6 Jenis Investasi dan Penjelasannya

Investasi merupakan suatu kegiatan mengembangkan aset atau dana oleh sebuah perusahaan atau perorangan dalam jangka waktu tertentu dengan tujuan mendapatkan timbal balik yang lebih besar di masa depan.

Bagi masyarakat masa kini, kata investasi merupakan kata yang tidak asing. Karena sering ditemui kata tersebut di berita, televisi, radio, maupun internet.

Banyak investasi yang dapat digunakan dalam jangka pendek maupun jangka panjang, tentu semuanya memiliki tujuan yang sama yaitu mendapatkan keuntungan yang lebih besar dimasa depan kelak.

Bentuk Investasi juga sangat banyak berbagai macam jenisnya. Orang yang melakukan investasi ini disebut dengan investor.

Dari banyaknya jenis investasi yang ada di Indonesia kita akan bahas beberapa jenis investasi yang sedang berkembang.

1. Tabungan Bank

Investasi yang banyak digandrungi oleh semua kalangan masyarakat adalah menabung.

Bunga keuntungan yang dihasilkan dari investasi ini tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan beberapa investasi lainnya.

Jika kamu berinvestasi dengan tabungan di bank, kamu tidak memiliki kewajiban untuk menyetorkan sejumlah dana pada setiap waktu yang sudah ditentukan.

Investasi ini umumnya banyak digunakan oleh masyarakat karena kemudahan dan prosesnya yang cepat.

Tetapi untuk kamu yang menginginkan return yang lebih tinggi mungkin bisa memilih investasi lainnya yang memiliki keuntungan lebih baik.

2. Emas

Investasi emas bisa digolongkan sebagai investasi jangka panjang. Sebagai salah satu logam mulia yang banyak digemari khususnya wanita, emas bisa menjadi investasi yang cukup menjanjikan mengingat nilainya naik setiap tahun.

Emas juga tergolong investasi yang aman, stabil dan tidak terpengaruh pada dampak inflasi.

Keuntungan lainnya dengan investasi emas yaitu emas dapat dengan mudah dicairkan dengan waktu yang singkat.

3. Deposito

Selain tabungan biasa, anda bisa berinvestasi dengan deposito di beberapa jenis bank pilihan anda jika ingin mendapat bunga dan pengembalian investasi yang lebih tinggi.

Anda tidak bisa mengambil uang yang telah didepositokan dalam jangka waktu tertentu.

Melainkan anda baru bisa mengambil uang yang telah diinvestasikan tersebut jika sudah memasuki tanggal jatuh tempo.

Semakin lama anda mendepositokan uang, maka akan semakin banyak bunga yang akan didapatkan.

Deposito juga merupakan salah satu pilihan terbaik untuk melakukan investasi karena faktor keamanan dan kemudahan yang diberikannya.

4. Saham

Investasi dalam bentuk saham mendapat perhatian dan disukai banyak orang, bahkan termasuk anak muda.

Saham menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagi dalam pemilikan dan pengawasan.

Seseorang yang memiliki saham di perusahaan tertentu dapat dikatakan sebagai salah satu pemilik perusahaan tersebut, bergantung pada besar saham yang dimilikinya.

Pemegang saham berhak mendapat bagian dari keuntungan yang didapat oleh perusahaan.

Walaupun beberapa jenis saham biasa menawarkan pengembalian investasi yang tinggi, namun jenis investasi ini juga berisiko mengingat nilai saham yang sering tak stabil.

5. Tanah dan Bangunan

Bentuk investasi lainnya yang aman dan selalu memiliki nilai jual tinggi selain emas adalah tanah dan bangunan.

Sama seperti emas, harga jual tanah dan bangunan tidak pernah menurun, bahkan cenderung meningkat pesat setiap tahunnya.

Namun di sisi lain, Anda memerlukan modal yang besar serta biaya perawatan yang cukup tinggi untuk menjaganya agar tetap memiliki nilai jual yang tinggi.

6. Reksadana

Reksadana adalah wadah dan pola pengelolaan dana atau modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana.

Jenis investasi ini berbentuk surat berharga sebagai bukti klaim atau aset kepemilikan sesuatu.

Ada banyak pilihan dalam beberapa jenis reksadana yang bisa Anda ambil sebagai investor, seperti saham, obligasi, atau pasar uang.