Sponsors Link

Perekonomian Empat Sektor Beserta Komponen Penting Didalamnya

Perekonomian Empat Sektor dalam kegiatan ekonomi yang sebenarnya merupakan perekonomian yang dapat dibedakan menjadi 4 sektor yaitu : Rumah Tangga, Perusahaan, Pemerintah, dan sektor Luar Negeri. Perekonomian 4 sektor ini disebut juga perekonomian terbuka, dimana didalamnya melibatkan transaksi dengan Luar Negeri. dimana keempat unsur ini akan membentuk sebuah lingkaran yang saling memberikan hubungan timbal balik.

Tentu saja dalam membahas mengenai perekonomian empat sektor maka terlebih dahulu kita harus mengenal beberapa istilah diantaranya :

  1. Rumah Tangga 

Rumah tangga terdiri dari satu atau lebih orang yang tinggal bersama-sama di sebuah tempat tinggal dan juga berbagi makanan atau akomodasi hidup, dan bisa terdiri dari satu keluarga atau sekelompok orang. Dalam sebuah tempat tingga jika penghuninya tidak saling berbagi makanan atau ruangan maka diistilahkan kedalam beberapa rumah tangga.  Rumah tangga adalah dasar bagi unit analisis dalam banyak model sosial, mikroekonomi, dan pemerintahan, dan menjadi bagian penting dalam ilmu ekonomi.

Dalam definisi yang lebih luas rumah tangga tidak hanya mencakup pada keluarga saja. akan tetapi dapat berupa rumah tanga perusahaan, negara serta lain sebagainya. Secara eksplisit definisi rumah tangga adalah berkenaan dengan hal yang berkaitan pada urusan rumah. sedangkan istilahberumah tangga akan condong pada istilah berkeluarga.

2. Perusahaan

Perusahaan merupakan sebuah tempat diamana terjadi kegiatan produksi dan merupakan tempat berkumpulnya seluruh faktor produksi. Secara resmi perusahaan ada yang terdaftar atau juga tidak. bagi perusahaan yang resmi terdaftar akan memilki dan usaha yang merupakan ciri dari sebuah perusahaan resmi yang diakui pemerintah.

Adapun Jenis perusahaan berdasarkan lapangan usaha:

  • Perusahaan ekstraktif adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengambilan kekayaan alam
  • Perusahaan agraris merupakan sebuah perusahaan yang bergerak pada sektor pengolahan lahan dan ladang.
  • Perusahaan industri adalah perusahaan yang menghasilkan barang mentah dan setengah jadi menjadi barang jadi atau meningkatkan nilai gunanya
  • Perusahaan perdagangan adalah perusahaan yang bergerak dalam hal perdagangan
  • Perusahaan jasa adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa.

3. Pemerintah

Dalam sistem perekonomian Indonesia pemerintah memiliki peranan yang cukup besar yaitu sebagai pelaku sekaligus sebagai pengatur kegiatan ekonomi. Secara garis besar peranan pemerintah dalam perekonomian sebagai berikut:

  • Pemerintah berperan dalam mengalokasikan sumber-sumber ekonomi secara efisien..
  • Pemerintah berperan dalam distribusi pendapatan dari golongan mampu ke golongan kurang mampu.
  • Pemerintah berperan dalam menstabilkan perekonomian.

4. Sektor Luar Negeri

dalam perekonomian, sektor luar negeri sangat terkait dengan hal hal berikut ini :

  • Ekspor

Ekspor adalah pengiriman dan penjualan barang-barang buatan dalam negeri ke negara-negara lain. Ekspor seringkali digunakan oleh perusahaan mulai dari skala kecil hingga menengah untuk dapat mulai bersaing dan mendapatkan tempat di pasar internasional. Menggunakan ekspor sebagai strategi dianggap memiliki resiko yang lebih minim namun memberi keuntungan yang besar dibanding jika menerapkan strategi bisnis lainnya. Strategi lain yang dimaksud adalah seperti misalnya franchise atau akuisisi. Dalam menjalankan kegiatan ekspor ini terbagi kedalam dua jenis yakni :

  • Ekspor langsung

Ekspor langsung merupakan cara menjual barang atau jas melalui perantara / eksportir yang bertempat di negara lain atau Negara tujuan ekspor. Adapun penjualan nantinya akan dilakukan oleh distributor dan perwakilan penjualan perusahaan di negara tersebut seperti cara menghitung pajak progresif sehingga semua bisa merasakan manfaat membayar pajak.

Keuntungan dari ekspor langsung ini adalah produksi dapat dilakukan secara terpusat di Negara asal, dan control terhadap kegiatan distribusi juga relatif lebih baik. Adapun kelemahannya adalah biaya untuk sarana trasportasi akan lebih tinggi jika produk dalam skala besar serta sering munculnya hambatan dalam perdagangan seperti adanya proteksionisme.

  • Ekspor Tidak Langsung

Ekspor tidak langsung adalah teknik ekspor di mana barang dijual oleh perantara/eksportir negara asal kemudian dijual sendiri oleh perantara tersebut. Sistem penjualan dilakukan melalui manajemen perusahaan ekspor dan perusahaan pengekspor. Adapun kelebihannya adalah sumber daya produksi akan lebih terkonsentrasi, sedangkan kelemahannya adalah kurangnya control terhadap distribusi dan juga pengetahuan operasi di Negara lain yang kurang.

Konsekuensi dari ekspor:

  1. Aliran pengeluaran yang masuk pada sektor perusahaan.
  2. Melakukan peningkatan terhadap pengeluaran agregat dari sektor perusahaan untuk melakukan produksi sebuah produk.
  3. Meningkatkan pendapatan nasional.

  • Impor

Impor merupakan sebuah kebijakan yang berkaitan dengan pembelian atau cara memasukkan barang dari luar kedalam negeri. Proses impor umumnya adalah memasukkan barang atau komoditas dari luar negeri kedalam negeri. Dalam pelaksanaanya impor yang dilakukan pada skala besar akan membutuhkan campur tangan pihak ketiga dalam hal ini adalah bea cukai baik di Negara pengirim atau penerima yang penerapannya tidak berbeda dengan dasar dasar perpajakan.

Impor adalah bagian terpenting dalam perdagangan internasional. Kebijakan impor juga kerap menuai pro dan kontra namun jika ditinjau dari sisi ekonomi nya impor adalah upaya untuk tetap menyediakan barang di pasaran agar tentunya keseimbangan di pasar dapat tercapai. Sehingga tidak akan terjadi kelangkaan barang yang akhirnya dapat memicu konflik dan juga dampak ekonomi di masyarakat.

Adapun Konsekuensi dari impor:

  1. Aliran pengeluaran yang keluar dari sektor rumah tangga pada sektor luar negeri
  2. Meningkatkan pengeluaran agregrat dari sektor rumah tangga untuk mengkonsumsi produk
  3. Menurunkan pendapatan nasional

Oleh sebab itu, kebijakan untuk mengimpor suatu komoditas harus dipertimbangkan dengan masak masak. Sebab jika salah maka dampaknya akan sangat fatal dimana akan dapat menghancurkan produk produk local yang notabene adalah bukan merupakan produk unggulan. Apalagi yang selama ini terjadi adalah harga komoditas impor di pasaran relatif lebih murah dari produk local terkecuali untuk barang barang yang notabene adalah barang mewah.

Nah, itulah tadi perekonomian empat sektor beserta komponen penting didalamnya, semoga dapat menjadi referensi dan bermanfaat.

, ,
Oleh :
Kategori : Ilmu Ekonomi