Sponsors Link

Cara Memulai Bisnis Startup Lengkap Untuk Pemula

Pada dasarnya, startup merupakan awal sebuah bisnis atau bidang usaha. Akan tetapi, karena media yang belakangan ini menjadikan kara startup menjadi trend tersendiri, maka terciptalah istilah bisnis stratup. Beberapa kisah seperti Go-Jek, Facebook, Dropbox, Whatsapp dan sebagainya menjadi contoh perusahaan yang sudah mencapai nilai 1 Triliun Rupiah semakin membuat bisnis stratup memiliki daya tarik tersendiri. Semakin banyak orang yang membuat bisnis startup, maka dibutuhkan strategi yang juga tidak kalah banyak agar bisa sukses dan bersaing di dunia bisnis tidak seperti peluang bisnis yang belum banyak pesaing. Untuk cara memulai bisnis startup selengkapnya, anda bisa menyimak ulasan bermanfaat yang kami berikan kali ini sebagai panduan bagi anda pemula bisnis startup.

ads

Langkah Memulai Bisnis Startup

Untuk memulai bisnis startup, ada beberapa prinsip prinsip bisnis dan langkah yang harus dilakukan agar bisa menjadikan bisnis tersebut sukses dan tidak berakhir tragis karena salah dalam menerapkan cara atau langkah.

  1. Validate The Idea

Cara memulai bisnis dari nol tentunya harus ditentukan dengan ide. Ide menjadi langkah awal paling penting yang membutuhkan banyak fokus, tenaga, ide, biaya dan juga semangat tinggi sekaligus pantang menyerah. Cara terbaik untuk memvalidasi sebuah ide adalah dengan mencari sebuah permasalahan dilanjutkan dengan mencari orang yang paling mengalami kerugian dengan permasalahan tersebut dan melakukan komunikasi yang anda miliki untuk membantu dan memecahkan masalah tersebut. Dari beberapa poin tersebut, maka bisa ditarik sebuah kesimpulan yang merupakan jawaban dan bukti apakah ide tersebut layak untuk di eksekusi atau tidak.

  1. Co Founders

Dalam menjalankan sebuah startup, bukan ditentukan seberapa baik anda bisa bekerja atau mengatasi permasalahan sendiri. Meski banyak startup yang bisa sukses hanya dengan satu orang founder saja, namun juga tidak sedikit startup yang tidak mengalami perkembangan jika hanya dilakukan sendiri. Selain itu, rasa lelah luar biasa juga akan dirasakan di tengah perjalanan bisnis startup yang sedang dibangun tersebut.

Sebagai contoh, jika anda seorang technical atau programmer, maka anda butuh seseorang non technical yang bisa lebih mempertajam ide sekaligus menghasilkan produk yang baik dengan kualitas tinggi. Dalam memilih seorang co founders memang tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih co founders tersebut yakni:

  • Mempunyai visi yang sama sehingga anda sudah mengetahui dengan persis kemana arah dari bisnis startup tersebut. Anda juga harus memiliki gambaran tentang bisnis ini sehingga bisa mencari orang yang memiliki visi sama dengan anda.
  • Chemistry: Kecocokan chemistry tidak harus dalam bentuk hobi, berpakaian dan sebagainya. Namun yang dimaksud dengan chemistry disini adalah dalam bentuk saling mengisi kelemahan masing masing sekaligus mendorong pertumbuhan di daerah yang dikuasai tersebut.
  • Hitam diatas putih: Ini menjadi sangat penting, semua hal haruslah dibicarakan untuk mencegah berbagai kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi di masa mendatang seperti penyebab konflik usaha. Meskipun hal tersebut kurang enak untuk dibicarakan, namun sangat penting dilakukan sejak awal agar tidak mengalami kehancuran di tengah perjalanan bisnis startup anda.
  1. Development

Cara berikutnya adalah mulai untuk membangun bisnis apa yang sudah anda impikan sesusah tahap pertama dan kedua terselesaikan. Anda mulai dapat membangun produk hingga menjadi sebuah prototype atau sering juga disebut dengan Minimum Viable Product [MVP]. Sedangkan untuk saat ini, MVP sendiri sudah berubah menjadi MSP atau Minimum Sellable Product. Dalam tahapan ini, setidaknya anda harus bisa mendaoatkan 5 hingga 10 customer pertama. Selain itu, dalam tahapan ini juga akan terjadi beberapa hal yang lebih berat dalam teknis yang merupakan ciri ciri usaha yang baik seperti beberapa hal berikut ini.

  • Beta testing
  • Menentukan design
  • Menentukan resource [server, website dan sebagainya]
  • Membangun infrastruktur
ads
  1. Go to Market

Timing juga menjadi penentu kesuksesan sebuah produk. Proses development sendiri bisa memakan waktu yang cukup lama hingga mencapai waktu 1 tahun. Selain itu, biaya dan juga tenaga yang sudah dihabiskan dalam kurun waktu tersebut tidaklah sedikit. Setidaknya, anda harus punya small market strategy untuk menentukan sasaran target market. Jika ada seseorang yang bertanya mengenai produk anda dan untuk apa, maka jawaban yang merupakan kesalahan besar adalah produk tersebut merupakan produk untuk semua orang. Seperti contohnya Facebook yang pada awalnya hanya diperuntukkan bagi mahasiswa Harvard saja.

  1. Funding

Tahapan berikutnya untuk memulai bisnis startup adalah funding. Funding menjadi bagian penting dalam sebuah bisnis startup. Selain ada bisnis startup yang memang dilakukan dengan pendanaan sendiri dan berhasil, namun ada juga startup yang dalam perencanaan dan eksekusi memerlukan waktu lebih lama agar bisa mencapai Break Even Point [BEP]. Agar bisa mendapatkan funding tersebut, maka anda harus memiliki pitch deck atau investment proporsal yang bisa diperlihatkan pada relasi, ventur capital, keluarga atau beberapa pihak lainnya.

Dalam pitch deck ini berisi tentang apa saja yang anda sedang kerjakan dalam bisnis startup tersebut dan bagaimana prospek bisnis tersebut di masa yang akan datang. Investor sendiri umumnya juga akan melihat faktor 3P yakni People, Passion dan juga Product. Para investor memang akan melihat terlebih dahulu seperti apa background yang anda miliki dan mungkin ada yang pernah anda hasilkan sebelumnya. Sebagai contoh dalam pekerjaan sebelumnya, anda merupakan tenaga pemasaran real estate yang mempunyai passion untuk membuat bisnis startup sendiri dan sebagainya.

Pada awalnya, investor juga bisa saja meragukan kemampuan yang anda miliki yang terbilang sangat wajar dan dinamakan dengan domain espertise. Setelah itu, para investor juga akan melihat cara anda menjelaskan tentang produk dan juga bisnis startup yang anda miliki sehingga cara anda dalam menjelaskan akan memberikan pengaruh yang cukup besar. Dalam hal pitching, sudah menjadi hal mutlak untuk seorang CEO dalam memberikan presentasi dan tidak bisa diwakilkan.

Sesudah itu, bagian terakhir yang akan menjadi bahan pertimbangan adalah produk yakni apakah produk tersebut bisa dipasarkan dimana saja, apakah terdapat kompetisi dan seberapa besar pasar yang akan menjadi sasaran.

  1. Manfaatkan Media Sosial dan Website

Manfaat internet untuk ekonomi saat ini memang sudah sangat luas dan bisa digunakan untuk mendukung jalannya bisnis startup ini. Langkah berikutnya adalah memanfaatkan media sosial dan juga website untuk mempromosikan bisnis startup yang kamu miliki. Hal yang perlu diingat adalah startup sangat identik dengan dunia digital sehingga hampir semua calon klien, pelanggan dan juga investor akan melihat bisnis startup yang kamu punya lewat media internet tersebut.

Sponsors Link

  1. Buat Strategi Marketing Kreatif

Banyak orang yang menghadapi cara marketing membingungkan karena tidak memiliki budget yang cukup besar. Akan tetapi sebenarnya, marketing tidak harus dihubungkan dengan budget. Namun, jika budget yang kamu miliki cukup, maka bisa melakukan spot iklan di televisi atau media lainnya. Kunci utama dari membuat srategi marketing adalah haru mengetahui apa keunggulan dari produk ataupun jasa yang ingin anda pecahkan dalam bisnis startup tersebut dan barulah bisa membuat strategi marketing yang menarik supaya target audience bisa mengeti dengan jelas mengenai produk atau jasa yang anda tawarkan dan menghindari penyebab usaha selalu gagal.

Sebenarnya, tidak ada rumusan pasti yang bisa digunakan sebagai cara memulai bisnis startup. Sebab, setiap startup tentunya mempunyai jalan yang berbeda, namun beberapa poin yang sudah kami berikan bisa dijadikan pedoman dan pelajaran bagi anda pemula bisnis startup.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Oleh :
Kategori : Tips Bisnis