Badan Usaha

Alasan Pertamina Rugi 11 Triliun, Kira-kira Apa ya?

Awalnya PT .Pertamina dahulu bernama Perusahaan Pertambangan dan Minyak Negara, didirikan pada tahun 10 Desember 1957 oleh Bhsuki Tjahaja Purnama, PT. Pertamina merupakan hasil dari gabungan perusahaan Pertamina dengan Permina. Penggabungan ini terjadi pada tahun 1968. Direktur utama (Dirut) yang menjabat dari 2009 hingga 2014 adalah Karen Agustiawan yang dilantik oleh Menneg BUMN Syofan Djalil pada 5 Februari 2009 menggantikan Dirut yang lama Ari Hernanto Soemarno. 

PT. Pertamina pernah mememiliki monopoli didirikan SPBU di Indonesia, tetapi monopoli tersebut telah dihapuskan oleh pemerintah pada tahun 2001. PT. Pertamina juga menjalankan 7 kilang minyak dengan kapasitas total 1.051,7 MBSD, pabrik petrokimia dengan kapasitas total 1.507.950 ton per tahun dan pabrik LPG dengan kapasitas total 102,3 juta ton per tahun

Pada tahun 2020 PT. Pertamina mengalami kerugian yang cukup besar senilai 11 Triliun, Menurut Emma sri martini sebagai direktur keuangan PT.

  • Pertamina kerugian ini disebabkan karena pandemi (Covid-19) dan pemberlakuan PSBB. Pertamina juga mengalami tekanan tambahan dalam bentuk penurunan pendapatan di sektor hulu, total pendapatan Pertamina, yang tercantum dalam Laporan Keuangan unaudited Juni 2020 turun hingga 20 persen.
  • Selanjutnya penyebab kerugian pertamina ialah beban operasional perusahaan meningka, Sebelum mengalami kerugian beban operasional perusahaan sebesar USD 803,7 juta dan sekarang menjadi USD 960,98 juta. Tetapi, beban pokok penjualan dan beban langsung lainnya yang semula USD 21,98 miliar turun menjadi USD 18,87 miliar.

Di sisi lain beban pokok penjualan dan beban lainnya dari pertamina menurun, tetapi perisiwa ini tak membuat laba kotor dari pertamina meningkat. Dari laba kotor Pertamina jumlahnya menurun hingga 55,05 persen menjadi USD 1,60 miliar.

Yang terakhir penyebab dari kerugian 11 triliun ini ialah, penurunan jumlah konsumen dalam penggunaan BBM, Hingga juni 2020 konsumen BBM menurun secara pesat kira kira jumlahnya hanya mencapai 117 ribu kilo liter per hari atau menurun 13 persen dibandingkan periode di tahun 2019 yang mencapai 135 ribu kilo liter per hari.

Namun kesimpulan dari kerugian PT. Pertamina ini dengan sejumlah 11 triliun dikarenakan pandemi dan berlakunya PSBB atau yang sekarang disebut PPKM yang dimana orang orang tidak boleh berpergian jauh atau adanya pembatasan.

Nur Annisa Rizky Amalia

Recent Posts

Taxes On Gambling Winnings & Losses: Gambling Income Taxes Explained

"Taxes On Casino Profits How Much Do You Have To Win To Pay Out Tax?ContentIs…

2 months ago

Best Casino Apps For Real Money: Leading Us Mobile Internet Casinos 2025

Casino Applications To Win Real Cash Best Casino Programs 2025ContentAccessible To AllDraftkings Casino — Best…

2 months ago

Resorts World Sentosa Casino Dress Computer Code, Entry & Several Hours, Singapore

Opening A Gambling Establishment In Singapore Inside 2024ContentSingapore PoolsFirst Singapore Casino OpensResorts World SentosaSpecial Employees…

2 months ago

Start An Online Casino: Step-by-step Guide

"How To Begin A Casino With PicturesContentStep 1: Research Typically The Market And Policy For…

2 months ago

“horseshoe Casino Baltimore Wikipedia

Dan Gilbert Sells Cleveland Online Casino Interests; Jack Amusement Remains OperatorContentIsle Casino Hotel Dark Hawk…

2 months ago

Learn Exactly How To Bet On Roulette Online

"Tips On How To Play Roulette: Guidelines & BettingContentUnderstanding The Different Roulette Games WheelIntroduction To…

2 months ago