Sponsors Link

6 Contoh Kegiatan Produsen Berdasarkan Prinsip Ekonomi

Produksi adalah suatu proses pengubahan bahan mentah, dan mengolahnya sehingga nilai jualnya bertambah, dengan tujuan memenuhi kebutuhan konsumen. Untuk mencapai terpenuhinya kebutuhan konsumsi, kegiatan produksi harus selalu dilakukan untuk memenuhi permintaan. Selain itu, proses produksi juga bertujuan untuk memeroleh keuntungan. Pelaku dari kegiatan produksi disebut produsen.

ads

Adapun fungsi produksi adalah menciptakan dan menambah nilai guna dari suatu barang atau jasa. Proses produksi berfungsi mengolah bahan mentah untuk dijadikan sesuatu yang bisa dipakai atau dikonsumsi oleh orang lain, atau menambah nilai jual suatu barang atau jasa yang sudah tersedia, sehingga meningkatkan kualitasnya. Proses menambah nilai jual ini juga bisa menghilangkan fungsi awal barang atau jasa tersebut, dan diganti dengan fungsi yang nilainya lebih bermanfaat bagi konsumen.

Jenis-jenis produksi sendiri dapat dibagi berdasarkan produk yang dihasilkan dan cara pengolahan sumber daya alam yang digunakan. Dari jenis-jenis produksi tersebut, juga dapat diuraikan contoh-contoh kegiatan produksi serta contoh kegiatan produsen. Jenis-jenis tersebut, antara lain:

  1. Produksi Agraris

Jenis produksi agraris memanfaatkan secara penuh sumber daya alam hewan dan tumbuhan yang tersedia, untuk kemudian diolah menjadi suatu produk yang dapat dikonsumsi. Produksi agraris akan menghasilkan barang yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papan masyarakat.

Contoh dari kegiatan produksi agraris dan produsennya adalah petani. Untuk menghasilkan produk pangan, petani menanam padi, jagung, bawang, dan jenis-jenis tanaman lainnya, dan menyortirnya sesuai kualitas bahan tersebut. Setelah mendapatkan barang dengan kualitas yang diinginkan, barang tersebut dikemas dan dialihkan pada untuk di distribusikan. Kegiatan produsen agraris juga meliputi profesi peternak.

2. Produksi Ekstraktif

Produksi ekstraktif meliputi pertambangan minyak, batu mulia, dan segala jenis sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui, yang berasal dari perut bumi. Bahan tambang diambil, kemudian diolah untuk dijadikan sesuatu yang baru, seperti bahan bakar minyak, perhiasan, atau diolah kembali sebagai bahan dari proses produksi lainnya seperti produksi industri. Produsen dari kegiatan produksi ekstraktif adalah penambang, teknisi pertambangan, dan bagian-bagian struktural dari perusahaan pertambangan. Fungsi produksi dalam perusahaan memegang peranan besar dalam setiap kegiatan produksi.

3. Produksi Perdagangan

Kegiatan produksi ini juga memiliki peran sebagai pelaku kegiatan distribusi. Pedagang, sebagai produsen dan pelaku produksi menyediakan barang-barang yang sudah diolah oleh produsen sebelumnya kepada konsumen secara langsung. Fungsi dari pedagang adalah menyediakan barang yang dibutuhkan konsumen secara langsung, dan menyalurkan barang tersebut dari produsen yang telah mengolah barang tersebut untuk pertama kalinya.

4. Produksi Pengangkutan

Kegiatan pengangkutan adalah suatu hal yang tidak bisa dipisahkan dalam proses dan kegiatan ekonomi. Meskipun juga merupakan bagian dari proses distribusi, pengangkutan juga tergolong sebagai proses produksi, karena pelaku produksi pengangkutan menyediakan barang-barang untuk dijual kembali oleh pedagang, dan kemudian dibeli oleh masyarakat.

Produsen dari produksi pengangkutan dapat berasal dari profesi manapun, misalnya petani dan peternak yang mengangkut sendiri hasil ladang dan ternaknya ke pasar, untuk dijual kembali oleh pedagang-pedagang di pasar.

5. Produksi Industri

Produksi industri adalah suatu proses mengolah bahan mentah atau bahan setengah jadi, menjadi suatu barang yang benar bisa langsung dikonsumsi masyarakat tanpa perlu diolah kembali terlebih dahulu. Semua yang terlibat dalam proses produksi industri, termasuk karyawan dan seluruh jajaran dalam contoh perusahaan produksi tersebut merupakan produsen dalam kegiatan industri.

Misalnya, pabrik yang menghasilkan roti akan mengolah tepung, telur, gula, dan berbagai bahan lainnya sehingga menghasilkan roti yang siap di distribusikan dan dikonsumsi oleh masyarakat. Atau produsen barang elektronik, yang merakit berbagai komponen untuk dijadikan sebuah produk yang siap digunakan. 


6. Produksi Jasa

Kegiatan produksi ini tidak menghasilkan sesuatu yang bisa dilihat secara fisik, tapi berupa suatu pelayanan yang dapat dirasakan manfaatnya. Produksi jasa biasanya tidak melalui proses distribusi, karena langsung dilakukan oleh produsen kepada konsumen.

Semua profesi yang menghasilkan jasa termasuk dalam kegiatan produsen jasa. Contohnya adalah guru, yang menjadikan kegiatan mengajar sebagai profesi yang dapat dijadikan sumber penghasilan. Profesi lainnya, seperti montir bengkel, dokter, make-up artist, dan semua profesi yang menyajikan pelayanan dan wujudnya bukanlah dalam bentuk fisik adalah contoh kegiatan produksi jasa.

Itulah dia berbagai bentuk kegiatan yang dapat menghasilkan suatu barang atau jasa. Proses produksi sebagai suatu proses yang penting dalam kegiatan ekonomi harus turut dijaga ketersediaanya, dengan menjaga sumber daya alam dan memberdayakan sumber daya manusia yang sudah tersedia, dan mengetahui cara mengatasi kelangkaan sumber daya alam.

, ,