Sponsors Link

5 Pengaruh Infansi Terhadap Daya Beli Masyarakat

Sebelum kita membahas bagaimana pengaruh inflasi terhadap daya beli masyarakat, kita terlebih dahulu mengenal apa itu inflasi. Seperti penyebab terjadinya inflasi, pastinya ada beberapa dampak tersendiri yang terjadi akibat inflasi ini. Didalam studi ekonomi, kita ketahui bahwasnaya inflasi ini adalah sebuah peroses yang menyebabkan harga barang-barang meningkat secara keseluruhan dan terjadi secara continue atau berkelanjutan. Masalah inflasi ini terjadi akibat banyak hal, seperti adanya tingkatan konsumsi yang kian meninggi, meningkatnya likuiditas dan banyak hal lainnya. Dan tentu  saja ada beberapa pengaruh yang dihasilkan oleh tingginya inflasi di dalam sebuah negara. Berikut beberapa pengaruh inflasi terhadap daya beli masyarakat yang telah kami rangkum di bawah ini:

ads

1. Daya Beli cenderung Stabil atau Menurun

Dengan adanya masalah inflasi ini maka daya beli masyarakat akan menjadi menetap atau mengalami penurunan. Seperti akibat inflasi dalam perekonomian, karena kecemdrungan untuk membeli barang yang lebih murah masih menjadi mind set di beragam kalagan terutama di beragam negara-negara miskin dan negara berkembang. Seperti di Indonesia, beragam jenis inflasi ini akan membuat banyak kritikan, protes dan banyak yang mengurangi jumlah pembelian. Namun, ini hanya berlaku untuk kalangan dan jenis barang atau jasa tertentu saja. Karena ada beberapa yang tidak bisa dikurangi.

2. Pembatasan Produksi

Dengan adanya inflasi ini, pastinya tingkatan produksi juga akan menurun jika daya beli menjadi rendah. Karena jika inflasi tinggi dikarenakan daya beli yang tinggi juga maka proses produksi akan semakin naik dan meningkat drastis. Karena selalu ada hubungan antara pemakaian dan tindakan produksi yang dilakukan oleh produsen. Produsen manapun akan lebih cenderung meningkatkan hasil produksi yang barang maupun jasanya digunakan dan banyak dipakai oleh masyarakat luas. Jika tidak maka mereka hanya akan merusi dan produsen biasanya akan menstop dan menurunkan proses produksi untuk sementara waktu terlebih dahulu.

3. Munculnya Persaingan

Dengan adanya inflasi dan juga faktor penyebab inflasi, tentunya akan ada persaingan dan akan membuat produsen manjadi kian kreatif dan melakukan banyak cara serta strategi baru. Ini dikarenakan daya beli yang akan relatif menurun karena masyarakat menjadi cenderung mnenurunkan pembelian dan permintaan akan berkelanjutan menurun. Sehingga, banyak cara yang dilakukan untuk kembali menaikan angka permintaan dnegan beragam modifikasi yang bermanfaat dan disukai. Baik itu menetapkan harga, namun dnegan melakukan beragam modisikasi dan perombakan yang pastinya menambah nilai produk tersebut di mata masyarakat sehingga mengembalikan daya beli yang bisa ditingkatkan lagi.

4. Daya Beli tetap Dikalangan Tertentu

Walaupun inflasi ini kebanyakan akan membuat daya beli menurun di beberapa kalangan. Tapi tetap saja di beragam kalangan tertentu lainnya masalah inflasi ini tidka menjadi pengaruh yang signifikan. Misalnya saja di kalangan masyarakat menengah ke atas. Adanya inflasi ini pastinya sudah tidak membuat mereka mengurangi tingkat pembelian dan permintaan akan cenderung stabil. Bahkan, inflasi ini cenderung memberikan dampak positif diberagam kalangan yang bisa menikmati akibat atau dampak dari inflasi tersebut. Dan tentunya tingkatan pembelian tidak sepenuhnya menurun drastis walaupun tingkat inflasi kian menanjak di sebuah negara apalagi jika mengenai barang-barang harian yang terpaksa harus dibeli walupun sedang terjadi kenaikan inflasi tersebut.

5. Persaingan dan Pembatasan Import barang

Tentunya jika terjadi amsalah inflasi yang kian meningkat, maka orang-orang akan cenderung memilih dan lebih teliti dalam membeli barang-barang kebutuhan mereka. Ini juga akan berpengaruh pada masalah import barang. Karena ada banyak barang lokal yang pembeliannya cenderung menurun jika ada masalah inflasi yang kian naik. Ini pastinya akan menutup sedikit celah untuk importer asing agar bisa menaikan jumlah import barang masuk kenegara tersebut. Karena peranan pemerintah pastinya diperlukan untuk memaksimalkan penjalan barang lokal yang masih ada dan tersedia dnegan jumlah yang lebih banyak.


Pro dan Kontra Inflasi Terhadap Perekonomian dan Daya Beli

Adanya inflasi yang berubah-ubah akan mendapatkan beragam pro dan kontra tersendiri dalam sebuah perekonomian negara. Misalnya saja dampak bagi pekerja yang memiliki penghasilan tetap, ini akan merugikan, karena pendapatan riil mnejadi menurun. Namun, ini juga bisa menguntungkan bagi sebagian kelompok yang memiliki pendapatan tidak tetap. Bahkan, peroduksi akan meningkat jika inflasi cenderung sedikit naik diimbangi dnegan daya beli yang juga naik tapi jika terjadi inflasi berlebihan maka produksi juga akan ikut mengalami masalah. Bahkan masuknya barang luar akan lebih sulit bersaing dnegan barang lokal yang mengalami inflasi. Orang-orang terutama kalangan menengah ke bawah akan cenderung mencari harga yang lebih murah tentunya. Namun, adanya inflasi akan membuat perekonomian menajdi lebih baik jika diimbangi dengan pembelian yang setidaknya stabil dan tidak mengalami penurunan.

 

, , ,
Oleh :
Kategori : Ekonomi Mikro