Asuransi

7 Kelebihan dan Kekurangan Jaminan Fidusia yang Perlu dipahami

Pengertian jaminan fidusia sudah tercantum dalam Pasal 1 ayat 2 UU No. 42 tahun 1999 yang berarti hak jaminan atas suatu benda yang bergerak baik berwujud maupun tidak berwujud dan benda tidak bergerak khususnya bangunan yang tidak dapat dibebani hak tanggungan.

Dalam proses fidusia, pemilik benda hanya menyerahkan kepemilikannya kepada pihak lain, namun penguasaan terhadap kepemilikan itu tetap ia miliki. Oleh sebab itu, penyerahan kepemilikan juga disertai dengan pemberian jaminan kepada pihak lain yang disebut sebagai jaminan fidusia.

Kelebihan Jaminan Fidusia

  1. Sertifikat Jaminan Fidusia
    Sertifikat jaminan fidusia bertujuan untuk meneguhkan kedudukan bank sebagai debitur preferen. Selain itu, untuk pihak debitur (pemilik benda jaminan) akan memperoleh kepastian terhadap pengembalian hutang debitur. Fungsi yuridis juga akan mengurangi tingkat risiko bank dalam menjalankan usahanya.
  2. Bersifat personal dan tidak bersifat kebendaan
    Yang dimaksud bersifat personal di sini adalah perjanjian yang bersifat pribadi. Jadi proses jaminan fidusia ini hanya diketahui oleh dua pihak saja yakni debitur dan kreditur. Pihak ketiga (masyarakat) tidak mengetahuinya. Selain itu, sepanjang jaminan fidusia tidak tunduk pada pendaftaran maka perjanjian kebendaan dianggap hanya sebagai jaminan yang bersifat perjanjian saja dan tidak dapat menyandang atribut yang dimiliki oleh hak kebendaan.
  3. Memberikan kedudukan utama bagi penerima fidusia
  4. Suatu perjanjian dengan jaminan fidusia tentunya akan memberikan perlindungan bagi kreditur. Sehingga dapat memberikan kedudukan yang diutamakan kepada penerima fidusia terhadap para kreditul lainnya. Selain itu, perjanjian jaminan fidusia ini tidak akan terhapus dengan adanya kepailitan maupun likuidasi dari pemberi fidusia.

Kekurangan Jaminan Fidusia

  1. Masih banyak penerima fidusia yang belum mendaftarkan Akta Jaminan Fidusia-nya ke Kantor Pendaftaran Fidusia. Padahal hal tersebut merupakan suatu kewajiban agar bisa mendapatkan sertifikat jaminan fidusia.
  2. Masih banyak penerima fidusia yang melakukan eksekusi penarikan benda jaminan walaupun belum memenuhi persyaratan. Padahal sebetulnya, bagi penerima fidusia yang akan menarik benda jaminan harus memenuhi persyaratan terlebih dahulu dan mekanisme penarikannya harus minta bantuan aparat kepolisian.
  3. Penerima fidusia yang enggan mendaftarkan ke Kantor Pendaftaran Fidusia karena permasalahan ketentuan lex spesialis yang diatur dalam pasan 36 UU No. 42 Tahun 1999. Di mana ketentuan ini mengatur ancaman pidana penjara selama dua tahun dan uang Rp50 juta bagi pemberi fidusia yang menggadaikan/mengalihkan objek jaminan fidusia. Namun kenyataanya, ketentuan sanksi pidana ini justru lebih ringan dibandingkan ketentuan pasal 327 KHUP.
Septia Indah

Recent Posts

Taxes On Gambling Winnings & Losses: Gambling Income Taxes Explained

"Taxes On Casino Profits How Much Do You Have To Win To Pay Out Tax?ContentIs…

2 months ago

Best Casino Apps For Real Money: Leading Us Mobile Internet Casinos 2025

Casino Applications To Win Real Cash Best Casino Programs 2025ContentAccessible To AllDraftkings Casino — Best…

2 months ago

Resorts World Sentosa Casino Dress Computer Code, Entry & Several Hours, Singapore

Opening A Gambling Establishment In Singapore Inside 2024ContentSingapore PoolsFirst Singapore Casino OpensResorts World SentosaSpecial Employees…

2 months ago

Start An Online Casino: Step-by-step Guide

"How To Begin A Casino With PicturesContentStep 1: Research Typically The Market And Policy For…

2 months ago

“horseshoe Casino Baltimore Wikipedia

Dan Gilbert Sells Cleveland Online Casino Interests; Jack Amusement Remains OperatorContentIsle Casino Hotel Dark Hawk…

2 months ago

Learn Exactly How To Bet On Roulette Online

"Tips On How To Play Roulette: Guidelines & BettingContentUnderstanding The Different Roulette Games WheelIntroduction To…

2 months ago