Sponsors Link

Keseimbangan Ekonomi 3 Sektor dan Perhitungannya

Keseimbangan Ekonomi 3 Sektor, dalam pengertiannya perekonomian tiga sektor adalah perekonomian dimana didalamnya terdapat campur tangan pemerintah namun belum ada transaksi luar negeri. Sehingga pelaku dalam ekonomi tiga sektor terdiri dari rumah tangga, perusahaan dan pemerintah yang semuanya merupakan bagian dari ekonomi dalam negeri.

ads

Corak kegiatan dalam perekonomian dalam perekonomian tiga sektor sangat disokong oleh keterlibatan pemerintah dalam pelaksanaannya dimana hal ini merupakan upaya untuk dapat mencapai keseimbangan ekonomi. Hal ini berawal dari depresiasi perekonomian pada Tahun 1998 dimana terjadi perbedaan yang sangat jauh antara pendapatan rumah tangga dan perusahaan.

Akibatnya terjadi distribusi perbedaan pendapatan yang mencolok sehingga memicu berbagai kondisi yakni seperti penggunaan tenaga kerja yang tidak penuh dan berakibat pada munculnya pengangguran besar besarnya. Peran pemerintah dalam perekonomian tiga sektor adalah menyeimbangkan kondisi ini dengan cara memaksimalkan punggutan pajak serta mengurangi konsumsi rumah tangga.

Komponen penting dalam ekonomi tiga sektor terdiri dari :

1. Rumah Tangga

Rumah tangga merupakan satu kesatuan yang terdiri dari suami, istri, anak atau anggota keluarga lainnya yang merupakan anggota dalam sebuah masyarakat dimana didalamnya terdapat potensi alam, sumber modal, sumber produksi faktor produksi serta sumber penghasilan.

Sektor rumah tangga merupakan pelaku ekonomi yang paling bawah sebab mereka adalah pengguna utama dari barang dan jasa yang diperdagangkan di pasaran. Untuk dapat menggunakan barang atau jasa tersebut tentu saja rumah tangga harus mendapatkan penghasilan yang bisa diperoleh dai berbagai kegiatan salah satunya adalah melalui usaha.

Penghasilan ini merupakan bentuk pendapatan yang diperoleh oleh rumah tangga untuk kemudian dipakai melakukan kegiatan ekonomi. Jika rumah tangga mampu menginvestasikan dana untuk membangun sebuah perusahaan maka mereka akan memperoleh laba yang jumlahnya lebih besar. Sehingga akan dapat berpengaruh dalam upaya perbaikan ekonomi rumah tangga.

2. Perusahaan

Perusahaan adalah sebuah organisasi yang menjalankan sebuah bisnis, jenis bisnis yang dijalankan dapat bermacam macam seperti pertambangan, manufaktur, energi, produksi hingga perusahaan konsumsi dan jasa. Perusahaan merupakan pelaku ekonomi yang sangat potensial. Nah adapun unsur-unsur yang biasa terdapat dalam sebuah perusahaan diantaranya :

  • Pengusaha

Merupakan orang yang mengelola sendiri perusahaan yang didirikannya atau diwarisinya dengan konsekuensi yakni menanggung penuh resiko yang terjadi dan berhubungan dengan manajemen hingga operasional perusahaan. Ia bertanggung jawab penuh terhadap laba atau juga rugi yang nantinya akan dialami oleh perusahaan.

  • Perusahaan

Merupakan tempat organisasi serta faktor faktor produksi berada untuk kemudian dapat menghasilkan barang atau jasa yang baik dan bermutu untuk kemudian di jual kepada rumah tangga.

  • Badan Usaha

Merupakan lembaga hukum perusahaan yang menghasilkan keuntungan.

3. Pemerintah

Pemerintah merupakan bagian penting dalam perekonomian tiga sektor sebab pemerintah berperang sebagai penyeimbang antara pihak rumah tangga dan perusahaan. Pemerintah merumuskan kebijakan kebijakan yang menguntungkan baik bagi sektor rumah tangga dan perusahaan. Fungsi utama pemerintah adalah mengendalikan agar perekonomian tetap stabil dan seimbang sehingga tujuan ekonomi akan tercapai.

Dalam upaya menyeimbangkan antara sektor rumah tangga dan perusahaan pemerintah membentuk BUMN yang perannya adalah sebagai produsen baik bagi sektor rumah tangga dan perusahaan. Seperti pertamina, PLN, serta produk produk lainnya yang merupakan produk konsumsi baik bagi perusahaan dan rumah tangga.


Dengan menyediakan kebutuhan baik barang dan jasa seperti gas, listrik, air, minyak, pendidikan hingga kesehatan maka pemerintah berhak untuk menarik pajak baik dari sektor rumah tangga dan perusahaan. Penghasilan yang diperoleh dari pajak yang dipungut ini nantinya akan digunakan untuk membayar gaji para pegawai negeri, membangun infrasutruktur serta memberikan subsidi baik bagi rumah tangga atau perusahaan.

Maka untuk menyeimbangkan ekonomi tiga sektor harus memenuhi syarat sebagai berikut :

Y = AE atau Y = C + l + G

Y:Penawaran Agregat
AE:Pengeluaran Agregat
C:Konsumsi Rumah Tangga
I:Investasi
G:Pengeluaran pemerintah untuk membeli barang dan jasa

Jika C dikurangi dari setiap ruas maka, dalam perekonomian tiga sektor antara I dan G yang merupakan bagian dari suntikan dalam suatu aliran pendapatan. Sedangkan untuk S dan T merupakan kebocoran, sehingga dibutuhkan untuk mencapai keseimbangan  akan berlaku keadaan : I + C + S + T.

Contoh : Jika diketahui C = 60 + 0,75 Y dan S = 0,25 Y -100

I = 120, G = 60 maka keseimbangannya adalah ? (Ingat persamaan C diatas untuk pajak tetap)

Jawab :     Y = C + I + G

Y = 60 + 0,75 Y + 120 +60

Y = 0,75 Y +240

Y – 0,75 Y = 240

0,25 Y = 240

Y = 960

I + G = S + T

120 +60 = 0,25 Y -100 +40

180 = 0,25 Y = 60

Y = 960

Itulah tadi pembahasan mengenai , perhitungan Keseimbangan ekonomi 3 sektor, semoga dapat bermanfaat.

, ,
Oleh :
Kategori : Ilmu Ekonomi