Sponsors Link

4 Contoh Perusahaan Anjak Piutang Yang Ternama dan Aktif di Indonesia

Perusahaan anjak piutang adalah sebuah perusahaan yang meliputi kegiatan pembelian dan penagihan maupun pengambi alihan dan pengelolaan utang piutang sebuah perusahaan dengan sistim pembayaran atau imbalan tertentu dari perusahaan tersebut. Perusahaan anjak piutang juga di kenal dengan istilah Factoring. Ini menjelaskan bahwa perusahaan anjak piutang merupakan sebuah perusahaan yang mendapatkan modal atau pembiayaan dari kegiatan pengelolaan, pembelian dan pengambil alihan piutang subuah perusahaan. Dari  hal yang telah di jelaskan di atas maka dapat di tarik kesimpulan bahwa kegiatan dari perusahaan anjak piutang adalah:

ads
  • Mengelola Usaha dari penjualan sebuah kredit kepada suatu perusahaan
  • Mengambil alih suatu taguhan dari perusahaan dengan cara dibeli atau dengan berbagai cara lain yang sebelumnya telah disepakati
  • Penagihan hutang piutang dari perusahaan klien mereka

Ada beberapa jenis dari perusahaan anjak piutang yang di tentukan dari kegiatan dan cara menjalankan kegiatannya. Jenis-jenis perusahaan anjak piutang ini dapat di golongkan berdasarkan keberagaman dan kemampuan dari berbagai penawaran produknya kepada masyarakat luas.

PERAN ANJAK PIUTANG DALAM EKONOMI

Seperti adanya peranan perusahaan persekutuan, perusahaan anjak piutang juga memiliki peranan dan dampak sendiri di dalam perekonomian. Karena kenyataan yang seringkali di jumpai di lapangan adalah banyaknya berbagai sektor usaha yang mendapatkan banyak masalah dalam proses pengembangan usahanya. Masalah tersebut adalah masalah yang pada umumnya berkaitan dengan lemahnya pemasaran akibat dari kekurangan SDM yang berkualitas, terbatasnya sumber dana atau modal dan target penjualan yang tidak tercapai hal ini juga yang menjadi salah satu perbedaan perusahaan kecil, menegah dan besar yang menonjol.

Kredit suatu perusahaan akan kian macet jika sumber dana dan penjualannya tidak mencukupi. Ini adalah masalah yang benar-benar mengancam dan sangat gawat bagi sebuah perusahaan. Sedangkan masalah administrasi biasanya di jumpai jika angka penjualan produk semakin meningkat terutama jika proses penjualan dilakukan secara kredit. Inilah mengapa di hadirkannya perusahaan anjak piutang, menjadi solusi alternatif berbagai permasalahan di atas. Tidak jauh berbeda dengan contoh perusahaan modal ventura yang mana memberikan solusi atas masalah keuangan dan sumber modal. Perusahaan anjak piutang juga menawarkan perolehan sumber dana secara cepat dan mudah hingga mencapai 80% dari capaian nilai fraktur secara kredit. Perusahaan anjak piutang ini juga bisa membantu dalam mengatasi permasalahan yang terjadi dalam bidang pengelolaan kredit di dalam sebuah perusahaan.

Pihak-Pihak Yang Terlibat

Ada 3 pihak yang akan terlibat di dalam proses transaksi dan menggunakan fasilitas oleh perusahaan anjak piutang yaitu :

  1. Factoring atau Perusahaan Anjak Piutang : Dalam pihak ini, factoring brperan sebagai pemberi jasa.
  2. Klien : Adalah perusahaan atau pihak penerima jasa dari factoring dan bertugas memasarkan atau menjual jasa aupun barang terhadap nasabah.
  3. Nasabah : Pihak yang akan memberi jasa maupun barang yang ditawarkan oleh klien dan memiliki sebuah kewajiban yaitu hutang berjangka waktu pendek kepada sang klien.

Sama dengan adanya keberadaan dari berbagai contoh perusahaan firma di Indonesia, penggunaan dari jasa yang di tawarkan oleh perusahaan anjak piutang akan sangat membantu sebuah perusahaan yang memiliki kondisi sebagai berikut ini :

  • Sebuah perusahaan yang sedang terlibat dalam proses ekspansi pemasaran. Anjak piutang akan menawarkan jasa informasi dari keadaan pasar yang sedang atau yang akan dimasuki oleh persahaan tersebut.
  • Perusahaan yang sedang berkembang, namun tidak memiliki cukup dana kredit untuk pengembangan lebih lanjut. Dengan adanya jasa perusahaan anjak piutang maka di harapkan para perushaan klien mereka bisa lebih leluasa dalam meyusun rencana pengembangan perusahaan tersebut dan fungsi dari kredit akan diambil alih oleh pihak factoring.
  • Perusahaan klien tidak lagi membutuhkan unit khusus untuk pengelolaan kredit mereka. Mereka akan menyerahkan langsung permasalahan kredit kepada pihak factoring.
  • Para klien akan dapat menikmati pembiayaan atau dana siap pakai yang telah disiapkan pihak factoring.

Sedangkan kewajiban dari perjanjian perusahaan anjak piutang dan klien adalah:

  • Kewajiban pihak factoring adalah untuk memberikan pembiayaan atas segala piutang yang dimiliki klien dan termasuk berbagai jenis masalah non pembiayaan yang termasuk diantaranya penagihan administrasi penjualan dan penagihan piutang.
  • Kewajiban pihak klien adalah untu menjaminkan atau menjual piutang yang merea punya kepada pihak factoring dan nantinya memberikan balasan dana financial terhadap factoring.

Contoh Perusahaan Anjak Piutang Yang Aktif di Indonesia

Setelah sebelumnya kita telah membahas dan mengenali secara singkat uraian tentang perusahaan anjak piutang, maka untuk lebih mendalami kami menyediakan 6 contoh perusahaan anjak piutang perusahaan multinasional maupun perusahaan lokal yang aktif di Indonesia:

1. Aditama Finance

Perusahaan aditama finance merupakan sebuah perusahaan pembiayaan yang telah datang dengan solusi factoring atau anjak piutang dan sewa guna usaha atau finance lease. Perusahaan aditama finance siap memberikan bantuan untuk solusi dari perkembangan usaha yang anda kembangkan. Berdiri semenjak tahun 2001 dengan nama awal PT Artamas Finance, telah secara resmi di ambil alih oleh PT Asseta Selindo dan PT Kazanah Indexindo yang merupakan perusahaan pemegang saham di Bank Index. Hingga berubah atau berganti nama menjadi Aditama Finance yang telah berfokus pada factoring dan finance lease. 


2. SG Finance

Lahirnya SG Finance adalah berkat dari pengambil alihan PT Societe Generale Consumer Finance Indonesia yang merupakan sebuah lembaga keuangan di Perancis, oleh PT Mitra Cakrawala International dan Winarman Halim pada tahun 2008. Hingga nama perusahaan tersebut di ganti menjadi SG Finance dan tetap memakai nama brand Top finance. SG Finance merupakan sebuah perushaan yang merupakan penyempurnaan dari berbagai bidang yang berkopentisi dan melakukan pengelolaan di berbagai perusahaan pembiayaan yang populer dan ternama lainnya. SG Finance hanya melayani pembiayaan atau modal dana pada alat berat dan truk untuk dana di sektor perkebunan, infrastruktur dan di sektor pertambangan. Hingga akhirnya berkembang menjadi perusahaan anjak piutang dan consumer finance.

3. PT IFS Capital Indonesia

IFSI atau PT IFS Capital Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan atau multi finance yang telah berkembang selama 22 tahun belakangan. PT IFS Capital Indonesia memberikan penyediaan jasa di bidang leasing untuk berbagai usaha kecil maupun menengah di Indonesia dan juga di bidang anjak piutang. IFSI adalah cabang dari perusahaan IFS Capital Limited di negara Singapore dan merupakan salah satu pendiri dari International Factors Group yang di dirikan di Belgia. IFSI telah menyediakan jasa untuk para importir dan eksportir di Indonesia.

4. PT. Tifa Finance

Perusahaan yang berdiri semenjak tahun 1989 oleh DSU merupakan sebuah perusahaan yang fokus dan bergerak pada bidang sewa guna usaha, anjak piutang dan pembiayaan konsumen. Perusahaan ini kemudian berganti nama pada tahun 1996 menjadi PT Tifa Finance.  PT Tifa Finace saat ini telah memiliki 2 cabang di Surabaya dan Jakarta dan berbagai kantor perwakilan di Samarinda, Makasar, Banjarmasin, Semarang dan Pekanbaru.

, ,
Oleh :
Kategori : Badan Usaha