Sponsors Link

Inilah 9 Jenis Resiko Usaha yang Perlu Diwaspadai

Tidak ada usaha yang tidak memiliki resiko usaha. Resiko usaha merupakan kendala-kendala yang dihadapi oleh perusahaan dalam melakukan kegiatan operasionalnya. Resiko usaha dapat diakibatkan oleh berbagai faktor seperti perubahan lingkungan, sosial dan ekonomi, gaya hidup, tren yang berkembang di pasar, kemajuan teknologi, dan budaya.

Selain itu, ada juga resiko usaha yang diakibatkan oleh faktor individu atau sumber daya manusia seperti pengambilan keputusan yang tidak tepat, kurangnya persiapan, kurangnya pemahaman akan cara kerja sistem, dan kurang bertanggung jawab. Faktor lain yang dapat memicu timbulnya resiko usaha ialah kurangnya perencanaan, seperti rencana yang kurang matang, kekurangan modal baik dari segi finansial maupun keterampilan karyawan, hingga kurangnya implementasi budaya kerja sehingga masing-masing karyawan tidak memiliki etos kerja yang baik.

Pada pembahasan kali ini, kita akan mempelajari jenis-jenis resiko usaha. Menurut para ahli, setidaknya terdapat jenis resiko usaha. Apa saja? Mari kita simak pembahasan berikut!

  1. Resiko Produksi

Resiko produksi adalah resiko yang diakibatkan oleh proses produksi, misalnya cacat produk atau ketidaksesuaian antara barang yang diproduksi dengan spesifikasinya. Barang-barang seperti ini akan berpotensi menimbulkan kerugian bagi perusahaan karena apabila sampai ke tangan pelanggan maka citra perusahaan akan menjadi buruk. Namun apabila barang tersebut tidak terjual, maka perusahaan harus menanggung kerugian atas biaya produksi yang sudah terlanjur dikeluarkan. Sebagai strategi untuk mengatasi resiko ini, perusahaan sebaiknya menyusun standar kualitas produksi.

  1. Resiko Pemasaran

Resiko pemasaran berkaitan dengan proses pemasaran produk. Kendala yang seringkali muncul dalam kegiatan pemasaran antara lain kurangnya keterampilan dalam memasarkan produk, kesalahan teknik marketing, dan tidak adanya strategi pemasaran. Untuk dapat mengatasi resiko ini, perusahaan dapat mengadakan kegiatan seminar, workshop, atau pelatihan bagi karyawan khususnya yang bekerja di bidang pemasaran.

  1. Resiko Sumber Daya Manusia

Human error atau kesalahan manusia adalah kesalahan umum yang paling sering menimbulkan berbagai kendala bagi perusahaan. Sebagaimana kita ketahui, perusahaan pasti bekerjasama dengan karyawan yang memiliki kemajemukan dalam pengetahuan, etos kerja, dan karakter. Untuk mengatasi resiko ini, perusahaan perlu melakukan seleksi penerimaan karyawan. Perusahaan juga dapat menyusun budaya perusahaan sebagai standar perilaku karyawan.

  1. Resiko Finansial

Resiko finansial berkaitan dengan jumlah kerugian yang harus ditanggung perusahaan. Resiko finansial dapat muncul sebagai dampak ketidakpastian jumlah pendapatan yang diperoleh atau akibat dari resiko lain seperti resiko produksi. Resiko finansial dapat diatasi dengan menyusun strategi yang diperlukan guna meminimalkan jumlah kerugian. Misalnya dengan menyusun perencanaan keuangan, serta langkah antisipasi untuk meminimalisir besar kerugian.

  1. Resiko Lingkungan

Memproduksi barang atau jasa yang ramah lingkungan merupakan salah satu tuntutan konsumen terhadap perusahaan saat ini. Bahkan, tuntutan masyarakat bagi perusahaan untuk meminimalkan limbah produksi juga merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan seiring hadirnya beberapa regulasi yang mengatur soal limbah dan pencemaran lingkungan. Untuk mengatasi resiko lingkungan, perusahaan dapat mengubah alur pembuangan limbah agar tidak mendekati perumahan penduduk atau menampung limbah sementara waktu dan membuangnya pada waktu tertentu agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

  1. Resiko Teknologi

Penggunaan mesin dan teknologi seringkali menjadi alternatif bagi perusahaan agar tidak terlalu banyak merekrut karyawan atau untuk membantu mempercepat kinerja karyawan. Akan tetapi, penggunaan teknologi juga berpotensi menghasilkan resiko seperti kesalahan input, proses, dan output data, serta adanya kerusakan alat. Untuk meminimalisir hal tersebut, perusahaan perlu melakukan pelatihan tentang tata cara menggunakan peralatan mesin serta menjadwalkan service untuk setiap mesin secara berkala.

  1. Resiko Perbaikan

Inovasi adalah hal yang wajib dilakukan oleh perusahaan untuk menjaga agar setiap barang dan jasa yang dihasilkan tetap dapat memenuhi kebutuhan konsumen di pasar. Namun ada baiknya jika sebelum memutuskan melakukan inovasi, perusahaan telah memastikan prospek ke depan atas inovasi yang dilakukan. Karena jika tidak, maka inovasi tersebut justru akan menjadi kendala yang berpotensi mendatangkan kerugian bagi anda.

  1. Resiko Peraturan Pemerintah

Sebagai warga negara yang baik, seharusnya kita menaati peraturan dan ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah, terlebih dalam menjalankan kegiatan operasional perusahaan. Pastikan jenis usaha dan kegiatan operasional perusahaan tidak melanggar peraturan Pemerintah agar perusahaan mendapat jaminan dapat beroperasi dengan baik. Selain itu, kepatuhan perusahaan terhadap peraturan Pemerintah juga akan meningkatkan kepercayaan konsumen serta partner bisnis anda.

  1. Resiko Pengembangan Asset

Ketika perusahaan telah mencapai titik kesuksesan awal, pastinya akan terdapat keinginan untuk scale up atau memperbesar skala usaha salah satunya dengan cara membeli asset-asset baru untuk kegiatan operasional perusahaan. Namun anda harus berhati-hati dalam memperkirakan resiko yang mungkin muncul sebagai dampak keputusan anda.

Sekian pembahasan kali ini. Semoga bermanfaat!

, ,
Oleh :
Kategori : Tips Bisnis