Sponsors Link

7 Faktor Terjadinya Biaya Peluang

Biaya peluang merupakan suatu pilihan terhadap barang atau jasa dengan mengorbankan salah satunya. Dalam memilih satu dari dua atau lebih pilihan tentu saja memerlukan pertimbangan. Melalui pertimbangan tersebut seseorang dapat memilih peluang, tetapi mengorbankan peluang lain. Ada berbagai faktor biaya peluang, sehingga seseorang perlu mempertimbangkan pilihan dengan lebih bijak. Faktor-faktor tersebut juga tidak jauh-jauh dari lingkungan internal dan eksternal. Hal itu karena biaya peluang juga sering terjadi di dalam kehidupan sehari-hari.

(baca juga: Fungsi Ilmu Ekonomi)

Menurut N. Gregory Mankiw, biaya peluang merupakan segala sesuatu yang perlu Anda korbankan untuk mendapatkan sesuatu. Artinya biaya peluang terjadi ketika seseorang dihadapkan dengan beberapa pilihan dan perlu mengorbankan yang lain untuk mendapatkan satu pilihan. Pertimbangan memang perlu dilakukan dalam memilih peluang tersebut. Pendapat lain dari Robert B. Ekelund, Jr dan Robert D. Tollison mengatakan bahwa biaya peluang adalah biaya yang berasal dari sumber daya ekonomi untuk tujuan tertentu. Hal itu diukur berdasarkan dua pertimbangan. Pertama, tidak memiliki alternatif tetapi mendatangkan keuntungan. Kedua, tidak mendapatkan keuntungan tetapi memiliki alternaif lain. Dari Paul A. Samuelson dan William D. Nordhaus mengatakan bahwa keputusan memilih biaya peluang karena memilih satu hal di dalam kelangkaan dengan melewatkan sesuatu yang lain. Artinya, biaya peluang merupakan nilai suatu barang atau jasa yang paling berharga yang hilang.

(baca juga: Pengertian Ilmu Ekonomi)

Contoh Biaya Peluang

Biaya peluang kerap terjadi di dalam kehidupan sehari-hari, baik secara individu maupun kelompok. Dari pengertian yang telah dijelaskan di atas, biaya peluang dapat terjadi. Misalnya, setelah lulus S1, Anita mendapat tawaran pekerjaan di dua tempat, yaitu sebagai staff administrasi di bank dan customer service di perusahaan operator. Gaji yang diperoleh sebagai staff administrasi ialah Rp 6.000.000 perbulan, sedangkan pekerjaan sebagai customer service ialah Rp 3.000.000 perbulan. Untuk jarak tempuh, kantor bank memiliki jarak yang lebih jauh dan bisa ditempuh dalam waktu 2 sampai 3 jam menggunakan motor, sedangkan perusahaan operator bisa Anita tempuh dalam waktu 1 jam menggunakan motor. Dari dua peluang tersebut Anita memerlukan pertimbangan untuk mengambil satu dan mengorbankan satunya. Dalam perhitungan biaya peluang, satu pilihan perlu adanya tujuan tertentu. Itu berarti Anita perlu memilih satu peluang untuk mencapai tujuan tertentu.

Faktor Biaya Peluang

Dari contoh biaya peluang tersebut, tentu saja memiliki faktor-faktor yang memperngaruhinya, antara lain:

  1. Tujuan

Tujuan merupakan hal terpenting dalam memilih sebuah peluang. Biasanya tujuan menjadi alasan untuk meyakinkan diri sendiri ketika melepaskan peluang yang lain. Biaya peluang terjadi untuk mencapai tujuan tertentu. Untuk itu, tujuan menjadi faktor utama yang mempengaruhi biaya peluang. Dari contoh di atas, Anita perlu mempertimbangkan dua peluang tersebut dengan tujuan yang ingin dicapai. Apabila Anita memiliki tujuan untuk kepentingan negara, maka Anita bisa memilih menjadi staff administasi bank dan melepaskan peluang menjadi customer service. Begitu pun sebaliknya, apabila Anita memiliki tujuan untuk membantu masyarakat, Anita bisa mengambil customer service. Dari pertimbangan yang dipilih juga harus berani mengahadapi risikonya.


  1. Mode Kerja

Mode kerja merupakan salah satu hal yang mempengaruhi biaya peluang. Kemampuan yang dimiliki untuk melakukan peluang tersebut harus mampu dikerjakan untuk jangka waktu yang panjang. Anita perlu mempertimbangkan bagaimana kemampuannya apabila menjadi staff administrasi dan customer service. Anita juga perlu tahu bagaimana mode pekerjaan dari dua posisi tersebut. Anita perlu memperhatikan basic yang dimiliki untuk dua peluang pekerjaan tersebut. Hal itu karena mode kerja dari dua pekerjaan tersebut sangat berbeda. Untuk itu, perlu dilakukan pertimbangan dengan melihat mode kerja.

(baca juga: Cara Lolos Interview Kerja)

  1. Lokasi

Lokasi bisa menjadi faktor yang mempengaruhi biaya peluang. Lokasi memang salah satu risiko yang perlu dihadapi ketika memutuskan satu peluang. Kadang kala, lokasi kerap kali membingungkan seseorang untuk mengambil peluang tersebut. Selain itu, lokasi juga mempengaruhi jarak serta akomodasi biaya yang perlu dikeluarkan sehari-hari. Berdasarkan contoh di atas, Anita perlu mempertimbangkan lokasi antara bank dan perusahaan operator. Dari kedua peluang tersebut manakah yang memiliki lokasi strategis dan mudah ditempuh.

  1. Jarak

Jarak menjadi salah satu faktor yang memperngaruhi biaya peluang. Jarak juga berhubungan dengan faktor-faktor lain seperti lokasi dan biaya. Perbedaan jarak dari dua peluang tersebut perlu adanya pertimbangan yang matang. Hal itu karena risiko juga akan dihadapi. Anita perlu mempertimbangkan jarak dari dua tempat tersebut. Apabila Anita memilih untuk mengambil staff administrasi dengan jarak bank yang cukup jauh, itu berarti Anita harus menghadapi risiko waktu. Anita akan memerlukan waktu lebih banyak di perjalanan, tetapi hasil yang didapatkan juga lebih besar dibandingkan dengan customer service.

  1. Hasil

Hasil menjadi salah satu faktor terpenting dari biaya peluang untuk mendapatkan suatu tujuan. Biasanya hasil dan tujuan saling bersangkutan ketika mempertimbangkan biaya peluang. Ketika tujuannya untuk mendapatkan hasil yang besar, maka hasil akan menjadi faktor utama dalam biaya peluang tersebut. Misalnya, Anita ingin mendapatkan hasil dengan gaji Rp 6.000.000, maka Anita perlu memilih pekerjaan sebagai staff administrasi dan Anita akan mengorbankan customers service meskipun jarak yang ditempuh lebih dekat. Dengan begitu, hasil menjadi faktor dalam menentukan peluang.

(baca juga: Hukum Permintaan dan Penawaran)

  1. Waktu

Waktu bisa dikatakan sebagai faktor biaya peluang yang peling kecil tetapi pengaruhnya besar. Waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan tujuan yang dipilih perlu dipertimbangkan. Misalnya, Ketika Anita memilih bekerja sebagai staff administrasi dengan jarak bank yang jauh, Anita harus menghabiskan waktu cukup lama di perjalanan. Jarak yang jauh membuat Anita membuang banyak waktu untuk menuju ke kantor. Dengan waktu yang banyak diperjalanan apakah Anita bisa bekerja secara maksimal atau tidak.


  1. Akomodasi Biaya

Akomodasi biaya juga berhubungan dengan jarak dan hasil. Ketika akomodasi biaya yang dikeluarkan banyak karena jarak yang ditempuh jauh, maka perlu mempertimbangkan dengan hasil. Anita perlu mempertimbangkan akomodasi biaya setiap harinya ketika berangkat bekerja. Hal itu menjadi faktor biaya peluang bagi Anita.

Dari tujuh faktor biaya peluang di atas merupakan faktor yang bisa menjadi pertimbangan untuk memilih satu peluang. Setiap pilihan tersebut memang memiliki risiko dan pencapaian tujuan masing-masing. Untuk itu, dengan perlu adanya pertimbangan yang matang dalam menetapkan pilihan. Selain itu, risiko yang akan dihadapi juga menjadi pertimbangan ke depan. Biaya peluang seperti itu dapat terjadi di dalam kehidupan sehari-hari. Dalam ruang lingkup kecil, seperti individu, biaya peluang mungkin bisa terjadi pada hal pilihan pekerjaan. Pada ruang lingkup yang lebih luas, seperti lembaga atau perusahaan, biaya peluang akan muncul ketika penjalanan proyek. Misalnya pada perusahaan kontruksi, peluang biaya akan muncul pada saat perusahaan mendapatkan proyek. Berbagai perencanaan yang dilakukan juga mencangkup hal yang lebih luas, seperti pekerja, lokasi pembangunan, akses, biaya bahan, biaya akomodasi, dan lain sebagainya.

(baca juga: Cabang-cabang Ilmu Ekonomi)

Mengorbankan satu dari dua peluang merupakan hal yang wajar untuk mendapatkan tujuan tertentu. Melalui faktor-faktor tersebut, biaya peluang bisa dipertimbangkan lebih bijaksana tanpa membuang peluang yang menguntungkan. Meskipun perlu mengorbankan salah satunya, tetapi target tujuan yang ingin dicapai terpenuhi. Adanya perhitungan biaya peluang juga memudahkan untuk menentukan pilihan.

Oleh :
Kategori : Ekonomi Mikro