan, dan jasa. Contoh kerjasama dalam bidang perdagangan barang yaitu kegiatan ekspor impor berbagai barang seperti bahan pangan, barang elektronik, bahan pakaian, kendaraan bermotor, dan lain sebagainya. Sedangkan kerjasama dalam bidang keuangan contohnya adalah Indonesia meminjam uang ke negara lain dengan tujuan menaikkan nilai tukar rupiah terhadap dollar. Kegiatan kerjasama dalam bidang jasa meliputi pengiriman tanag ahli ke negara lain sepert pengiriman tenaga ahli Indonesia untuk membantu pembanguna di negara Afrika. Selain itu kerjasama bidang jasa juga meliputi pengiriman TKI keluar negeri.

Semua negara baik negara maju maupun berkembang sangat penting untuk melakukan kerjasama ekonomi dengan negara lain. Setiap negara mungkin memiliki tujuan yang berbeda ketika melakukan kerjasama ekonomi antar negara dna tidak terkecuali negara kita. Indonesia juga memiliki tujuan tertentu dalam menjalin kerjasama dengan negara lain.

Apa saja tujuan negara dalam menjalin kerjasama ekonomi antar negara? Tujuan kerjasama ekonomi antar negara dijabarkan sebagaimana berikut :

1. Memperluas pemasaran produk lokal

Tujuan kerjasama ekonomi antar negara yang pertama adalah memperluas permasaran produk lokal. Kegiatan ekonomi tidak hanya terpusat disuatu daerah atau dalam batas suatu wilayah tertentu saja. Jalinan kerjasamaekonomi antarnegara membantu produsen lokal agar dapat menjangkau pemasaran yang semakin luas. Dengan memasarkan hasil produksi dalam negeri hingga ke Negara lain membuat daya beli produk tersebut semakin meningkat.

2. Mencukupi permintaan dalam negeri

Seiring dengan bertambahnya populasi penduduk dalam negeri, permintaan akan suatu barang juga menjadi bertambah. Namun permintaan akan barang tersebut tidak dibarengi dengan meningkatnya jumlah produksi dalam negeri. Tidak mencukupi produksi barang dalam negeri bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti sumber daya alam yang terbatas, sumber daya manusia dan teknologi yang juga tidak memadai. Bila keterbatasan akan suatu barang tidak diatas maka akan terjadi kelangkaan

(Baca juga: Peran Pemerintah Sebagai Pelaku Ekonomi dan Faktor Penyebab Kelangkaan)

Untuk menyiasati permintaan akan suatu barang yang terbatas, pemerintah harus mendatang barang dari luar negeri atau impor. Sebagai contoh pemerintah menimpor kendaraan bermotor dan alat elektronik dari Jepang, China, dan negara lain yang memiliki teknologi canggih untuk memproduksi suatu barang. Akan tetapi, Jepang dan negara lainnya memerlukan bahan baku alam yang ternyata tidak dihasilkan di negaranya. Sehingga, mereka mengimpor bahan baku dari negara lain seperti Indonesia. Sebaliknya, negara kita membutuhkan produk dengan teknologi canggih tersebut meski namun masih belum sepenuhnya mampu memproduksi sendiri. Maka dari itu, untuk memenuhi permintaan tersebut, pemerintah mengimpor produk tersebut dari Jepang dan juga negara lain.

Sponsors Link

3. Meningkatkan produksi dalam negeri

Kegiatan espor impor secara langsung mendorong produsen untuk memproduksi lebih banyak barang untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri serta kebutuhan ekspor. Oleh karena itu, kegiatan ekonomi lintas negara mendorong produsen untuk mengembangkan teknologi untuk meningkatkan produksi. Dengan demikian, kegiatan perekonomian akan menjadi lebih produktif.

4. Meningkatkan taraf hidup

Kegiatan ekonomi antar negara secara langsung juga mendorong masayarakat untuk selalu inovatif dengan mengembangkan usaha maupun industry. Kegiatan ini mampu memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar serta mengurangi jumlah pengangguran. Memberikan lapangan kerja juga memerikan kesempatan masyarakat untuk mendapatkan penghasilan. Selain lapangan kerja bagi masyarakat, kebutuhan masayarakat akan suatu barang atau jasa juga terpenuhi dengan adanya kegiatan kerjasama ekonomi. Sebagai contoh kerjasama ekonomi antara Indoesia dengan Jepang, yaitu Indonesia mengimpor gas LNG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jepang. Sedangkan Indonesia juga mengimpor barang elektronik dari Jepang untuk memuhi kebutuhan dalam negeri.

5. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam negeri

Dengan meningkatnya produksi dalam negeri, secara tidak langsung juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Kerjasamaantar negara memungkinkan masuknya investasi sehingga membuat roda perekonomian juga tumbuh semakin cepat. Kegiatan ekonomi antar negara juga memberikan dampak yang besar bagi usaha kecil dan UKM yang membuat mereka bisa memasarkan produk mereka hingga ke pasar luar negeri. Pertumbuhan ekonomi yang signifikan dan baik membuat negara bisa memberikan lapangan kerja sehingga mengurani angka pengangguran. Dengan berkurangnya pengangguran, kesejahteraan rakyat juga semakin meningkat.

6. Mengurangi keterbelakangan ekonomi dalam negeri

Setiap negara jelas mempunyai pertumbuhan ekonomi yang berbeda-beda. Hal ini yang membuat negara digolongkan menjadi negara maju seperti negara-negara di Amerika dan Eropa dan negara berkembang seperti beberapa negara Asia dan Afrika. Dengan adanya kerjasamaekonomi antar negara, suatu negara bisa mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan perekonomian agar maju dan setara dengan negara lain.

7. Mendukung perdamaian dan ketertiban dunia

Menjalin kerjasama ekonomi antar negara juga secara tidak langsung mempererat persahabatan dan hubungan bilateral antar keduanya. Kegiatan ekspor impor antar negara juga sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan didalam negara tersebut. Selain itu, hubungan diplomatic yang tercipta antar negara juga mendukung perdamaian dan ketertiban dunia.

Sponsors Link

8. Meningkatkan devisa negara

Selaras dengan meningkatnya produksi dalam negeri, kerjasamaekonomi antar negara juga mendorong pertumbuhan ekspor. Meningkatnya ekspor juga memberikan masukan devisa untuk negara. Semakin banyak devisa yang masuk maka negara juga akan mendapatkan banyak keuntungan. Kegiatan kerjasama negara tidak terbatas hanya untuk pengadaan beberapa barang saja, bisa juga dalam hal penerimaan dan penyelenggara jasa, modal, dan lain sebagainya.

Artikel terkait :

9. Mempererat hubungan antar negara

Tujuan kerjasama ekonomi antar negara yang terakhir adalah mempererat hubungan antar negara. Kegiatan ekonomi antar negara juga memberikan efek positif terhadap persahabatan antar negara. Misalnya kerjasamaekonomi yang dilakukan negara-negara di Asia Tenggara juga membuat hubungan antar anggota ASEAN semakin erat. Selain itu semakin banyak kerjasama yang terjalin antar negara selain bidang ekonomi.

(Baca juga: Hubungan Ekonomi dan Politik)

Demikian penjelasan tentang beberapa tujuan kerjasama ekonomi antar negara. Dengan berbagai tujuan, kerjasama ekonomi antar negara diharapkan bisa memberikan keuntungan pada negara dan menyejahterakan masyarkat. Meskipun dalam praktiknya kerjasama antar negara juga mengalami beberapa kendala, namun hal tersebut bukan berarti bisa menghambat ataupun menghentikan kerjasama ekonomi antar negara.

Sponsors Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Oleh :
Kategori : Regional