Sponsors Link

Keuntungan Bisnis Fotokopi dan Perhitungannya

Kita tahu bahwa hal yang sangat berharga dalam melakukan segala hal apabila hidup dalam sebuah masyarakat adalah surat-surat penting. Surat-surat penting seperti KTP, KK, SIM, STNK, Buku Nikah, BPKB kendaraan, surat tanah, dan lain sebagainya hanya memilki satu berkas yang hanya dimiliki oleh pemiliknya. Namun, untuk memenuhi kebutuhan seperti urusan desa, urusan melamar kerja, maupun urusan dengan sesuatu yang berkaitan dnegan pemerintah pasti memerlukan salinan dari surat-surat penting yang kita miliki sebagai dokumen yang dimilki oleh pemerintah.

ads

Tidak mungkin kita akan memberikan satu surat penting yang hanya kita milki sendiri, untuk diberikan sebagai berkas pada pemerintah, sedangkan dalam urusan dengan pemerintah maupun instansi kita tidak hanya berurusan sekali, misalnya untuk melamar kerja, untuk mengurus BPJS, untuk mengurus akta dan lain-lain, kita perlu banyak surat-surat penting itu. Apabila kita membuat lagi surat-surat penting tersebut sangatlah tidak mungkin, mengingat banyaknya pengajuan surat penting dari masyarakat yang lain, dan meningat kembali dalam proses pembuatan surat penting tersebut butuh proses yang memakan waktu yang lumayan lama.

Maka dari itu salinan yang dibuat untuk surat penting tersebut perlu mengunakan suatu alat penggadaan yaitu Fotokopi.  Dari situ kita dapat menyimpulkan bahwa fotokopi berfungsi untuk menggandakan suatu berkas. Baik itu surat penting, ataupun yang lainnya. Yang lainnya ini seperti apabila kita akan menggandakan soal ulangan, menggandakan materi dan lain sebagianya. (Baca juga : kebutuhan dasar manusia)

Proses Fotokopi

Fotokopi adalah proses penggadaan berkas dengan memasukkan berkas tersebut didalam mesin fotokopi, dimana didalamnya terdapat  suatu sinar yang akan memfoto berkas sama persis dengan aslinya, hanya saja warnanya hanya hitam dan putih. Fotokopi sangat mudah untuk dibuat bisnis, karena kita hanya perlu memiliki keahlian dalam bidang perfotokopian dan memilki alat yang menunjang seperti mesin fotoopi, tinta dan kertas yang akan digunakan untuk menggadakan surat penting atau yang lainnya. Sebenarnya apabila kita menggandakan dengan cara mencetaknya menggunakan printer sangatlah mudah, namun perlu banyak biaya untuk listrik beserta tintanya, harus berhubungan dengan computer  belum lagi  memakan waktu yang lama, namun keunggulannya memiliki banyak warna. Jika dibandingkan dengan fotokopi sangatlah efisien karena dengan meletakkannya pada mesin fotokopi kita sudah dapat menggandakan banyak berkas sesuai yang kita inginkan. (Baca juga : bisnis rumahan modal kecil menguntungkan – keuntungan investasi saham)

Usaha fotokopi merupakan usaha yang banyak diminati oleh warga. Selain hanya dengan menggunakan mesin fotokopi kita sudah bisa menjalankan usaha fotokopi, selain itu tidak perlu kursus atau sekolah tinggi untuk bisa melkaukan fotokopi itu. Yang kita perlukan hanyalah kerapian, dan peningkatan mutu dan kualitas dari fotokopi kita, yang kita perlukan hanyalah latihan setiap hari untuk bis amelkaukan fotokopi. Caranya pun mudah, apabila kita mencobanya dengan cermat. Makah al yang diperlukan dalam sebuah proses fotokopi adalahkita harus emmperhatikan factor, apa yang kita perlukan dan berapa biaya yang kita keluarkan. (Baca juga : tindakan ekonomi rasionalcontoh prinsip ekonomi dalam kehidupan sehari-hari )

Maka dari itu bagi pelaku bisnis bisa mencoba untuk membuka usaha fotokopi. Usaha fotokopi merupakan usaha yang banyak berkembnag di daerah perkantoran, sekolah maupun kampus. Dalam hal ini sangatlah tidak bisa dipungkiri karena lokasi-lokasi itulah yang sangat membutuhkan jasa perfotokopian. Maka  tidak mungkin jika usaha perfotokopian ini tidak memberikan keuntungan. Dalam memulai usaha perfotokopian ini banyak keuntungan bisnis fotokopi yang dapat diraih apabila kita memperhatikan factor-faktor berikut:

Sponsors Link

  1. Dengan memilih lokasi yang tepat seperti di dekat sekolah, di lingkungan perkantoran dan daerah kampus sangatlah menguntungkan, karena daerah itulah yang sangat rawan akan dibutuhkannya jasa perfotokopian. Untuk memulainya biasanya kita harus melakukan sewa tempat. Bukan hanya tempat yang dekat itu saja, sebisa mungkin kita mencari tempat yang banyak dijangkau orang, apabila hari libur bisa sebagai rujukan tempat perfotokopian. (Baca juga : contoh tindakan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari )
  2. Memilih mesin fotokopi yang kualitasnya bagus, efisien digunakan, dan dapat menjaga kualitas mutu dalam melakukan perfotokopian. (Baca juga : manfaat internet untuk ekonomi)
  3. Yang terpenting dalam usaha perfotokopian adalah kita harus selalu meningkatkan kualitas mutu dan dari usaha kita, karena semakin hari produk-produk selalu berkembang sebisa mungkin kita tetap menjaga kualitas dari perfotokopian kita. (Baca juga : pengertian motif ekonomi)

Maka untuk mengetahui keuntungan yang didapat dari usaha perfotopian kita dapat memperincinya sebagai berikut:

  1. Dalam usaha fotokopi kita harus memiliki mesin fotokopi sendiri . Dalam memilih mesin fotokopi sebagai pemula perhatikan kemampuan kerja dari mesin, batas waktu kerja mesin, dan batas copy. Pilih tipe digital mesin fotokopi sesuai dengan modal anda. Mesin fotokopi tidak harus baru. Kita bisa membeli mesin yang ex impor yang beredar di Indonesia, ynag kondisinya juga masih 80-90% lumayan bagus. Misalkan ini  kita membeli mesin fotokopi dengan harga 25 juta. (Baca juga : alat pemuas kebutuhan)
  2. Setelah mesin telah siap digunakan kita memperlukan etalase (sebagai meja tempat bertransaksi antara penjual dan pembeli, sebagai tempat penyimpanan apabila kita ingin menjual ATK (Alat Tulis Kantor) pula maka kita buat riincian bahan tambahan 5 juta
  3. Setelah itu kita akan membeli tinta dan kertas fotokopi . Harga kertas antara 25-30 ribu tergantung merk, sedangkan tinta ftokopi 1kg kita hagai dengan harga 100 ribu.

Persiapan di awal sudah selesai, selanjutnya kita coba untuk menghitung semua rincian :

  1. Biaya awal dengan kebutuhan investasi dimana hanya dengan sekali pengeluaran saja:
  • Mesin fotokopi                                                 Rp 25.000.000
  • Rak, etalase dan tambahan yang lain         Rp   5.000.000

Total                                                                              Rp 30.000.000

  1. Biaya yang selalu dibutuhkan setiapa barang itu habis:
  • Kertas A4                                                                   Rp    30.000/rim
  • Kertas A3                                                                   Rp    50.000/rim
  • Kertas Folio                                                               Rp    30.000/rim
  • Tinta                                                                           Rp  100.000/kg

Total                                                                             Rp  210.000

  1. Biaya Operasional
  • Listrik                                                               Rp    500.000/bulan
  • Sewa tempat                                                    Rp 1.000.000/bulan
  • Gaji karyawan                                                 Rp    800. 000/4orang/bulan

Total                                                                             Rp2.300.000

ads

Keterangan:

1 rim kertas = 500 lembar

Persiapan awal sudah sudah dilakukan selanjutnya adalah perhitungan dalam hal fotokopinya. Kita akan membuat fotokopi yang melayani fotokopi A3, A4, dan folio . Dengan rincian dan asumsi sebagai berikut:

  1. Foto Copy A4

@Rp 125 dengan asumsi 500 lembar/hari = Rp 62.500 = Rp1.875.000/bln

  1. Foto Copy A3

@Rp 300 dengan asumsi 200 lembar/hari = Rp 60.000 = Rp1.800.000/bln

  1. Foto Copy bolak balik A4

@Rp 200 dengan asumsi 250 lembar/hari = Rp 50.000 = Rp1.500.000/bln

  1. Foto Copy Folio

@Rp 150 dengan asumsi 200 lembar/hari = Rp 30.000 = Rp   900.000/bln

Total                                                                                    Rp6.075.000

Kita asumsikan dalam satu bulan kita membeli kertas berbagai ukuran masing-masing 1 rim = 500 lembar. Jadi, Omset bulanan -kebutuhan bulanan + biaya operasional adalah

Rp 6.075.000- (Rp 2.300.000+210.000) = Rp 3.565.000 itu keuntungan satu bulan dengan hanya 1 rim mungkin bisa saja dalam satu hari lebih dari 1 rim. Untuk dapat mengembalikan modal awal kita kita memerlukan waktu berarti biaya investasi dibagi dengan keuntungan per bulan adalah Rp 30.000.000: Rp 3.565.000 =8,2 bulan

Artikel terkait :

Dalam kurun waktu itu kita sudah bisa mengembalikan modal. Bagaimana apabila semakin hari usaha kita semakin berkembang maka akan semakin bertambah pula penghasilan dan keuntungan. Belum lagi ditambah dengan usaha yang lain, seperti penjualan alat-alat tulis ATK (Alat Tulis kantor), belum lagi ada usaha laminating, penjilidan, apabila kita menambahnya dengan ini semua maka akan semakin bertambah keuntungan yang kita dapatkan. Selain itu dengan usaha fotokopi ini, akan terus berkembang apabila kita meningkatkan mutu usaha, dengan semakin meningkatkan kualitas fotokopi, kecepatan,  serta keefisienan dari usaha kita. Demikian tips membuka atau memulai  bisnis fotocopy agar mampu bersaing dan mendapatkan keuntungan berlimpah. Gunakan selalu fikiran kreatif untuk mengembangkan usaha ini. (Baca juga : tujuan ekonomi kreatif)

Artikel terkait : cara bisnis pulsa – cara memulai bisnis makanan ringan  

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Peluang Bisnis