Sponsors Link

5 Cara Mengatasi Warung Sepi Agar Kembali Ramai Pembeli

Jatuh bangun aku mengejarmu, penggalan lirik lagu tersebut seolah menggambarkan bagaimana keadaan para pengusaha yang penuh liku demi mengejar kesuksesan. Terlebih di era digital seperti saat ini, dimana peluang dan ancaman muncul secara bersamaan. Di satu sisi teknologi memberi dampak positif dengan membuka banyak peluang bagi bisnis baru. Namun di sisi lain, teknologi juga memunculkan pesaing-pesaing baru yang siap memperketat persaingan di pasar. Warung-warung yang sepi pembeli merupakan bukti konkrit dari ketatnya persaingan di dunia bisnis saat ini.

Jangan khawatir! Warung atau usaha anda tidak akan sepi pembeli apabila anda paham bagaimana cara mengatasinya. Berikut ini adalah lima cara mengatasi warung sepi yang dapat anda terapkan sebagai strategi guna menyelamatkan usaha anda:

  1. Membuat Inovasi Baru

Bicara tentang mengatasi warung sepi, tentu saja inovasi menduduki posisi teratas sebagai jawaban yang otomatis terlintas dalam pikiran kita. Perlu diketahui bahwa warung sepi merupakan indikasi terjadinya kejenuhan pasar sehingga konsumen tidak lagi menganggap produk anda menarik. Akibatnya konsumen akan dengan mudah berpaling pada kompetitor.

Melakukan inovasi dapat anda lakukan dengan merilis produk baru seperti menambah varian rasa pada produk makanan, atau melakukan desain ulang pada kemasan produk anda. Sebagai catatan, sebelum membuat inovasi baru pastikan anda telah melakukan analisis potensi keuntungan dan kerugian yang akan anda alami nantinya. Analisis potensi keuntungan dan kerugian juga akan membantu anda dalam memutuskan apakah inovasi baru perlu dilakukan, dan jenis inovasi seperti apa yang dapat anda lakukan.

  1. Penjualan secara Online, Kenapa Tidak?

Strategi lain yang layak untuk dicoba adalah berjualan secara online. Di era digital seperti saat ini, tersedia berbagai macam platform yang memungkinkan bagi anda berjualan secara online. Anda dapat memanfaatkan media sosial, website, atau bekerja sama dengan aplikasi seperti Go-Jek atau Grab. Anda juga dapat menggunakan jasa endorse untuk mempromosikan produk anda.

Keuntungan melakukan penjualan secara online adalah anda dapat memperkenalkan produk anda secara luas pada konsumen potensial yang mungkin belum pernah anda temui sebelumnya, dan menciptakan pasar tersendiri. Selain itu dengan memanfaatkan internet, biaya pemasaran menjadi lebih rendah untuk jangkauan yang lebih luas. Jadi tidak ada salahnya mencoba, bukan?

  1. Strategi Diskon

Strategi diskon atau memberikan potongan harga atas pembelian barang atau pemakaian jasa juga bisa menjadi alternatif pilihan. Selama ini bisa jadi warung anda sepi karena harga produk yang anda tawarkan lebih mahal dibandingkan harga yang ditawarkan oleh para kompetitor. Maka tidak heran jika konsumen lebih memilih untuk berpaling pada kompetitor.

Dalam kasus ini, memberikan potongan harga merupakan langkah tepat bagi anda untuk mengembalikan konsumen. Normalnya, para konsumen akan jauh lebih tertarik pada produk berlabel diskon daripada produk yang dijual dengan harga normal. Perlu diperhatikan, pemberian diskon bukan berarti mengurangi keuntungan anda. Jadi pertimbangkan dengan bijak berapa batasan memberi diskon pada produk-produk anda.

  1. Perhatikan Kualitas Produk

Kualitas produk merupakan prioritas bagi pelanggan. Meninjau ulang kualitas produk yang anda tawarkan juga bisa dijadikan sebagai salah satu strategi untuk membuat warung anda kembali ramai pembeli. Seringkali para pengusaha kurang mempedulikan kesesuaian antara harga yang dipatok dengan kualitas produk yang ditawarkan. Akibatnya, terjadi kesenjangan antara biaya yang harus dikeluarkan oleh konsumen dengan manfaat yang diperoleh. Hal-hal seperti ini bisa membuat konsumen mudah berpaling pada kompetitor yang menawarkan produk dengan harga “rasional”.

Namun apabila anda merasa harga yang ditawarkan untuk sebuah produk setara dengan kualitasnya, maka yang perlu anda lakukan adalah memberikan informasi yang meyakinkan konsumen bahwa kualitas produk yang anda tawarkan memang sesuai dengan harga yang anda tetapkan.

  1. Meningkatkan Kualitas Layanan terhadap Pelanggan

Peningkatan kualitas layanan terhadap pelanggan menjadi pilihan strategi terakhir yang wajib diterapkan untuk membuat warung anda kembali ramai pembeli. Sebagai informasi, konsumen memiliki beragam watak dan karakter yang menentukan bagaimana perilakunya pada saat memesan produk yang anda tawarkan. Ada konsumen yang menyukai tipe pelayanan super cepat dan tidak suka menunggu terlalu lama, ada pula yang bisa menunggu dengan sabar asal tidak ada kecacatan dan tepat sesuai pesanan.

Terlepas dari berbagai watak konsumen dan perilakunya, anda harus tetap profesional dalam memberikan pelayanan. Pelayanan yang baik merupakan faktor utama yang mampu mempertahankan konsumen. Jika pelayanan anda buruk, maka dipastikan konsumen tidak akan memesan atau membeli produk anda untuk kedua kalinya. Karena itu, pastikan anda menghargai para konsumen dengan melayani mereka sebaik mungkin setiap saat.

Demikian pembahasan mengenai lima cara mengatasi warung sepi pembeli yang dapat anda terapkan dalam usaha anda. Semoga berhasil!

, , , , , , , , , ,
Oleh :
Kategori : Tips Bisnis