Sponsors Link

Keuntungan Bisnis Angkringan dan Perhitungannya

Angkringan adalah warung makanan yang berada di pinggiran kota yang memiliki ciri khas tatanan yang simple namun sangat pas di kantong, namun angkringan juga dapat diartikan untuk café senagai tempat nongkrong anak muda atau sebagai tempat singgah dimana anak-anak muda hunting makanan ataupun sebaginya. Masyarakat yang berada di low end ataupun di high end sangat menyukai angringan ini, untuk low end angkringan yang cocok adalah harganya yang murah biasanya warung angkringan ini yang selalu ada ketika kita dilanda kelaparan namun uang yang tidak mencukupi atau dilanda kelaparan dan butuh tempat yang dekat, biasanya angkringan sangat strategis dalam hal tempat.

ads

Untuk high end angkringan yang dipilih adalah angkringan yang suasananya cocok untuk nongkrong, makan makanan camilan sedikit namun menarik untuk difoto dan lain sebaginya. Sedangkan untuk campuran keduanya high end dan low end adalah warung makan yang luas yang memiliki banyak menu pilihan untuk dimakan cocok untuk makan dnegan keluarga, reuni maupun untuk hanya berkumpul untuk banyak orang.   Dimanapun berada di dekat stasiun, terminal,atauun di pinggiran dan di tengah kota pun kita pasti akan menjumpai  angkringan. (Baca juga : manfaat ekonomi kreatif)

Apabila angkringan ini digunakan untuk berbisnis sangatalah cocok karena angkringan adalah bisnis yang banyak digemari oleh masyarakat luas. Selain, beraneka ragam masakan khas rumah dan pastinya adalah buatan tangan si pemilik angringan itu sendiri apabila itu adalah angkringan makanan. Sdangkan untuk bisnis tempat nongkrong sangatlah bagus karena tuangan ide suasana tmapat yang nyaman yang bisa dibuat nongkrong adalah hasil dari ide sang pemiliki sendiri. Apabila kita ingin memulai bisnis angkringan ini, marilaah kita rinci factor apa saja yang harus kita perhatikan sebelum menjalankan bisnis angkringan:

Artikel terkait : bisnis rumahan modal kecil menguntungkan

  1. Menentukan subyek yang menjadi sasaran angkringan

Biasanya target dari warung angkringan adalah masyarakat bawah ataupun menengah, mahasiswa termasuk di dalamnya. Namun, angkringan juga cocok untuk masyarakat menengah keatas. Kita pilih sesuai subyek yang kita jadikan sasaran di angkringan kita. Namun, biasanya kita memilih sasaran yang disamaratakan agar angkringan kita menjadi lebih ramai (Baca juga : keuntungan dan kerugian bisnis air isi ulang)

  1. Menentukan lokasi yang sesuai dengan sasaran angkringan kita

Setelah kita menentukan sasaran kita selanjutnya adalah menentukan lokasi yangn sekiranya sesuai dnegan subyek sasaran yang kita tuju. Pilih tempat yang dapat dijangkau semua orang dan sekiranya dapat menjadi rujukan ketika mereka kembali ke tempat itu. Kalau subyek kita adalah kalngan keatas kita dapat mencari angkringan yang nuansanya cantik, serta pemandangan yang enak dilihat mata (Baca juga : fungsi pasar – kebutuhan dasar manusia)

  1. Mencari karyawan

Karyawan yang dibutuhkan adalah karyawan yang tanggaung jawab, ahli di bidangnya adalah kriteria yang biasa. Kriteria karyawan yang paling dicari adalah selain bertanggung jawab dan ahli di bidangnya yaitu ramah, murah senyum dan easy going, dapat diajak kerjasama dan mampu membuat suasana yang nyaman bagi pengunjung nantinya (Baca juga : pengertian motif ekonomi)

  1. Memperhatikan fasilitas tempat

Pastikan tmpat yang kita gunakan untuk angkringan kita adalah tempat yang memiliki listrik dan air yang memadai. Gunanya adalah kita harus memberikan penerangan untuk memberikan kesan yang terang dan menunjukkan betapa bagusnya angkringan kita, sedangkan air gunanya adalah agar dalam proses pencucian alat-alat makan air yang tersedia bersih, higienis dan tidak sampai kekurangan air, kita tahu pula dalam proses pemasakan kita membutuhkan air pula, maka tersedianya air adalah hal yang sangat penting.   Tempat parkir yang luas, tempat pembuangan sampah, wastafel yang sellau sedia akan sabun cuci tangan, kursi dan meja yang tertata rapi dan teratur, peralatan makan yang bersih, serta kamar mandi yang bersih (Baca juga : faktor pembangunan ekonomiteori perilaku konsumen dan produsen)

  1. Promosi

Promosi merupakan hal yang sangat dinantikan oleh masyarakat . Karena dnegan adanya promosi maka akan meningkatkan keuntungan yang dihasilkan oleh bisnis angkringan tersebut. Promosi dapat diberikan melalui mulut ke mulut, dengan berkembangnya teknologi kita bisa menggunakan social media, atau menggunakan pamphlet maupun brosur. Dalam hal ini kita juga perlu memberikan grand opening sebagai penarik pelanggan dengan memberikan gratis makan maupun gratis yang lain apabila angkringan berupa warung makan dekat dengan kampus maupun di tengah kota. Namun, apabila kita mendirikannya di dekat stasiun maupun halte kita hanya perlu memberikan promosi dari mulut ke mulut saja. (Baca juga : tujuan ekonomi kreatif)

Sponsors Link

Sekarang kita akan mencoba contoh membuka bisnis angkringan yang sangat simple yaitu angkringan pinggir jalan misal penjual susu murni. Yang kita butuhkan adalah

  • Sewa tempat                                        : Rp 1.000.000 /bulan
  • Kursi dan meja                                    : Rp    500.000
  • Peralatan masak                                 : Rp    500.000
  • Peralatan makan dan minum          : Rp    250.000
  • Total Modal Awal                               : Rp. 2.250.000

Kemudian kita akan merinci seberapa banyak pengeluaran yang kita keluarkan selama sehari

  • Gas Elpiji 3 kg                                                Rp.   15.000
  • Susu  @Rp 3.500 1 hari 10 liter                  Rp.   35.000
  • Produksi makanan ringan                           Rp. 100.000
  • Listrik + air                                                     Rp.   15.000
  • Mie Instant                                                     Rp    50.000
  • Perasa susu                                                     Rp    50.000
  • Kebersihan                                                     Rp.     5.000
  • Gaji Pegawai                                                   Rp.   20.000
  • Total Pengeluaran Harian                           Rp. 240.000

Setelah itu kita akan memerinci harga:

  • Satu gelas susu     Rp   5.000
  • Susu + rasa           Rp   8.000
  • Mie instant           Rp   8.000
Sponsors Link

Maka dapat disimpulkan bahwa keuntungan yang diperoleh dari bisnis angkringan ini sangatlah mudah. Kita asumsikan dalam sehari kita mendapat uang Rp 200.000 Untuk menghitung keuntungannya maka Omset harian – pengeluaran harian adalah Rp 200.000- Rp 240.000 = Rp 40.000

Dalam sehari kita mendapatkan keuntungan Rp 40.000 dalam hal ini kita tindak lanjuti

Rp 40.000x 30 hari = Rp 1. 200.000 sangat banyak bukan, ini hanya asumsi minmal saja belum lagi kalo kita mendapat tambahan pelanggan, maka akan mendapatkan lebih banyak keuntungan. Maka kita akan balik modal pada bulan ke berapa, dengan rumus Modal awal – omset bulanan = Rp 2.250.000 : Rp 1. 200.000= 1, 8 tahun hampir mendekati 2 bulan. Dengan hanya membuka warung susu saja kita sudah bisa membuat bnayak keuntungan dan balik modal yang cukup cepat. Dalam perhitungan diatas adalah penghasilan dan keuntungan minimum yang didapat. Bisa jadi keuntungan akan meningkat apabila anda dapayt meningkatkan kinerja mutu dan kualitas angkringan anda. (Baca juga : tujuan ekonomi makro – faktor pertumbuhan ekonomi)

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , , ,
Oleh :
Kategori : Peluang Bisnis