Sponsors Link

3 Bentuk Kerjasama Multilateral yang Harus Diketahui

Manusia merupakan homosapiens, dimana membutuhkan pendamping atau teman dalam melaksanakan kegiatannya. Bisa dibilang manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan pihak lain dalam memenuhi kebutuhan hidupanya dan mencapai tujuan hidupnya. Begitu juga suatu negara tidak bisa berkembang jika tidak menjalin hubungan atau kerjsama dengan pihak lainnya. Kerjsama meruupakan salah satu cara untuk mencapai sebuah tujuan dengan mudah dan cepat, dimana akan membantu semua pihak untuk mempermudah pekerjaannya. Ada beberapa jenis atau bentuk kerjasama antar negara, antara lain kerjasama bilateral, multirateral, dan kerjasama unilateral. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas menganai bentuk kerjasama multirateral. (Baca juga : pengertian masyarakat ekonomi asean , Contoh Kerjasama Multilateral)

Sebelum membahasnya lebih mendalam, kita perlu memahami pengertian dari kerjsama ini. Kerjasama multirateral merupakan sebuah kerjasama yang dimana terdiri dari dua atau lebih negara yang menjadi anggota. Bisa dibilang kerjasama multirateral adalh bentuk kerjasama yang terjalin oleh beberapa negara. Poin penting yang harus digaris bawahi di sini yakni anggota-anggota dari kerjasama ini adalah negara dengan kekuatan menengah, seperti kanada dan lainnya. Dalam menjalankan segala aktivitasnya kerjasama multirateral ini dilaksanakan oleh bebrapa pihak, antara lain : (Baca juga : bentuk kepemilikan bisnis , fungsi produksi dalam perusahaan)

1. Bank Dunia

Bank Dunia atau yang sering disebut dengan World Bank adalah sebuah lembaga keuangan dunia yang dimana memiliki tugas untuk melakukan pembangunan suatu negara serta memperbaiki kulaitas kehidupan masyarakat negara tersebut. Perlu kita ketahui bahwasannya berdirinya lembaga ini dilandasi dengan kesepakatan bersama dalam konferensi Bretton Woods pada tanggal 27 Desember 1945, namun baru diresmikan pada tanggal 25 Juni 1946. Bank Dunia memiliki tugas utama yakni membantu pelaksanaan pembangunan di negara-negara yang hancur atau rusak akibat peperangan dan lainnya dalam bentuk pemberiaan dana dan kebijakan. Bukan hanya itu Bank Dunia juga bertugas untuk mengenalkan investasi asing, pinjaman jangka panjang dan memantau program-program yang berkaitan dengan investasi asing. Dalam menjalankan tugasnya bank Dunia dibantu oleh bebrapa lembaga keuangan yang ada di bawah naungannya, antara lain : (Baca Juga: faktor produksi tenaga kerja , Sumber Pendapatan Daerah)

  • IFC (International Financial Corporation)

IFC merupakan salah satu bentuk lembaga keuangan dunia yang berfokus pada pemberiaan bantuan pada pihak swasta tertentu dalam bentuk modal. Terbentuknya lembaga keuangan ini dilatarbelakangi oleh sebuah keinginan dari beberapa pihak untuk memberikan bantuan pada pembangunan ekonomi yang dilakukan negara-negara berkembang, lembaga ini berdiri pada tahun 1956. IFC memberi bantuan modal bukan tanpa sebuah tujuan, dengan pemberian modal ini IFC bertujuan untuk mendorong pertumbuhan sektor swasta di suatu negara. Bukan hanya itu lembaga IFC juga membantu pihak swasta mengalokasikan dana yang mereka miliki dalam pasar dunia serta menyediakan bantuan berupa statistik dan teknis bagi pemerintah dan juga pihak swasta. (Baca juga : sistem keuangan internasional)

  • IBRD (International bank for Reconstruction Development)

IBRD merupakan salah satu lembaga yang bergerak di bidang keuangan dan dibawah naungan Bank dunia. Sama seperti ICF yang didirikan untuk menangani permasalahan seputar perbankan di negara-negara berkembang. Lembaga ini didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 namun baru resmi dan disetujui oleh semua pihak pada 6 Juni 1946. Didirikannya IBRD bukan hanya keinginan atau motif dari beberapa pihak, namun dikarenakan lembaga ini memiliki sebuah tugas utama, yakni menyediakan dan memberikan bantuan atau pinjaman dalam jangka waktu bervariasi baik jangka pendek maupun jangka panjang bagi negara-negara yang sedang berkembang atau sedang gencar melakukan pembangunan. Di sisi lain sebagai penyempurna, lembaga ini juga memberikan bantuan berupa teknis dengan cuma-cuma atau gratis kepada pihak-pihak bersangkutan serta memberikan pengarahan atau pengembangan terhadap perdagangan internasional. (Baca juga : manfaat ekspor impor)

  • ICSID (International Centre for Settlement of Investment Disputes)

Sesuai dengan namanya, lembaga ini fokus pada perselisihan atau permasalahan investasi internasional. ICSID ini didirikan pada tahun 1966. Lembaga ini memiliki tugas utama yakni mengatasi segala bentuk permasalahan atau perselisihan dalam segala bentuk penanaman atau pelaksanaan modal yang dialkukan anatara pemerintah maupun pihak swasta (asing). (Baca juga : manfaat ekonomi manajerial , konsep pendapatan nasional)

  • IDA (Intenational Development Association)

IDA merupakan salah satu lembaga yang ada di bawah naungan Bank dunia, dimana lembaga ini didirikan pada tanggal 15 September 1960 untuk mengurusi atau menangani segala bentuk masalah yang berkaitan dengan pembangunan. Perlu anda ketahui bahwasannya IDA memiliki tujuan utama untuk meningkatkan produktivitas dalam setiap kegiatan atau program yang dilakukan, mendorong dan mengupayakan terlaksananya pembangunan ekonomi, serta untuk meningkatkan taraf hidup negara-negara anggota yang tertinggal atau kurang maju. Bukan hanya itu, IDA juga memberikan bantuan berupa proyek ataupun hibah kepada negara miskin atau yang tertinggal seperti pembangunan saluran untuk air bersih, meminimalisasikan efek rumah kaca, serta mengatasi wabah penyakit.

Artikel terkait : faktor pembangunan ekonomi – fungsi ekonomi pembangunan

  • MIGA (Multilateral Investment Guarantee Agency)

MIGA juga merupakan salah satu lembaga di bawah naungan Bank Dunia. Dimana lembaga ini didirikan untuk menjamin berjalannya investasi dalam cakupan multilateral. Lembaga ini memiliki tujuan untuk menjaga kenyamanan dan kelancaran jalannya penanaman investasi atau modal secara langsung  di negara-negara yang sedang berkembang. Ada beberapa contoh untuk penanaman modal yang menjadi tugas dan tanggungjawab MIFA, antara lain pembangunan atau pendirian perusahaan atau pabrik, pembuatan jalan, pendirian pembangkit listrik dan lain sebagainya. (Baca juga : manfaat pasar valuta asing – fungsi pasar)

2. IMF (International Monetary )

Sama hal nya dengan Bank dunia yang berkecimpung di dunia keuangan. IMF merupakan salah satu lembaga keuagan dunia yang mempunyai kewenangan dalam hal menangani dan mengatur permasalahan yang berkaitan dengan masalah keuangan. IMF sendiri didirikan pada tanggal 22 Juni 1944. Pada dasarnya IMF ini didirikan dengan latar belakang kesepakatan bersama antar negara-negara anggota untuk memperbaiki kondisi perekonomian dunia setelah peristiwa perang dunia ke II. Perlu kita ketahui bersama bahwasannya masalah keuangan yang menjadi wewenang IMF meliputi masalah tingkat pengangguran yang tinggi, permasalahan inflasi keuangan suatu negara, persaingan perdagangan antar negara yang menjadikan sebuah depresi keuangan, sistem keuangan dan perbankan suatu negara yang melemah dan banyak permasalahan, serta terjadinya suatu defisit pada neraca pembayaran. Dalam melaksanakan tugas dan mencapi tujuannya IMF memberikan sebuah bantuan berupa pinjaman dana yang mana bisa digunakan untuk membantu negara-negara anggota yang sedang mengalami masalah atau krisis keuangan.

Artikel terkait inflasi :

3. ECOSOC (Economic and Social Council)

ECOSOC merupakan salah satu lembaga dunia yang bukan hanya menangangi atau mengatur permasalahan ekonomi saja namun juga menaungi permasalahan sosial dalam kehidupan manusia. Lembaga ini didirikan di London Inggris pada tanggal 23 Januari 1946. Lembaga ini didirkan untuk melaksanakan tugas utama berupa koordinasi pekerjaan sosial serta ekonomi dalam cakupan PBB, memberikan dan mneyediakan fasilitas dalam program pertukaran pendidikan dan kebudayaan internasional, dan menjadi wadah atau penampung bagi isu-isu mengenai hak asasi manusia (HAM). Ada beberapa lembaga yang dinaungi oleh ECOSOC yakni lembaga khusus PBB, antara lain : (Baca juga : pengertian motif ekonomi , Fungsi Retribusi)

  • ILO (International Labour Organization)

ILO merupakan salah satu organisasi buruh internasional, dimana menjadi lembaga khusus untuk menangani permasalahan yang berhubungan dengan buruh. Perlu kita ketahui bahwasannya lembaga ini memiliki tujuan utama untuk menjamin kesejahteraan buruh, mewujudkan sebuah keadilan sosial dan menciptakan sebuah keastabilan sosial dan ekonomi. (Baca juga : Teori Perilaku Konsumen dan Produsen)

  • FAO (Food and Agriculture Organization)

FAO merupakan salah satu lembaga di bawah naungan PBB yang bertugas untuk mengawasi dan mengatur segala jenis program tentang pertanian dan pangan. Tujuan utamanya yakni mengurangi masalah kelaparan, meningkatkan kualitas pangan masyarakat, serta mendukung pembangunan pedesaan. (Baca juga : tujuan ekonomi kreatif – manfaat ekonomi kreatif)

  • WHO (World Health Organization)

Sesuai dengan namnya lembaga ini bertugas untuk mengatasi berbagai masalah yang berkaitan dengan kesehatan di berbagai negara di dunia. Selain itu lembaga ini juga membantu menangani dan mencegah penyebaran wabah penyakit. (Baca Juga: Peran Pemerintah Sebagai Pelaku Ekonomi)

  • UNESCO (Unites Nations Education Scientific Cultural Organization)

UNESCO merupakan lembaga yang fokus menangani segala hal yang berhubungan dengan pendidikan, kebudayaan, serta perkembangan ilmu pengetahuan. (Baca juga : kebijakan ekonomi internasional)

Begitu pentingnya suatu kerjasama yang terjadi antara negara satu dan negara lainnya. Dengan kerjasama akan menghasilkan sesuatu yang baik pula. Kerjasama multirateral pada dasarnya menghimpun negara-negara di dunia yang memiliki visi dan misi untuk membangun peradaban lebih baik di dunia, dengan bantuan lembagai-lembaga yang sengaja dibentuk untuk mengurusi segala bentuk program sehingga tujuan pun mudah tercapai.

Artikel terkait : manfaat ekonomi internasional – manfaat kerjasama ekonomi antar negara

, , , , , , , ,
Oleh :
Kategori : Publik