2 Cara menghitung Keuntungan Saham yang Perlu diketahui

Saham adalah dokumen yang penting dan berharga guna untuk bukti tanda kepemilikan suatu perusahaan.

Mungkin yang diketahui saham itu bisa memberi keuntungan berlipat-lipat dan sebaliknya kerugian yang besar.

Arti saham (stock) dapat juga didefinisikan sebagai satuan nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen finansial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan.

Menurut Bursa Efek Indonesia (BEI), saham adalah tanda penyertaan modal dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas.

Karena ikut tanamkan modal maka punya klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas asset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Berikut ini cara menghitung keuntungan saham:

1. Pahami apa itu Capital Gain

Sebelum investor memulai investasi, harus memahami dahulu apa itu Capital Gain dan Capital Loss .

  • Capital Gain

Capital gain adalah suatu keuntungan/laba yang didapat oleh investor dari perselisian harga saham jual dikurangi harga saham beli. 

Jadi, apa pun bentuk keuntungan yang investor dapat dari modal yang investor investasikan maka sudah dikatagorikan dalam capital gain,

Termasuk dalam keuntungan investasi saham karena pada bidang investasi inilah kata capital gain banyak digunakan.

Contoh dalam pembelian rumah yang seharga Rp 200 juta, dan dua tahun kemudian rata-rata harga rumah didaerah tersebut harganya naik semua.

Karna ada pengembangan fasilitas publik dan bisnis yang menyebabkan lokasinya dan harga rumah disekitarnya juga semangkin tinggi.

Setelah melakukan kroscek, ternyata beberapa rumah yang dijual di sekitar rumah saya harganya berada di rata-rata minimal Rp. 350 juta.

Itu artinya, jika saya ikut menjual rumah tersebut seharga demikian (tapi kenyataannya saya tidak akan menjualnya segitu, karena pas awal beli – seharusnya rumahnya dihargai minimal 250 tapi saya belinya cuma 200 juta, karena alasan sudah full renovasi dan keramik serta tambahan bangunan di sisi samping dan belakangnya), maka saya akan untung kurang lebih 150 juta.

Dari gambaran di atas, maka capital gainnya adalah selisih harga rumah saya saat ini yang lebih mahal dari harga belinya dua tahun yang lalu, yaitu lebih mahal 150 juta sebagaimana sudah saya sebut di atas

Bagaimana cara mendapatkan capital gain?

Jadi kalau investor mau mendapatkan keuntungan dari dana investasimu, istilahnya capital gain.

Maka, investor harus melalui beberapa tahap investasi berikut ini.
Sebelumnya, ingat dua hal ini dulu!

  • Capital gain bisa didapat dari berbagai instrumen investasi, tapi yang kita bahas saat ini khusus untuk investasi saham.
  • Menjadi seorang investor saham tak harus jadi orang kaya dulu. Saat ini, untuk bisa buka akun di perusahaan sekuritas modal awalnya yang termurah saat ini sudah bisa dari Rp. 100.000 saja.

Berikut ini langkahnya:

  • Kamu harus punya modal dulu untuk digunakan investasi atau beli saham.
  • Buat akun untuk transaksi saham
    Para newbie banyak yang keliru, mereka berpikir kalau beli saham itu lewat bank. Ini jelas salah besar.
  • Beli saham
    Kalau kamu mau dapat capital gain maka caranya kamu harus untung dulu dari saham yang kamu beli. Dan untuk bisa untung di saham juga ada caranya, yaitu kamu harus jeli melihat mana saham yang layak investasi atau tidak. Sebab jika salah, jangankan untung, kamu malah bisa rugi banyak. Bahkan berkali-kali lipat bila harga saham yang telah kamu beli ternyata menurun.
  • Jual saham yang sudah untung
    Kalau sebelumnya kamu sudah beli saham, dan setelah beberapa bulan atau bahkan hari saja, harga saham tersebut ternyata naik, maka yang kamu lakukan tinggal menjualnya saja.

Contoh capital gain:

Novi membeli saham SCMA seharga 1250 sebanyak 10 lot, kemudian Nova menjual kembali saham seharga 2800 sebanyak 10 lot. Maka Nova mendapatkan keuntungan capital gain sebesar :

Jawab :

Capital Gain/Loss = Harga Jual – Harga Beli x Jumlah Lembar Saham
Ket. : 1 Lot = 100 lembar saham
10 Lot x 100 = 1000
(Rp 2.800 x 1000) – (Rp 1.250 x 1000) = Rp 2.800.000 – Rp 1.250.000
= Rp 1.550.000

2. Hindari Capital Loss

Capital loss adalah sebuah kerugian yang didapatkan seorang investor dari selisih harga beli dikurangi dengan harga jual suatu saham.

Dengan kata lain, Capital loss dapat terjadi jika seseorang menjual saham dengan harga saham lebih rendah dari harga belinya.

Jadi ini kebalikannya capital gain karena cara perhitungannya sama dengan rumusnya capital gain.