Sponsors Link

3 Badan Kerjasama Ekonomi Regional di Dunia

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering temui bentuk-bentuk kerjasama, baik yang bersifat formal maupun non formal. Dimanapun kita berada pasti kita akan melakukan sebuah bentuk kerjasama. Bukan hanya di dunia perekonomian saja namun juga di berbagai bidang. Di dunia pendidikan sering kita ketahui ada bnyak organisasi dimana di dalamnya terdapat beberapa orang yang saling bekerjasama, seperti Koperasi, PMR, Pramuka, OSIS, UKM dan lainnya. Di dunia politikpun juga ada yakni pada parpol atau partai politik, di dalamnya juga terdapat orang-orang yang memiliki tujuan yang sama dan ingn mencapainya. Hal ini wajar terjadi karena pada dasarnya kerjasama sangat dibutuhkan untuk mencapai sebuah tujuan atau pemenuhan kebutuhan, selain itu dengan adanya kerjasama ini manusia lebih mudah dan cepat dalam mengerjakan sesuatu. (Baca juga : tujuan mempelajari ilmu ekonomi – faktor pertumbuhan ekonomi).

Kerjasama memiliki berbagai macam bentuk dilihat dari sisi tujuan yang dicapai, cakupan wilayah, anggota dan lain sebagainya. Salah satu kerjasama yang akan kita bahas di sisni adalah kerjasama berdasarkan cakupan wilayahnya, yakni wilayah regional. Dalam artikel kali ini kita akan membahas tentang lembaga yang ada di ruang lingkup kerjasama regional. Perlu anda ketahui bahwasannya kerjasama regional adalah kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara dalam suatu wilayah regional dalam rangka memenuhi berbagai macam kebutuhannya serta mendapatkan sebuah keuntungan. Tentunya sebuah kerjasama tidak akan bisa berjalan dengan lancar membutuhkan pihak-pihak tertuntu yang menjalankan segala bentuk program, dan melaksankan hal-hal lainnya yang berorientasi pada pencapaian suatu tujuan. Ada beberapa Badan Kerjasama Ekonomi Regional, antara lain :(Baca Juga: Manfaat Kerjasama Ekonomi Antar Negara , Contoh Kerjasama Multilateral)

  1. ASEAN

Kita ketahui bahwasannya ASEAN merupakan sebuah lembaga atau sebagai wadah bagi negara-negara Asia Tenggara, ada 10 negara di kawasan Asia Tenggara yang menjadi anggota ASEAN, yakni Indonesia, Singapura, Tahiland, Malaysia, Myanmar, Brunei Darussalam, Vietnam, Kamboja, Laos, dan Filipina. Negara-negara tersebut saling menjalin komitmen dan bekerjasama dalam ppencapaian suatu tujuan bersama, dimana satu sama lain akan membantu pihak yang membutuhkan. Banyak bidang yang dikaji dan dilaksanakan oleh ASEAN ini, salah satunya pada bidang perekonomian. Dimana tujuan yang ingin dicapai adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat ASEAN dan menciptakan suasana pasar atau perekonomian yang kondusif dan baik. dalam bidang perekonomian ini, ASEAN memiliki setidaknya memiliki lima komite yang mengurusi dan mengelola segala bentuk program dan apapun yang berhubungan dengan bidang perekonomian, antara lain : (Baca juga : pengertian masyarakat ekonomi asean , Kebijakan Ekonomi Internasional)

  • Komite Keuangan dan Perbankan atau Commitee on Finance and Banking (COFAB)

Komite ini bertugas untuk mengurusi dan mengelola keuangan dan bidang perbankan di kawasan ASEAN, dimana segala bentuk aktivitas keuangan yang ada di setiap negara anggota. Dimana komite ini akan selalu mengawasi dan memantau segala aktivitas Bank dan perjalanan atau sirkulasi keuangan di setiap negara anggota. Jadi komite ini memegang peranan penting dalam mengatasi segala bentuk permasalahan yang terkait keuangan yang ada. Dan perlu anda ketahui bahwasannya komite ini terletak di Thailand. (Baca juga : sistem keuangan internasional , Manfaat Pasar Tenaga Kerja)


  • Komite bahan Pangan, Pertanian dan Kehutanan atau Commitee on Food Agricultural and Forest (COFAF)

Komite ini memiliki tugas dan kewenangan dalam hal pangan, pertanian dan kehutanana. Dimana para anggota dan seksi-seksi di komite ini bertanggung jawab penuh dalam permasalahan yang menimpa bidang pangan, pertanian atau kehutanan. Selain itu komite ini juga memberi program dan penyuluhan mengani permasalahan atau yang lainnya. Misalkan di suatu negara angggota mengalami sebab – sebab kelangkaan atau krisis pangan maka komite ini harus bertindak dan mencari sebuah solusi dari permasalahan ini. Komite ini berkedudukan di Indonesia. (Baca juga: Organisasi Perdagangan Dunia)

  • Komite Industri, Mineral dan Energi atau Commitee on Industry, Mining and Energy (COIME)

Komite yang satu ini berfokus pada pengelolahan industri, mineral dan energi. Dimana mereka akan bertugas mengawasi, mengelola dan manfaatkan dengan baik mineral dan energi yang ada di negara-negara anggota. Kita ketahui bahwasannya negara-negara di Asia Tenggara memiliki kekayaan sumber daya berupa industri, mineral dan energi. Namun masalahnya adalah pada tidak adanya tenaga ahli dan teknologi mutakhir untuk memanfaatkan sumber daya tersebut. Maka dibentuklah komite yang mnegurusi dan mengelola sumber daya tersebut. Komite ini berada di Filipina.

Artikel terkait badan usaha : badan usaha miliki desa – badan usaha agraris – badan usaha milik swasta

  • Komite Perhubungan dan Komunikasi atau Commitee on Transportation and Communication (COTAC)

Komunikasi merupakan salah satu aspek penting yang mampu menghubungkan keinginan satu pihak dengan pihak yang lainnya. Komunikasi merupakan sarana penting untuk mencapai sebuah tujuan. Mengingat hubungan dan komunikasi penting maka ASEAN memutuskan untuk membentuk komite yang bertugas untuk mengelola dan mengurusi tentang perhubungan dan komunikasi. Komite ini terletak di Malaysia. Perhubungan dan komunikasi yang dimaksud di sini adalah hubungan anternegara, keluar masuknya produk dan lainnya, komunikasi sama halnya dengan hubungan internasional. (Baca juga : pengertian motif ekonomi , Tujuan Kerjasama Ekonomi Antar Negara)

  • Komite Perdagangan dan Pariwisata atau Commitee on Trade and Tourism (COTT)

Bidang yang tak kalah penting adalah perdagangan dan pariwisata, bisa dibilang dua bidang ini sangat berpengaruh bagi perekonomian suatu negara. Kegiatan perdagangan bisa dibilang merupakan kegiatan pokok ekonomi suatu negara, perdagangan penting karena bisa menyumbang pemasukan negara. Selain itu kegiatan tambahan yang mampu menambah pemasukan devisa negara yakni pariwisata. Pariwisata merupakan salah satu bidang yang berpotensi besar untuk dikembangkan. Contoh saja Indonesia menjadi salah satu destinasi pariwisata di kawasan Asia Tenggara. Mengingat potensi besar yang kedua bidang ini miliki, maka ASEAN memutuskan membentuk komite yang fokus pada pengawasan, pengembangan, dan pengelolahan bidang perdagangan dan pariwisata yakni terletak di Singapura. (Baca juga : tujuan ekonomi kreatif , Aspek Hukum Ekonomi Pembangunan)

  1. APEC

Salah satu organisasi yang berada di cakupan kerjasama regional adalah APEC atau Asia Pasific economic Creative. APEC merupakan sebuahforum kerjasama di bidang perekonomian negara-negara di Asia dan Pasifik. Perlu anda ketahui bahwasannya APEC ini didirikan di Australia pada tahun 1989. Dalam hal ini negara kita juga menjadi salah satu anggota dari APEC ini. Pada tanggal 5 November 1994 Indonesia menjadi tuan rumah diadakannya KTT II APEC, dalam KTT ini menghasilkan sebuah rumusan besar berupa Deklarasi Bogor yang isisnya menjelaskan bahwasannya APEC mencanangkan dan merencanakan perdagangan bebas yang diprediksi akan berjalan di tahun 2010 di n egara-negara maju dan tahun 2020 di negara-negara berkembang seperti halnya Indonesia sendiri. Pada dasarnya lembaga APEC ini memiliki tujuan utama yang diusung yakni menjalin kerjasama dalam bidang perdagangan, pariwisata, investasi, serta memperkuat perdagangan multilateral bagi kepentingan Asia Pasifik. Anggota APEC ini terdiri dari beberapa negara di Benua Asia, Australia, Amerika Utara dan Amerika Selatan. (Baca juga : manfaat pasar valuta asing , Dasar Hukum Jual Beli)


  1. ADB

ADB atau Asian Development Bank atau yang sering kita sebut dengan Bank Pembangunan Asia. Lembaga ini didirikan pada tanggal 19 Desember 1966 di Manila, Filipina. Lembaga ini terdiri dari beberapa anggota yakni negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Lembaga ini didrikan untuk mengusung dan mencapai sebuah tujuan yakni untuk memberi bantuan bagi negara-negara di Asia yang sedang melaksanakan pembangunan dengan jalan memberikan pinjaman lunak. Pinjaman lunak adalah pinjaman yang masa pembayarannya dalam jangka pamnjang dan bunga yang dibebankan juga relatif rendah.

Artikel terkait pembangunan :

Inilah beberapa lembaga ekonomi yang ada dalam ruang lingkup kerjasama regional. Dimana setiap lembaganya mengusung tujuan utamanya masing-masing. Pada dasarnya lembaga-lembaga in i hadir untuk membantu jalnnya kerjasama regional ini, dengan harapan kerjasama tersebut akan menjadi lebih baik dan produktif. Sehingga negara-negara yang menjadi anggota akan mampu meningkatkan level kehidupan masyarakat di dalamnya serta mampu mengisi khas negara yang sewaktu-waktu bisa digunakan dalam memecahkan sebuah masalah.

Artikel terkait : bentuk kerjasama multilateral – manfaat ekonomi internasional

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Regional