6 Perbedaan Investasi dan Tabungan yang Perlu diketahui

Investasi dan tabungan adalah 2 hal yang berbeda. Lalu apa saja perbedaannya? Berikut ini perbedaan investasi dan tabungan dari berbagai aspek.

Berdasarkan Pengertian

Investasi

Adalah suatu kegiatan yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi dengan melakukan kegiatan penanaman modal yang berharap mendapatkan keuntungan.

Dengan berinvestasi, banyak orang yang berharap bisa mendapatkan keuntungan di masa mendatang.

Tabungan

Adalah suatu kegiatan menyimpan uang perorangan dari pendapatan diluar dari kebutuhan sehari hari yang di simpan di badan usaha bank dengan syarat syarat yang ditentukan. Tabungan bisa ditarik kapan saja tanpa batasan waktu.

Salah satunya lewat ATM (Anjungan Tunai Mandiri), tetapi tidak bisa ditarik lewat bilyet giro, cek, dan alat penarik lainnya yang ditentukan bank.

Berdasarkan Undang Undang yang Mengatur

Investasi

Berdasarkan UU, Presiden bisa memutuskan untuk membuat UU investasi karena beberapa hal berikut:

  • Berdasarkan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Menurut UUD ini, dijelaskan bahwa ada tujuan yang dilakukan untuk membuat perekonomian negara Indonesia agar lebih baik lagi yakni melalui pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Tentu saja, menurut UUD tersebut, pembangunan ekonomi ini diharuskan berlandaskan pada demokrasi ekonomi.
  • Menjalankan amanat yang sudah ditetapkan di Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor XVI/MPR/ 1998. Adapun isi amanat tersebut adalah guna melaksanakan aturan atau kebijakan investasi (penanaman modal),maka diharuskan dengan landasan sistem ekonomi kerakyatan. Didalam ekonomi kerakyatan tersebut ada usaha kecil, mikro, menengah serta koperasi. Maka dari itu, dengan berbagai pertimbangan diatas, Presiden bisa membuat hukum investasi melalui pembentukan UU.

Isi UU No. 25 Tahun 2007

UU ini membahas berkenaan dengan apa yang dimaksud dengan investasi atau penanaman modal sebagai bentuk investasi utama.

Menurut UU ini, yang dimaksud dengan penanaman modal ialah segala bentuk kegiatan yang dilakukan dalam rangka penanaman modal.

Adapun penanam modal atau investor yang dimaksud di sini bisa berupa investor dalam atau luar negeri.

Yang dimaksud dengan penanaman modal dalam negeri adalah penanaman modal yang ditujukan untuk melakukan usaha yang berada di dalam negeri dan dilakukan oleh penanam atau investor lokal.

Sedangkan penanaman modal luar negeri maksudnya adalah penanaman modal yang ditujukan untuk melakukan usaha yang berada di dalam negeri dan dilakukan oleh penanam atau investor asing

Baik penanaman modal ini dilakukan sepenuhnya oleh orang asing atau secara patungan.

Kegiatan investasi atau penanaman modal yang dijelaskan dalam UU ini diselenggarakan dengan beberapa asas seperti:

  • Kepastian hukum
  • Keterbukaan
  • Akuntabilitas
  • Perlakuan adil yang tidak bisa dilihat karena perbedaan negara
  • Kemandirian
  • Kebersamaan
  • Berkelanjutan dan
  • Ada keseimbangan dengan kesatuan ekonomi Indonesia.

Tabungan

Undang Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 195Tentang: Tabungan Bank

Mencabut Postspaarbank-ordonnantie (Staatsblad 1934 No. 653) yang diubah terakhir dengan Undang-undang Darurat No. 9 tahun 1950 (Lembaran Negara No. 12 tahun 1950)

Menetapkan: Undang-undang Tabungan Pos

Pasal 1.

Tentang tempat kedudukan dan nama.

  • Dalam Negara Republik Indonesia ada Bank Tabungan Pos yang berkedudukan di Jakarta.
  • Bank Tabungan Pos itu adalah badan hukum dan mempunyai cabang-cabang.

Pasal 2

Tentang penguasaan.

  • Bank Tabungan Pos dikuasai oleh seorang direktur.
  • Kecuali sebagaimana yang ditetapkan dalam ayat 3, direktur mewakili Bank Tabungan Pos di dalam dan di luar hukum. Perwakilan ini mengandung hak substitusi.
  • Jikalau kepentingan Bank Tabungan Pos bertentangan dengan kepentingan direktur, maka bank itu diwakili oleh ketua Dewan Pengawas, tersebut dalam pasal 3.

Pasal 3

Tentang Pengawasan atas Penguasaan

  • Penguasaan Bank Tabungan Pos ada di bawah pengawasan suatu Dewan.
  • Dewan Pengawas itu terdiri dari paling sedikit tiga dan paling banyak tujuh orang anggota, yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul Menteri Perhubungan.
  • Salah seorang anggota ditunjuk oleh Presiden menjadi ketua atas usul Menteri Perhubungan.
  • Anggota-anggota itu berturut-turut, menurut daftar yang sengaja dibuat untuk itu, seorang demi seorang tiap-tiap tahun berhenti. Anggota yang berhenti itu dapat diangkat lagi.

Pasal 4

Tentang mengatur cara menabung. Cara menabung dan mengambil uang tabungan diatur oleh Menteri Perhubungan.

Pasal 5

Tentang Tabungan pada umumnya.

  • Tabungan boleh dilakukan atas nama orang yang melakukannya sendiri atau atas nama orang lain.
  • Yang dipandang sebagai penabung ialah orang yang atas namanya tabungan itu dilakukan.
  • Pada waktu dilakukan penabungan yang pertama kali diberikan buku tabungan atas nama penabung.
  • Orang yang menaruh tabungan atas nama orang lain, kalau hal ini terjadi pada buku tabungan baru boleh membuat syarat-syarat mengenai pembayaran kembali sebagian atau segenap jumlah yang tertabung, menurut penetapan Menteri Perhubungan.

Berdasarkan Keuntungan yang di Dapatkan

Investasi

  • Bisa menjadi Potensi penghasilan jangka panjang
  • Bisa Mengungguli inflasiBisa memberikan sebuah penghasilan yang tetap
  • Dapat menyesuaikan dengan suatu perubahan kebutuhan
  • Dapat berinvestasi sesuai dengan suatu keadaan keuangan Anda.

Tabungan

  • Tidak membutuhkan dana besar
  • Jaminan Aman
  • Bersifat Cair atau Likuid
  • Bunga Setiap Bulan
  • Fasilitas Beragam.

Berdasarkan Resiko yang didapatkan

Risiko adalah kemungkinan dari investasi yang di lakukan oleh investor mengalami kegagalan dalam memenuhi tingkat pengembalian yang investor harapkan.

Investasi

  • Business Risk

Kemungkinan kerugian yang di derita perusahaan karena keuntungan yang di peroleh lebih kecil dari keuntungan yang di harapkan.

  • Financial Risk

Risiko yang di timbulkan dari cara perusahaan membiayai kegiatannya misalnya, penggunaan utang dalam membiayai asset perusahaan.

  • Liquidity Risk

Adanya ketidak pastian yang timbul pada saat sekuritas berada di pasar sekunder.

  • Exchange Risk

Risiko ini berkaitan dengan fluktuasi nilai tukar mata uang domestic dengan nilai mata uang negaranya.

  • Country Risk

Risiko ini berkaitan dengan kestabilan politik serta kondisi lingkungan perekonomian di suatu Negara.

Tabungan

  • Bunga lebih rendah dari inflasi
  • Tujuan investasi meleset
  • Menyisihkan dana lebih besar
  • Hilangnya daya beli uang.

Berdasarkan Bentuk dan Jenisnya

Investasi

  • Jenis Investasi
    • Investasi Jangka Pendek
      Investasi jangka pendek memungkinkan anda sebagai investor mendapatkan keuntungan dalam kurun waktu satu tahun hingga tiga tahun. Dengan begitu, anda bisa memperoleh keuntungan dengan lebih cepat. Meskipun begitu, investasi jangka pendek memberikan return yang lebih kecil.
    • Investasi Jangka Panjang
      Berbeda dengan investasi jangka pendek, investasi jangka panjang membutuhkan waktu yang lebih lama agar anda bisa menikmati hasilnya.Anda bisa mendapatkan keuntungan dalam waktu tiga tahun, lima tahun, atau belasan hingga puluhan waktu yang akan datang.
  • Bentuk-bentuk Investasi
    • Investasi tanah
      Diharapkan dengan bertambahnya populasi dan penggunaan tanah, harga tanah akan meningkat di masa
    • Investasi pendidikan
      Dengan bertambahnya pengetahuan dan keahlian, diharapkan pencarian kerja dan pendapatan lebih
    • Investasi saham
      Diharapkan perusahaan mendapatkan keuntungan dari hasil kerja atau penelitian.

Tabungan

  • Jenis-jenis Tabungan
    • Tabungan Konvensional
      Tabungan konvensional adalah tabungan yang paling umum dan banyak dimiliki setiap orang.
    • Tabungan Berjangka
      Berbeda dengan tabungan konvensional, tabungan yang satu ini cocok untuk kamu yang memiliki tujuan untuk menyimpan uang dan beberapa tujuan lainnya. Seperti untuk liburan atau tujuan lainnya.
    • Tabungan Anak
      Tabungan anak ini ditujukan untuk mereka yang ingin mengajarkan anak-anaknya untuk menabung sejak dini.
    • Tabungan Giro
      Tabungan ini seringkali disebut sebagai tabungan bisnis, karena memang fasilitas dari tabungan ini ditujukan untuk kebutuhan bisnis Seperti transfer ke beberapa rekening dan transaksinya dapat menggunakan cek dan bilyet.

Berdasarkan Kelemahan dan Keuntungan

Kelemahan

Dalam menabung, uang yang anda simpan dalam tabungan tidak dapat tumbuh secara signifikan.

Ada keuntungan yang dihasilkan dari bunga tabungan tahunan, namun tidak terlalu besar.

Bahkan hasil dari Bunga tabungan tahunan tersebut nilainya sama dengan jumlah biaya administrasi bulanan yang dikeluarkan.

Di samping itu ketika Anda mengambil uang di bank atau koperasi, jumlah uang yang Anda ambil memiliki batasan per hari. 

Misalnya ketika mengambil atau pun mentransfer uang melalui ATM, besaran atau jumlah uang yang diambil maksimal hanya 5 hingga 10 juta, tergantung kebijakan bank atau koperasi di mana anda menyimpan uang.

Sedangkan, resiko dalam berinvestasi sebanding dengan hasil keuntungan yang didapatkan.

Tentunya dalam melakukan investasi diperlukan kecakapan dan keterampilan dalam melihat situasi pasar. Misalnya dalam berinvestasi modal saham.

Dalam menginvestasikan modal saham di suatu perusahaan, ada resiko kehilangan modal jika perusahaan tempat kita berinvestasi mengalami kebangkrutan.

Anda membutuhkan kemampuan dalam melakukan manajemen resiko dan mengelola saham di pasar modal. 

Dalam menginvestasikan produk-produk properti, tentunya anda membutuhkan dana yang besar untuk modal.

Apalagi, jenis investasi dalam bentuk properti ini tidak likuid karena butuh usaha yang lebih dan waktu yang lebih lama untuk menjualnya.

Keuntungan

Keuntungan dalam menabung atau berinvestasi tergantung dari tujuan Anda dalam menyimpan uang. 

Jika anda ingin menyimpan uang untuk tujuan memenuhi aneka kebutuhan jangka pendek di mana sewaktu-waktu Anda bisa mengambil uang yang disimpan,

Maka jenis penyimpanan uang dengan menabung di bank atau koperasi adalah yang paling tepat dan sesuai.

Pada umumnya tujuan penyimpanan uang atau jenis produk lain adalah untuk keperluan jangka panjang guna mendapatkan keuntungan yang lebih di masa yang akan datang,

Maka melakukan investasi dalam bentuk uang maupun jenis produk lain bisa Anda coba.

Dalam berinvestasi, yang terpenting, anda memiliki kemampuan yang baik dalam manajemen risiko serta perhatian terhadap situasi yang terjadi di pasar modal.

Dengan ketekunan itu, dijamin Anda akan mendapatkan hasil atau keuntungan yang memuaskan pula dari berinvestasi.

Baik menabung maupun berinvestasi memiliki keuntungan dan keunggulan masing-masing.