Sponsors Link

8 Karakteristik Usaha Besar dalam Ekonomi

Dalam suatu kegiatan ekonomi terdapat beberapa jenis yakni jenis usaha mikro (kecil), usaha menengah, dan usaha besar. Setiap jenis usaha memiliki karakteristik yang berbeda-beda, usaha kecil yang lebih bersifat perorangan dan dalam skala kecil, usaha menengah yakni usaha yang telah memiliki sistem pengolahan yang terstruktur, sedangkan usaha besar yakni jenis usaha yang sudah memiliki kompleksitas yang lebih rumit dengan target pasar yang lebih luas dibanding usaha kecil dan menengah. Pada kesempatan kali ini, kita akan mengambil salah satu jenis usaha tersebut dan membahas karakteristik nya lebih lanjut yakni usaha besar.

ads

Sebelum kita memasuki karakteristik usaha besar, baiknya kita mengetahui pengertian dari usaha besar terlebih dahulu. Pengertian dari usaha besar adalah suatu jenis usaha atau kegiatan ekonomi yang dimiliki serta dioperasikan secara bersamaan dengan jumlah karyawan yang melebihi 100 orang serta volume penjualan yang relatif tinggi. Pada umumnya usaha besar memiliki suatu kemitraan atau kepemilikan bersama dalam menjalankan bisnisnya.

 Berikut adalah pembahasan karakteristik usaha besar:
  • Modal yang dikerluarkan cukup besar

Hal pertama yang menjadi karakteristik suatu usaha yakni dilihat dari besar kecilnya modal. Seperti pada pembahasan kita sebelumnya tentang  ciri ccri usaha perorangan kita mengetahui bahwa modal yang dikeluarkan adalah kecil berbeda halnya dengan usaha besar. Usaha besar pada umumnya dimulai dari modal yang cukup besar. Hal tersebut didasari oleh skala dari usaha besar yang cukup tinggi seperti biaya operasional, biaya karyawan serta pengeluaran untuk pemasaran yang membutuhkan biaya lebih besar dibandingkan usaha perorangan. baca: Bisnis Garam Beryodium

  • Lokasi/tempat usaha sudah menetap (tidak berpindah-pindah serta dalam skala luas/besar)

Ciri berikutnya yang menjadi karakteristik dari usaha besar adalah lokasi usaha atau tempat berjalannya usaha tersebut yang sudah menetap. Hal tersebut juga berbeda dengan usaha kecil yang identik dengan usaha yang berjalan secara tidak menetap. Pada umumnya usaha besar akan menjalankan bisnis nya dengan persiapan secara matang dan tentunya menentukan lokasi usaha yang paling tepat sehingga mereka tidak akan melakukan pemindahan usaha dalam waktu yang singkat.

Hal tersebut pun didasari oleh perhitungan bahwa usaha teersebut akan dilaksanakan secara besar-besaran sehingga tidak disarankan untuk menjalankan bisnis secara tidak menetap karena kal tersebut akan membuat pengeluaran suatu perusahaan semakin besar hanya untuk berpindah-pindah. baca: Bisnis Makanan Online dan Offline

  • Sumberdaya manusia (pengusaha, karyawan atau pengrajin) memiliki pengalaman dalam berwira usaha

Hal berikutnya yang menjadi ciri dari usaha besar yakni dari sumber daya manusia dari usaha tersebut. Pada usaha besar sumber daya manusia yang bekerja umumnya memiliki pengalaman serta pengetahuan tentang ilmu usaha yang mumpuni. Pengalaman tersebut dimiliki baik pemilik usaha maupun para pekerja nya, karena para pemilik usaha dalam mencari karyawan atau pengrajin nya akan condong unutk menemunkan karyawannya yang sudah memiliki pengalaman.

Hal tersebut berbeda dengan usaha kecil yang pada umumnya tidak mempertimbangkan pengalaman dalam mencari karyawannya. Pengalaman tersebut dibutuhkan oleh usaha besar karena dalam sistem tata kelola, alur produksi serta perencanaan usaha mesti dipersiapkan secara matang maka dari itu dibutuhkan ide-ide kreatif serta ilmu yang mumpuni dalam menunjang kesuksesan usaha tersebut.

Sponsors Link

Artikel terkait :

  • Akses keperbankan yang mudah dalam hal keperluan modal

Pada ciri berikutnya ialah bagaimana pelaku usaha besar dalam menjalankan bisnisnya. Pada usaha besar umumnya mempunyai akses yang cukup baik untuk mengelola modal yang dimiliki nya, dalam hal pengembangan bisnis usaha besar pun tampaknya cukup mudah untuk mendapatkan modal dari sektor bank atau dari pihak ke tiga lainnya yang ingin meminjamkan modal atau berinvestasi ke dalam usaha tersebut.

ads

Hal tersebut dikarenakan para pelaku usaha besar sudah memiliki proposal usaha yang nyata serta tersusun dengan rapi, dan memiliki manajemen usaha yang sudah terbentuk. Maka dari itu, bank atau pihak lainnya akan merasa lebih percaya akan usaha tersebut dilihat dari kemantapan persiapan serta usaha pengembangan dari bisnis tersebut. Itulah yang membuat para pelaku usaha mempunyai akses lebih mudah untuk mendapatkan modal serta melakukan pengembangan usaha nya.

  • Sudah memiliki izin usaha

Izin usaha merupakan hal terpenting bagi suatu badan usaha, hal tersebut tampaknya berbeda dengan usaha kecil yang umumnya tidak memperhitungkan adanya suatu izin usaha. Untuk usaha besar tentunya izin usaha harus dimiliki karena ruang lingkup dari usaha tersebut disaat ingin memulai usahanya mereka harus mengurus surat izin. Maka dari itu hampir semua usaha besar sudah memiliki persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP.

  • Daerah operasi regional atau nasional

Ciri berikutnya ialah daerah operasional dari suatu usaha besar. Seperti pada penjelasan sebelumnya dimana para pelaku usaha besar umumnya memiliki tempat usaha yang tidak berpindah-pindah selain itu pula daerah operasional yang dijalankan oleh pelaku usaha besar berupa skala regional maupun nasional. Skala yang besar tersebut memang sudah menjadi target dari para pelaku usaha guna mendapatkan target pasar yang lebih luas sehingga mereka dapat memenangkan pasar lebih dahulu dibandingkan dengan kompetitor lainnya.

Penjelesan diatas ialah merupakan karakteristik dari usaha besar yang dapat menggambarkan kita perbedaan antara usaha besar dengan kecil serta menegah dan juga memberikan gambaran bagaimana ciri-ciri dari usaha besar tersebut.

 

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,