Sponsors Link

31 Fungsi Manajemen Menurut Para Ahli dan Penjelasannya

Manajemen adalah proses dimana kita memulai untuk mengkoordinasi sesuatu. Faktor penting dalam manajemen adalah bagaimana kita dapat mencapai sebuah tujuan, bagaimana kita menyeimbangkan tujuan- tujuan yang sekiranya bertentangan, dengan manajemen pula, bagaimana kita membuat pekerjaan menjadi efektif dan tentunya efisien.

Manajemen sendiri menyangkut 4 hal yang tidak pernah terlepas satu sama lain. Pasti semua sudah banyak mendengar istilah POAC ( Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling), dalam bahasa Indonesia disebut dengan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan , dan pengendalian. Hal ini lah fungsi secara umum yang bisaanya kita dengar untuk yang dinamakan dengan fungsi manajemen. (Baca juga : ruang lingkup ekonomi manajerial cabang-cabang ilmu ekonomi)

Fungsi manajemen bukan berarti fungsi kegunaan dari manajemen, melainkan sebagai acuan atau tugas yang diemban oleh setiap anggota organisasi. Tugas yang diemban nantinya akan dberikan seseuia degan keahlian dan porsi masing-masing. Setiap anggota memegang peranan penting dalam manajemen. Bukan hal mudah namun, ketika mereka ada yang berhalangan hadir maka, anggota yang telah memiliki porsi dan kedudukan yang telah diberikan dapat menggantikan fungsi dari mereka yang berhalangan hadir. Fungsi manajemen menurut para ahli sebenernya memiliki kesamaan namun, terdapat perbedaan istilah di dalamnya diantaranya yang dapat dijelaskan adlaah sebagi berikut :

  1. Menurut seorang ahli manajemen Henry Fayol,

Dalam bukunya yang berjudul General and Industrial Manajemnet dijelaskan 5 fungsi manajemen yaitu: planning(  perencanaan), Organizing ( pengorganisasian ), Commanding ( pemberian perintah ), dan Controlling ( pengendalian ). Commanding disini diartikan sebagai pemberian perintah dimana biasanya pemberian perintah diberikan oleh ketua selaku pimpinan tertinggi. Commanding ini sma ahalnya dengan actuating.

  1. Menurut seorang ahli manajeman G.R Terry,

Dalam bukunya yang berjudul Principle of manajemnet dijelaskan 5 fungsi manajemen yaitu  Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling, ( perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian ). Funsgi yang dijelaksan oleh G. R terry memiliki kesamaan dnegan fungsi manajemn secara umum. (Baca juga : contoh prinsip ekonomi dalam kehiduapan sehari-hari)

  1. Menurut seorang ahli manajemen Winasdi dan kemuadian James Stoner

Memiliki kesamaan dalam menjelaskan tentang fungsi manajemen  yaitu , fungsi manajemen menyangkut perencanaan, pengorganisasaian, kepemimpinan, dan pengendalian ( Planning, Organizing, Leading dan Controlling) Fungsi ini berbeda pada Actuating. Actuating digantikan sebgai Leading ( memimpin ). Hal ini serupa dnegan Actuating yaitu pelaksanaan. Leading adalah memimpin, karena pemimpin bertugas untuk menggerakkan dan mengarahkan tenaga kerjanya agar dapat mencapi tujuan yang diinginkan. (Baca juga : tujuan ekonomi kreatif)

  1. Menurut seorang ahli manajemen Ernest Dale,

Fungsi manajemen menyangkut Planning ( perencanaan), Organising ( pengorganisasian ),  staffing ( penyusunan kerja ), directing ( pengarahan), inovasion ( inovasi ), reporting ( penyajian laporan ), dan controlling ( pengarahan ).   Sebenarnya seperti yang dijelaskan diatas namun, disini  staffing ( penyususunan kerja ) yaitu para tenaga kerja dibagi menjadai bebrapa bagian sesuai dengan  porsinya dalam ketenagaa kerjaan sama pengertiannya dengan organizing ( pengorganisasain) , directing ( pengarahan )  yaitu dimana pengarahan dilakukan dalam sebuah pelkasanaan yang mengarahkan adalah pimpinan, innovating ( inovasi ) dalam pelaksananna lahirlah inovasi baru untuk memberikan tambnahan agar tujuan cepat terselesaikan dan tercapai , dan juga  reporting ( penyajian laporan ), penyajian laporan disini berguna untu melaporkan segala paa saja yang telah dilaksanankan, guna pengambilan kepitusan serta kebijakan dan kendala apa saja yang dihadapi yang berguna dalam pengendalian nantinya. (Baca juga : tujuan ekonomi pembangunan )

  1. Menurut seorang ahli manajemen Koonts dan O’Donnel

Dalam bukunya yang berjudul Principle Of Managemnet  dijelaskan 5 fungsi manajemen yaitu sama halnya dengan Ernest dale tanpa innovation dan reporting. Fungsi manajemen menyangkut Planning ( perencanaan), Organising ( pengorganisasian ),  staffing ( penyusunan kerja ), directing ( pengarahan), dan controlling ( pengarahan ).

  1. Menurut seorang ahli manajemen oey Liang lee ,

Fungsi manajemen menyangkut POAC  ( Planning, Organizing, Directing, dan Controlling). Actuating digantikan sebagai directing (pengarahan ).  (Baca juga : pengertian motif ekonomitindakan ekonomi rasional)

  1. Menurut seorang ahli manajemen Wiliam Newman ,

Fungsi manajemen menyangkut Planning ( perncanaan), organizing ( pengorganisasian), assembling Resource ( pengumpulan sumber ), Survesing ( pengendalian ) , dan controlling ( pengendalian)

  1. Menurut seorang ahli manajemen Louis A Allen ,

Fungsi manajemen menyangkut (yaitu perencanaan, planning, staffing, leading, controlling). (Baca juga : teori ekonomi mikro)

  1. Menurut seorang ahli manajemen S. P Siagian

Dalam bukunya yang berjudul filsafat adminitrasi  dijelaskan 5 fungsi manajemen yaitu perencanaan ( planning ), pengorganisasain ( organizing ), pemberian motivasi (motivating), pengendalian (controlling) dan yang terkahir yaitu pemberian evaluasi ( evaluating ).

  1. Menurut Richard L Daft

Manajemen adalah sebuah proses pencapaian tujuan-tujuan organisasi dengan cara yang efektif dan efisien melalui perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian sumber daya organisasi. Pada dasarnya fungsi menejemn adalah perencaan, pengorganisasian, leading dan controliing. (Baca juga : faktor pembangunan ekonomifaktor pertumbuhan ekonomi)

  1. Menurut Odway Tead

Manajemen merupakan sebuah proses dan kegiatan pelaksanaan usaha memimpin dan menunjukkan arah penyelenggaraan tugas suatu organisasi dalam upaya mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan bersama. Menurutnya fungsi manajemen terletak pada leading dan pengarahan.

  1. Menurut The Liang Gie

Manajemen merupakan sebuah unsur yang menjadi serangkaian kegiatan untuk menggerakkan karyawan-karyawan dan mengarahkan segenap fasilitas kerja agar tujuan organisasi yang bersangkutan bisa benar-benar tercapai. Tokoh ini menitikberatkan fungsi menejemen pada balancing yakni keseimbangan antara pergerakan bawahan dan penggunaan serta pengolahan fasilitas yang ada.

  1. Menurut T Hani Handoko

Manajemen merupakan proses bekerja bersama demi menentukan, mengintepretasikan, dan mencapai sebuah tujuan organisasi dengan sebuah pelaksanaan dari fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia, pengarahan, kepemimpinan dan pengawasan. Tokoh ini memiliki perbedaan dengan tokoh lain dalam menjelaskan fungsi menjemen, yakni dalam manajemenpun  harus ada fungsi penyusunan personalia dan kepemimpinan.

  1. Menurut Marry Parker Follet

Manejemen merupakan sebuah seni guna melaksanakan suatu pekerjaan melalui orang lain. Jadi menurut Parker menejemen memiliki sebuah fungsi utama untuk mempengaruhi dan memipin orang lain agar bisa bekerja bersama-sama

  1. Menurut Eiji Ogawa

Manajemen merupakan sebuah proses yang terdiri dari perencanaan, pengimplementasian dan pengendalian kegiatan-kegiatan yang termasuk sistem pembuatan barang yang dilakukan oleh sebuah organisasi dan serta sebelumnya sudah menetapkan tujuan atau sasaran yang mereka inginkan dan bisa disempurnakan setiap saat sesuai dengan perubahan kondisi yang ada.

Dari kesemuanya sebenarnya sama mengacu pada ( Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling), perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan , dan pengendalian.  Fungsi manajemna yang utama adalah POAC tersebut dapat dijabarkan sebagi berikut:

  1. Planning ( perencanaan )

Disni dairtikan sebaga perencanaan dalam mengambil kputusna untuk melakukan sebuah proses atau kegiatan untuk mencapai tujuab yabg akan dilakukan. Perencanaan yang baik adalah perencanaan yang memiliki tujuan yang jelas,  kontinyu, stabil, flesibel, jelas,dan sedrhana.

Perencanaan berawal dari misi, misi dilakukan karena ingin mencapai sebuah tujuan, sebuah tujuan biasanya ingin mencapai hasil yang yang diinginkan, maka diperlukanlah langkah – langah atau strategi yang diambil, setelah itu kita dapat melanjutkan dnegan mengukur target, sehingga nantinya kita akna menemukan cara yang efektif untuk mencapai kesuksesan dan kembali kepada tujaun ayng akan kita capai.  Aktivitas perencanaan meliputi mulai dari menganalisis situasi, analisis situasi ini menyangkut bagaimana kita mengantisispasi masa depan, antisipasi yang dilakukan akan dibuat pada hal perencanaan, selain antisipasi, dari sisni akan muncul strategi – strategi dalam rangka antisipasi tersebut.

Dalam penyusunan perencanaan kita memerlukan jawaban dari apa ( apa yang dikerjakan,  sumber dana, sumber daya, serta saran adan prasarana apa yang dibutuhkan ), dimana ( dimana kegiaatna akan dilaksannakan, agar dalam proses manajemen tercakup, keefisienan, kenyamnaan, kemudahan transportasi, dan karyawan ), kapan ( kapan kegiatan akan dilangsungkan ), bagaimana ( bagaimana car kerja kegiatan yang akan dilangsungkan ), siapa ( siapa saja yang bertanggung jawab, siapa saja yang melaksanakan, dan siapa pimpinan, dan yang terkahir yaitu mengapa ( mengapa semua keptusan yang tertera dlam beberaa pertanyaan diatas diambil, harus memiliki alasna yang jelas, yang tidak lain tidka bukan adlah untuk mencapai tujuan).

  1. Organizing ( pengorganisasian )

Dalam pengorganisasian nantinya akan dibentuk sebuah struktur organisasi. Sesuai dnegan yang diceritakan di awla bahwa nantinya sesorang akan ditmpatkan pada posisi sesuai dnegna keahlian dan porsi masing –masing. Dalam pengorganisasian ini nanntinya akan menyangkut pada tanggung ajwab mereka .Tahapan kedua stelah perencanaan ini, tujuannya adalh untuk menyelesaikan perencanaan yang begitu banyak, sehingag memebutuhkan banyak tenaga kerja. Dari tenaga kerja inilah naninya akan timbullah sebuah erja sama. Kerja sama ini nantinya akan membentuk sebuha kekutan untuk meningkatkan mutu sehingga dapat mencapai tujuan secara efektif. (Baca juga : indikator pembangunan ekonomi)

  1. Actuating ( pelaksanaan ).

Merupakan realisasi dar tahap satu dan tahap kedua yaitu perencanaan da pengorganisasian. Dlam pelaksanaan ini nantinya akan terbentu k upaya untuk menggerakkan dan mengarahkan tenaga kerja sehingga tenaga kerja nantinya akan terdorog utuk melakuakn pekerjaan dengan baik.

Dalam actuating ini menyangkut tenanting fungsi kepemimpinan, fungsi komunikasi, dan fungsi motivasi. Fungsi kepemimpinan adisni berguna dalam ketika kita melakukan upaya untuk emmepengaruhi seseoranguntuk mencapai tujaun yang ingin dicapai, yang fungsinya nanti sebagi penggerak dan pemberi arahan dalam suatu kegiatan, fungsi motivasi sendiri adalah sebgai dorongan untuk melakukan sesuatu. Fungsi dari actuating sendiri adalah bagaimana karyawan dapat memeumupuk raa tanggung ajwab, selain itu juga karyawan dapat mengikuti perintah dari pimpinna sesuai dnegan tujuan yang akan dicapai, timbullah nnati kesetiaan dalam bekerja

  1. Controlling ( pengwasan)

Berguna untuk mengukur produktifitas dari tahap satu sampai tahap ketiga. Semua tahapa dan fungsi manajemen yang dilakaukan tidak akan efektif apabila tidak dilakuakn pengendalian ataupun pengawasan. Selain itu juga untuk mengukur efektivitas kerja, dan pengendalian yang mengandung aspek mengukur jalnnya suatu penegekaan mengamai, memperbaiki  agar tujuan yg akan dicapai mrndpaat respon yang baik Sehingga perencanaa, pengorganisasian, peelaksanaan , dan pengendalian merupakan kunci utama dalam proses manajemen. Hal ini harus selalu dilakaukan dalam proses manajeman.

Fungsi manajeman ini  sendiri memiliki tujuan agar proses menajemna nantinya akan mencapi tujuan dari perusahaan tersebut. Apabila semua fungsi dari manajeman dijalankan maka tujuan perusahaan pun akan berjalan dnegan baik dan diharapkan akan memaksimalkan laba dari perusahaan tersebut. (Baca juga : kebutuhan dasar manusiacontoh tindakan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari)

Pengendalaian dapat terjadi pada hal positif dan hal negative. Dalam hal positif mislanya pengendalian ini mnegarah pada apakah tujuan yang diidnginkan perusahaan sudah tercapai ataukah belum, sudah dilakuakn secara efisien ataupun maish dalam tahap menuju tercapainya tujuan, Sednagkan pengawasan negative adalah jaminan adanya hal – hal yang tidka diinginkan, seperti kerugian, atau jendala yang tidak diinginkan, Maka dnegna adanya pengwasan kita bisa menghindari adanya hal – hal yang tidka diinginkan.

Cara melakukan pengendalain atau pengawasan bukan hanya melihat atau mengontrolnya dari jauh namun dapat dilakukan dnegan cara observasi langsung turun ke lapangan, observasi melalui data tau informasi harian, mingguan ataupun bulanan, melakukana pengecekan dana, hal ini dilakukana untuk mengetahui apakah dana sudah diturunkan sesuai dnegan kebutuhan atau malah sebaliknya. Selanjutnya yaitu pengawsan dapat dilekuakan dnegan meminta laporan. Laporan bukan hanya laporan yang tertulis daja melainkan juga laporan secara lisan, untuk mengetahui kebenaran laporan yang ditulis, yang terkahir bisa dielkaukan dengana car amelakukan audit pada bidang kepegawaian, logistic maupun finansialnya.

Bukan hal mudah apabila kita mengambil keputusna untuk menentukan kebijakan operasional tanpa menganalisis laporan akuntasi ini. Sehingga proses yang demikian yang dilakuakan secara tersebut dapat dipertanggung jawabkan yaitu tercapimya tujuan.

Itulah beberapa pengertian manajemen menurut beberapa ahli, dimana mereka sepakat menyebutkan bahwasannya manajemen itu tidak akan lepas dari 4 hal penting yakni POAC, planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), actuating (pelaksanaan), dan controlling (pengawasan). Bisa disimpulkan bahwasan pada dasarnya manajemen merupakan sebuah proses dimana semua aspek bekerjasama dengan baik dan diatur sedemikian rupa dengan pengawasan serta evaluasi yang baik sehingga terciptalah sebuah tindakan yang mampu mencapai tujuan yang telah disepakati bersama.

Artikel terkait : pengertian ilmu ekonomi

, , ,
Oleh :
Kategori : Manajemen