Sponsors Link

10 Contoh Ekonomi Maritim Yang Masih Perlu Dikembangkan di Indonesia

Ekonomi maritim merupakan salah satu jenis perekonomian yang seharusnya digenjot oleh pemerintah. Dalam upaya untuk meningkatkan petumbuhan ekonomi. Sebagai negara maritim dengan 70% luas wilayah perairan dibandingkan daratan. Tentunya potensi ekonomi maritim sangat sangat potensial dipakai dalam pendongkrak perekonomian indonesia. Apalagi di tengah lesunya beberapa industri ekonomi. Maka pemerintah harus berupaya lebih keras untuk semakin memperkenalkan ekonomi maritim kepada mereka yang memang notabene menggantungkan penghasilan dari sektor kelautan yang masih minim sehingga sebagai penyebab ekonomi indonesia tidak stabil dan menjadi penyebab ekonomi menurun .

ads

Cukup berbangga memang, sebab beberapa tahun belakangan ini sektor kelautan dan sektor usaha mikro kecil dan menengah cukup menyumbang devisa bagi negara. Namun, untuk industri ekonomi maritim, masih harus cukup banyak dipecut. Sebab, masih ada beberapa potensi dari wilayah maritim yang malah tidak dikembangkan oleh pemerintah. Selain itu juga, kurangnya geliat dari pemerintah menyebabkan sektor ini malah dilirik oleh pengusaha swasta atau asing. Padahal jika pemerintah lebih memprioritaskan pengelolaan, maka para warga di wilayah tersebut akan dapat turut serta. Sebenarnya apa sajakah ekonomi maritim tersebut. Berikut 10 contoh ekonomi maritim yang masih perlu dikembangkan di Indonesia. Simak selengkapnya.

1. Jasa Kapal Penyebrangan Antar Pulau atau Negara

Sebagai negara kepulauan tentunya dibutuhkan sarana untuk sampaj ke pulau lainnya. Salah satu caranya ialah dengan menggunakan jasa kapal penyebrangan. Dalam hal ini, jasa penyebrangan kapal antar pulau atau antar negara termasuk kedalam contoh ekonomi maritim. Sebagai bagian dari ekonomi kemaritiman tentunya usaha jasa penyebrangan ini sangat membantu bagi mereka yang ingin melakukan perjalanan antar pulau. Di Indonesia sendiri kapal transportasi yang digunakan harus memiliki izin dari instansi terkait apabila kapal yang digunakan merupakan kapal penumpang dengan kapasitas besar. Simak juga penyebab ekonomi lesu , cara mengatur keuangan bulanan dan penyebab ekonomi melemah .

Berbeda halnya dengan kapal-kapal kecil yang hanya melayani penyebrangan domestik. Misalnya dari Pulau A ke Pulau B yang masih dalam satu wilayah. Mereka tidak membutuhkan izin resmi dari pemerintah. Jasa kapal penyebrangan beberapa tahun lalu masih tumbuh sangat subur. Namun, seiring berjalannya waktu geliat ekonomi maritim dari sektor ini cenderung surut. Apalagi pada wilayah yang telah dibangun jembatan penghubung antar pulay seperti jembatan Suramadu. Notabene menghubungkan Surabaya dan Madura.

Selain itu, pertimbangan utama untuk menggunakan transportasi jenis ini ialah keselamatan. Masih terdapat banyak kecelakaan yang melibatkan kapal penumpang yang melayani penyebrangan antar pulau. Ini menimbulkan trauma tersendiri bagi masyarakat untuk kemudian menggunakan sarana ini sebagai saranan pilihan transportasi yang tepat. Nah, tentunya ini menjadi tigas oemerintah dan lembaga terkait yakni PT PELNI yang tentunya harus selalu berupaya meningkatkan pelayanan dan mengutamakan keselamatan para penumpang  .


2. Industri Reparasi Kapal

industri reparasi kapal juga merupakan salah satu jenis contoh ekonomi maritim. Industri ini menjadi salah satu industri yang potensial. Sebab kapal laut tentu sama hal yang dengan mobil.atau mesin lainnya yang bisa saja mengalami kerusakan. Tentunya tidak sembarang orang atau bengkel yang bisa memperbaikinya. Dibutubkan ahli dan kemampuan khusus yang memang paham betul mengenai elemen perkapalan. Pilihan mengapa kemudian banyak orang yang lebih memiliki mereparasi ketimbang harus membeli baru. Anda bayangkan saja, satu kapal laut pasti memiliki harga yang fantastis. Maka tentu pilihannya jika ada kerusakan ya memang harus diperbaiki.

3. Industri Pembuatan Kapal

Industri pembuatan kapal laut juga menjadi contoh ekonomi maritim yang perlu lebih dikembangkan. Sebab industri ini jika berkembang akan bisa lebih mudah masuk ke pasar internasional. Apalagi jika mampu bersaing dengan negara lain yang notabene sudah lama terjun di bidang ini. Pada faktanya negara dengan industri pembuatan kapal malah lebih banyak negara yang tidak memiliki laut. Sehingga mereka menjual.produlnya ke negara maritim seperti Indonesia. Jika kita bisa menembangkan industri ini, maka nelayan kita akan bisa memiliki kapal penangkap ikan yang lebih canggih tanpa perlu mengekspornya dari luar negeri.

4. Industri Logistik Pengiriman Barang Lewat Jalur Laut

Seiring dengen semakin majunya teknologi dan informasi. Serta euforia masyarakat terhadap sistem belanja online. Maka industri logistik atau pengiriman me jadi ladang usaha yang subur. Para penjual akan lebih memilih kurir pengiriman barang untuk mengorim paket keluar kota. Karena mereka tidak mungkin mengantarnya sendiri. Oleh karena itu, industri pengiriman logistik barang lewat jalur laut menjadi pilihan para kurir. Meskipun membutukan waktu relatif lama u tul sampai di kota tujuan. Namun jasa iniasih banyak diminati sebab harganya yang lebih ekonomis.

5. Tol Laut

Tol laut menjadi salah satu konsep yang di gagas oleh presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo. Tol lalu merupakan sarana penyebrangan logistik yang menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar di Indonesia . Dengan adanya hubungan antara pelabuhan-pelabuhan laut ini, maka dapat diciptakan kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok. Selain hal itu, pemerataan harga Logistik setiap barang di seluruh wilayah Indonesia. Sehingga dengan adanya tol laut maka harga komoditas dan barang-barang diselurub wilayah Indonesia dapat seragam. Simak juga pengertian ekonomi kerakyatan .

6. Aktivitas Perekonomian Pelabuhan

Pelabuhan merupakan tempat dimana terdapat banyak aktifitas yang terkait dengan aktivitas transportasi kelautan. Entah itu kapal yang akan menyebrang atau sandar, kendaraan dan penumpang yang akan melakukan perjalanan dan juga aktivitas niaga seperti para penjual dan pedagang yang ada diarea pelabuhan, para porter atau tukang angkut barang. Tentunya semua aktivitas ini mendukung aktivitas perekonomian kelautan. Oleh sebab itu, aktivitas perekonomian pelabuhan menjadi salah satu contoh ekonomi maritim.

7. Terminal Peti Kemas

Terminal peti kemas merupakan terminal dimana dilakukan pengumpulan peti kemas untuk kemudian diangkut ketujuan terminal peti kemas yang lebih besar. Sudah banyak terminal peti kemas yang berkembang di indonesia. Seperti terminal peti kemas JICT, Koja, Bojonegoro, Surabaya , Semarang, Trisakti, Pelaran, Samarinda. Terminal Peti Kemas berkembang sangat pesat selama beberapa tahun belakangan ini. Ini juga merupakan contoh ekonomi maritim.


8. Jasa Pernavigasian Kapal

Jasa pernavigasian merupakan jasa yang mampu menyumbang devisa negara yang cukup besar. Sebagai contoh, Distrik Navigasi Kelas II Banjarmasin, Kalimantan Selatan memberikan pemasukan ke kas negara senilai Rp2 miliar per tahun. Uang tersebut berasal dari jasa Vessel Traffic Services (VTS). Dalam sehari kapal yang lalu lalang di sepanjang alur pelayaran Sungai Barito sebanyak 60 sampai 70 kapal. Rata-rata dalam sehari pemasukan yang diterima sekitar Rp200 juta-Rp250 juta. Seluruhnya masuk dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Simak juga faktor penyebab inflasi .

9. Industri Pembuatan Senjata dan Kapal Perang

Contoh ekonomi maritim yang lain ialah industri pembuatan kapal dan senjata perang. Industri ini menjadi industri yang cukup besar dan dapat menyumbang devisa yang besar bagi negara. Tentunya peran serta pemerintah sangat krusial. Serta tenaga ahli yang mumpuni untuk mendukung industri ini kian berkembang.

10. Jasa Pergudangan Laut

Jasa pergudangan laut, merupakan salah satu contoh ekonomi maritim yang juga mampu memberikan kontribusi dalam penyumbang devisa negara. Jasa pergudangan laut memungkinkan mode transportasi untuk bisa menyimpan barang di sekitar area pelabuhan. Sehingga tentunya dapat menghemat biaya transportasi sehingga tidak membebani harga pokok barang.

Itulah 10 contoh ekonomi maritim yang masih perlu dikembangkan di Indonesia. Tentunya dapat menjadi potensi dalam mengenjot perekonomian dalam negeri agar kian tumbuh. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Ilmu Ekonomi