Sponsors Link

5 Kegunaan Elastisitas Pendapatan Bagi Warga Negara

Selalu ada manfaat atau kegunaan dari mempelajari dan mengetahui sesuatu, termasuk diantaranya mengetahui masalah elastisitas pendapatan. Dimana kita kaan membahas terlebih dahulu apa itu elastisitas pendapatan sebelum mengetahui kegunaan elastisitas pendapatan. elastisitas pendapatan ini sendiri merupakan sebuah perbandingan yang mengkaji perubahan yang terjadi jika salah satu komponen mengalami perubahan dan semuanya bisa menjadi berubah juga. Dimana elastisitas ini sendiri merupakan nama untuk sebuah perbandingan yang menyatakan variabel dari perubahan proposional variabel lainnya. Jadi, kegunaan dari elastisitas pendapatan seperti kegunaan pendapatan nasional, adalah untuk mengetahui hal-hal berikut ini:

1. Mengetahui Sebebrapa Banyak Permintaan Barang

Tentunya, elastisitas permintaan akan bergantung pasa masalah ketersediaan barang yang diinginkan pasar dnegan adanya barang pengganti atau subtansi dari barang pokok tersebut. Elastisitas pendapatan akan menyatakan seberapa layak dan seberapa besar jumlah dari permintaan barang jika pendapatan yang dimiliki tidak sesuai dengan yang sudah ditentukan sebelumnya. Jadi, semakin besar pendapatan maka akan semakin banyak permintaan barang pokok pada umumnya.

2. Seberapa Besar Anggran Belanja

Jika pendapatan yang didapat dalam jumlah kecil maka besar anggran belanja juga akan semakin kurang. Seperti halnya permodalan koperasi, pastinya anggran belanja yang ada akan mengacu dan berpatokan pada banyaknya pendapatan yang didapat. Maka salah satu kegunaan elastisitas pendapatan adalah mengetahui seberapa besar anggaran belanja yang bisa digunakan dalam satu periode. Dimana anggaran ini nantinya akan lebih kecil atau menyesuaikan dengan angka dan besaran dari jumlah pendapatan.

3. Kegunaan Barang

Tentunya, elastisitas pendapatan ini juga mempengaruhi dari keguaan barang tersebut. Walaupun jumlah angka pendapatan tergolong kecil, namun jika barang yang dibutuhkan tergolong barang yang penting, maka akan mendapatkan nilai tingggi. Dimana setiap orang pastinya dengan cara apapun akan tetap berusaha mendapatkan dan memenuhi dari kebutuhan barang tersebut hingga nantinya barang akan tetap dibeli dan dipergunakan semestinya walaupun dalam jumlah yang lebih sedikit atau terbatas.

4. Jumlah Jenis Barang

Dengan adanya penurunan dari elastisitas pendapatan maka jenis barang yang diperlukan juga biasnaya akan menipis dan mengecil. Ini terjadi karena jenis dari barang yang diprioritaskan akan menjadi lebih sedikit. Ini juga akan mempengaruhi terhadap ragam barang yang menjadi kebutuhan dasar, pokok dan mana yang bisa diberhentikan untuk sementara waktu. Diman abanyak orang akan berusaha lebih memperkecil ukuran anggran belanja meraka yang berdampak terhadap sedikitnya jenis barang yang akan dikonsumsi atau digunakan.

5. Jumlah Permintaan

Dengan mengecilnya ukuran anggran belanja dan jenis barang yang diinginkan maka jumlah permintaan juga akan menyusut dengan sendirinya. Jadi, jika elastisitas pendapaan naik maka jumlah permintaan akan cenderung menjadi naik juga. Ini memiliki hubungan yang erat dimana permintaan juga akan berbanding lurus dengan pendapatan yang dihasilkan oleh tiap-tiap individu. Kita tahu bahwasanya jumlah permintaan akan dipengaruhi oleh kebutuhan, meningkatnya kegunaan atau menjadi transetter dan juga masalah pemenuhan pendapatan yang didapatkan oleh setiap orang. Dan, jika kita tentukan maka pendapatan akan mempengaruhi banyak hal disisi nilai ekonomi ini sendiri, misalnya saja masalah koefisien dari elastisitas permintaan maupun pendapatan. Dimana nantinya koefisien pedatan akan menjadi tolak ukur dari persentase jumlah yang dimiliki oleh komoditi sang pembeli atau yang dinamakan sebagai konsumen. Dimana angka dari pengurangan dan penambahan pendapatan akan menajdi pengaruh tersendiri dari koefisien permintaan barang.

Rumus Koefisen Pendapatan dan Permintaan

Untuk mengenali lebih lanjut mengenaik kegunaan elastisitas pendapatan maka kali ini kita akan membahas sedikit mengenai hubungan koefisien permintaan dan pendapatan.

  • Jika didapatkan 1% dari kenaikan dalam jumlah pendapatan maka akan menaikan 1% dari jumlah permintan barang yang biasnaya diperlukan dan dikonsumsi oleh ndividu.
  • Jika koefisien pndapatan lebih besar dari pada jumlah rata-rata maka biasanya individu akan membelanjakan dan menaikan jumlah permintaan barang yang diinginkan.

Tentunya orang-orang akan lebih cenderung menghabiskan dan menaikkan jumlah pengeluaran serta permintaan barang yang akan dikonsumsi atau digunakan jika memiliki tingkatan penghasila yang lebih banyak. Elastisitas pendapatan akan bernilai positif jika didpati jumlah kenaikan barang meningka dan barang-barang tersebut lebih banyak dari jenis-jenis barang yang normal dan bukan barang inferior. Dimana elastisitas pendapatan dinilai negatif ji9ka permintaan barang mengalami penurunan dan rata-rata yang digunakan adalah barang inferior atau yang bernilai rendah.

Untuk itu, dapat disimpulkan bahwasanya, perubahan dari koefisien pendapatan ini juga akan mempengaruhi masalah dari persentasi jumlah mikro ekonomi dan akan mempengaruhi permasalahan distribusi yang jadi tidak merata. Hal ini diebabkan oleh perbedaan dari rata-rata pendapatan yang dimiliki oleh masing-masing individu. Dan tentunya akan menjadi salah satu ketimpangan yang melanda sebagian masyarakat di sebuah negara.

, , ,
Oleh :
Kategori : Ilmu Ekonomi