Sponsors Link

5 Ciri-Ciri Usaha Dalam Bentuk Koperasi dan Penjelasannya

Salah satu bentuk sistem ekonomi yang dimiliki Indonesia adalah koperasi. Di kukuhkannya koperasi sebagai sistem ekonomi di Indonesia karena keyakinan bahwa koperasi adalah salah satu jalan yang tepat untuk mensejahterakan rakyat. Hanya saja, tidak semua orang mengetahui ciri-ciri usaha dalam bentuk koperasi sehingga sulit membedakan koperasi dengan badan usaha lainnya.

Menurut Moh.Hatta, Koperasi merupakan usaha bersama yang befungsi untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi atas dasar tolong-menolong. Adapun ciri-ciri usaha dalam bentuk koperasi tersebut adalah:

  1. Bekerja secara sukarela

Ciri-ciri usaha dalam bentuk koperasi yang pertama adalah dilakukan secara sukarela. Tidak ada paksaan ataupun imbal jasa didalam pelaksanaannya. Inilah perbedaan PT dan koperasi yang paling utama. Namun walaupun seperti itu, koperasi tetap memiliki nilai lebih jika dibandingkan dengan badan usaha lainnya seperti PT.

Koperasi adalah jenis usaha yang menerapkan sistem kekeluargaan dalam pelaksanaanya. Karena itulah walaupun bekerja secara sukarela, tetap tidak ada keberatan dari para anggotanya. Moh. Hatta sendiri yang merupakan pengagas koperasi mengatakan bahwa koperasi berdiri berdasarkan semangat tolong menolong.

  1. Memperhatikan Setiap Anggota Yang Dimiliki

Kelebihan lain dari usaha dalam bentuk koperasi adalah perhatian terhadap para anggota yang dimilikinya. Perhatian ini sudah menjadi sebuah prinsip tidak tertulis dalam badan hukum koperasi yang menjadi ciri khas koperasi. Dan salah satu bentuk perhatian yang diberikan koperasi itu adalah memperhatikan hak dan kewajiban para anggotanya.

Salah satu bentuk perhatian yang diberikan oleh koperasi terhadap para anggotanya adalah menyalurkan dana kredit seperti yang dilakukan oleh koperasi simpan pinjam. Anggota koperasi dapat mengajukan dana ini untuk kegiatan usaha yang bersifat produktif. Koperasi yang produktif adalah jenis koperasi yang memberikan kesejahteraan untuk para anggotanya. Tidak hanya anggota, bahkan masyarakat umum juga bisa mendapatkan bantuan dana kredit dari koperasi.

  1. Keanggotaan Bersifat Terbuka

Tidak ada syarat khusus bagi anda jika ingin bergabung sebagai anggota koperasi. Hal ini terjadi karena koperasi memiliki keanggotaan yang bersifat terbuka. Artinya, siapapun anda, darimana asal anda, atau apapun latar belakang anda, anda tetap bisa menjadi anggota koperasi. Selain usaha dalam bentuk koperasi, tidak ada badan usaha lain yang merekrut anggota secara terbuka seperti usaha dalam bentuk koperasi.

  1. Mengutamakan Gotong Royong

Selain mengutamakan prinsip kekeluargaan, koperasi juga mengutamakan gotong royong dalam beraktifitas. Secara umum, kegiatan yang dilakukan oleh koperasi memegang prinsip Swadaya, Swakerta, dan juga Swasembada. Prinsip-prinsip ini tidak hanya dilakukan pada saat aktifitas biasa namun juga dilakukan untuk mendapatkan permodalan koperasi .


  1. Dikelola Secara Demokratis

Ciri-ciri usaha dalam bentuk koperasi lain yang tidak dimiliki jenis usaha lain adalah pengelolaannya. Walaupun memiliki sosok pemimpin namun setiap anggota memiliki hak yang sama dalam berpendapat. Hal ini karena koperasi dikelola secara demokratis. Walaupun anggota yang berpendapat adalah anggota baru, namun hak dalam berpendapat tidak dikurangi.

Tidak hanya dalam berpendapat, pengambilan keputusan dalam sebuah kebijakan juga dilakukan secara demokratis. Bahkan keputusan tertinggi dilakukan secara demokratis. Dengan menerapkan pengelolaan secara demokratis ini maka seluruh anggota yang ada akan mendapatkan informasi yang sama tentang koperasi tempat mereka berada karena segala perkembangan serta prestasi koperasi dalam satu kurun waktu dipaparkan dalam rapat tertinggi untuk menentukan arah kebijakan baru.

Itulah 5 ciri-ciri usaha dalam bentuk koperasi yang bisa anda jadikan pedoman untuk membedakan usaha dalam bentuk koperasi dengan jenis usaha lainnya.

, ,
Oleh :
Kategori : Koperasi