Sponsors Link

7 Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal

Sebelum kita memasuki apa itu perbedaan dari pasar uang dan pasar modal maka kita sebaiknya mengenali terlebih dahulu apa itu kedua jenis pasar dalam dunia ekonomi tersebut. Jika kita membicarakan masalah pasar uang, maka ini akan berhubungan dengan penyediaan dari pinjaman dana namun dalam jangka waktu yang terbatas dan tergolong pendek. beragam jenis produk yang digunakan dalam pasar uang ini berupa : commercial paper, sertifikat dari BI, deposito dan juga berupa tabungan.

Tentunya ini juga akan memiliki beragam perbedaan jika disandingkan dengan pengertian dari pasar modal. Dimana pasar modal adalah pasar yang nantinya akan menajdi fasilitator untul penanggulangan peminjaman dana yang bisa digunakan dalam waktu yang lebih lama daripada pasar uang sebelumnya. Ini adalah jenis pasar yang akan menggunakan beragam produk seperti : reksadana, saham, maupun obligasi.

Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal

Setelah sebelumnya kita membahas apa itu pengertian dari ke dua jenis pasar ini, maka kali ini kita akan membahas tentang apa saja perbedaan pasar uang dan pasar modal tersebut.

1. Jangka Waktu

Seperti yang sudah di jelaskan di atas, bahwasanya, kedua jenis pasar ini memiliki jangka waktu peminjaman yang juga berbeda. Misalnya pasar modal akan lebih unggul jika dibandingkan dengan pasar uang jika menyangkut masalah lamanya batasan peminjaman. Seperti halnya manfaat pasar uang, kita bisa menggunakan layanan ini jika menginginkan peminjaman jangka pendek dan lebih sederhana. Kreditur hanya bisa meminjam sejumlah uang dalam tempo sekitaran satu tahun jika menggunakan fasilitas yang disediakan oleh pasar uang ini. Sedangkan kreditur yang memilih dan menggunakan jasa pasar modal akan bisa menggunakan pinjaman lebih lama seperti 1 tahun atau lebih dari satu tahun.

2. Produk yang Dihasilkan

Kita juga harus tahu, bahwasanya, kedua jenis pasar ini memiliki produk atau hasil yang akan digunakan oleh para calon kreditur atau peminjam nantinya. Dan seperti yang terangkum di dalam reesiko investasi di pasar uang, jenis produk yang bisa dihasilkan adalah commercial paper, tabungan, SBI maupun sertifikat dari deposito. Sedangkan produk yang dihasilkan oleh pasar modal ini berupa  saham, reksadana maupum obligasi.

3. Keuntungan dan Resiko

Tentunya kedua jenis pasar ini memiliki keuntungan serta resiko yang berbeda-beda. Jika da yang ingin menanamkan modal dan meminjamkan sejumlah uangnya menggunakan jalur pasar uang bisanya akan memiliki resiko yang lebih rendah atau aman resiko. Hanya saja, keuntungan yang didapatkan juga dalam jumlah yang sedikit juga. Sedangkan pasar modal adalah jenis yang memberikan keuntungan beserta resiko sebaliknya. Keuntungan yang didapatkan emamng besar, namun resiko yang dilalui juga tak kalah besar.

4. Otoritas Yang Mengatur

Kedua jenis pasar ini merupakan hal potensial dalam kelangsungan ekopnomi bangsa. Namun, kedua jenis pasar ini tentunya memiliki otoritas pengatur yang berbeda-beda. Pasar uang tentunya akan dikendalikan dan dikelola oleh bank sentral di dalam sebuah negara. Seperti BI pada negara Indoesia. Sedangkan otoritas yang mengatur pasar modal adalah lembaga atau departemen keuangan.

5. Hasil Keuntungan Yang Diperoleh

Jika kita menggunakan pasar uang, maka hasil keuntungan yang diberlakukan adalah sistem bunga yang biasanya flat atau tetap dan cenderung lebih rendah. Namun, ini tentunya lebih minim resiko. Sedangkan resiko yang diperuntukkan pasar modal lebih besar. Hanya saja bentuk pembayaran yang dilakukan adalah sitem bagi hasil.

6. Masalah Perbedaan Instrumen

Tentunya kedua jenis pasar ini sangat bisa sekali jika kita melakukan peninjuan menggunakan instrumennya. Instrumen yang dimiliki oleh pasar uang adalah SBPU dan SBI. Sedangkan untuk pasar modal, ini berubah menjadi saham maupun obligasi. Ada 3 jnis dokumen lainnya yang diterbitkan seperti right issue, warrant dan option. Ketiganya memiliki definisi dan fungsi khusu yang berguna.

7. Kebutuhan Tempat

Kedua jenis pasar ini pastinya memiliki perberdaan yang kali ini akan kita bahas. Seperti halnya pasar uang yang sudah kita alanisa sebelumnya, ini tidka memerlukan tempat fisik atau secara konvensional. Transaksi yang diberlakukan pada pasar uang hanya menggunakan bank dan inilah alsan mengapa tidak memerlukan tempat secara fisik. Sedangkan untuk msalah bursa dan pasar modal, pastinya diperlukan tempat untuk bertemunya pihak kreditur dan pihak investor yang nantinya akan melakukan usaha bagi hasil.

Inilah beragam atau 7 perbedaan pasar uang dan pasar modal yang harus diketahui dan digunakan untuk pengsiian konten website ini. Dengan ulasan singkat di atas, kita sudah bisa melakukan analisi perbedaan antara kedua jenis pasar tersebut. Semoga penyampaian yang dilakukan dalam artikel ini bisa memberikan informasi yang diperlukan dan bermanfaat bagi semua pencari infromasi seputar pasar uang dan pasar modal.

 

 

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Ekonomi Mikro