Sponsors Link

5 Tujuan Perdagangan Internasional Suatu Negara

Sebagai manusia kita mengetahui bahwa kita merupakan makhluk social. Seperti yang kita ketahui makhluk social merupakan makhluk yang saling membutuhkan satu sama lain. Membutuhkan satu sam alain ini maksudnya agar tercipta hubungan yang saling menguntungkan. Hubungan yang saling menguntungkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya adalah jual beli.  Dalam proses jual beli terdapat hubungan yang saling menguntungkan, yaitu dengan menjual kita dapat memenuhi kebutuhan orang lain, dengan membeli kita dapat memenuhi kebutuhan yang kita butuhkan.  Bukan hanya barang, bisa juga jasa maupun yang lainnya. Dalam proses menjual dan membeli kita melakukan perdagangan. Perdagangan bukan hanya dalam ranah kecil seperti ranah pasar saja yang ada di dalam negeri  namun perdagangan juga mencakup ranah luar negeri hingga sampai  Internasional, yang disebut dengan perdagangan Internasional. (Baca juga : tujuan mempelajari ilmu ekonomi , Organisasi Perdagangan Dunia)

ads

Dalam penerapan Perdagangan Internasional dapat diambil contoh hubungan bangsa Indonesia dengan Negara lain dalam rangka memenuhi kebutuhan satu sama lain. Contohnya adalah proses impor dan ekspor antara Negara satu dengan Negara lain. Dalam proses impor kita bisa mengambil contoh, Indonesia mengimpor barang-barang elektronik dari negara Cina, tujuan dari impornya Indonesia adalah karena Indonesia memerlukan barang elektronik tersebut dimana barang tersebut tidak diproduksi di Indonesia, untuk memenuhi kebutuhan rakyat Indonesia yang mengikuti perkembangan globalisasi,  maka barang elektronik dirasa merupakan suatu kebutuhan, sehingga Indonesia harus mengimpor barang tersebut dari negara lain. Sebaliknya , negara Indonesia mengekspor baju-baju buatan Indonsia ke negara Jepang, hal itu bertujuan agar Indonesia dapat mengendaikan harga ekpor di Indonesia sekaligus untuk menaikkan devisa negara Indonesia. Selain kita mengekspor untuk memenuhi kebutuhan akan banyaknya peminat baju khas Indonesia di negara Jepang, namun kita juga memabntu negara untuk menaikkan devisa negara. (Baca juga : tujuan kebijakan ekonomi moneter)

Sehingga dapat disimpulkan bahwa perdagangan Internasional adalah perdagangan antar bangsa yang satu dengan bangsa yang lain dalam memenuhi kebutuhan satu sama lain, agar terciptanya hubungan yang saling membutuhkan dan menguntungkan kedua belah pihak. Keuntungan yang bagaimana yang diperoleh diantaranya diperolehnya kenaikan akan devisa negara, dan terpenuhinya kebtuhan yang dibutuhkan oleh negaranya. (Baca juga : perbedaan cv dan pt , Jenis-jenis Usaha Dagang)

Penerapan yang dilakukan oleh perdaganagn Internasional memiliki latar belakang yang mengharuskan dilakukannya perdagangan Internasional. Perdagangan Internasional dilakukan karena banyaknya factor. Beberapa factor yang mempengaruhi dilakukannya perdagangan internasionla adalah sebagai berikut:

1. Perbedaan Sumber Daya

Karena perbedaan sumber daya yang  dimiliki oleh setiap negara . Hal ini dipengaruhi oleh letak geografis dari setiap negara yang berbeda-beda , sehingga barang yang tidak bisa didapatkan di negara asal dapat diperoleh dari negara lain, begitu pun sebaliknya. (Baca juga : faktor pertumbuhan  ekonomi)

2. Perbedaan iklim

Berbedanya iklim suatu negara juga mempengaruhi, karena iklim setiap Negara itu berbeda-beda sehingga bahan baku yang dibutuhkan tidak selalu ada di Negara sendiri. Misal bahan bakunya memerlukan proses penanaman, akibat dari iklim yang berbeda proses penananaman tidak cocok hidup di negara sendiri, padahal kita membutuhkan bahan baku tersebut untuk memproduksi kebutuhan yang dibutuhkan di dalam negri, sehingga butuh kerja sama dengan bahan baku yang dapat hidup di Negara tertentu. (Baca Juga: Cara Menabung Emas di Pegadaian , Cara Pinjam Uang Di Pegadaian)

ads

3. Perbedaan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi)

  • Menguntungkan untuk saling bertukar ilmu

Perkembangan Negara berdasarkan IPTEK dibagi menjadi Negara maju dan Negara berkembang, dengan adanya perbedaan ini negara berkembang dapat bekerjasam dengan Negara maju untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologinya untuk menghadapi globalisasi dan perkembangan zaman yang semakin maju.  (Baca juga : fungsi ekonomi pembangunan)

  • Menguntungkan untuk salaing memenuhi kebutuhan

Secara Internasional, berbagai negara yang tersebar di banyak belahan dunia  memiliki tingkat kemajuan yang berbeda-beda.Mulai dari negara maju dan negara ynag berkembang. Apabila ada negara yang maju dan ada negara yang berkembang, maka dapat dipastikan teknologi yang dimiliki negara maju lebih modern dan efisien, maka dari itu negara yang memiliki teknologi modern dapat dipastikan bahwa  apa yang diproduksi negaranya memiliki keunggulan tersendiri, sehingga dengan adanya ekspor dan impor ini akan menjadi keuntungan tersendiri bagi negara-negara yang memiliki teknologi yang efisien tersebut. (Baca juga : kebutuhan dasar manusia )

4. Perbedaan Selera

Dan yang terakhir adalah masalah selera yang dimiliki oleh setiap negara. Walaupun di negara sendiri sudah di produksi barang misalnya semangka khas negara A. Namun, negara masih mengimpor semangka dari negara lain, karena menurut selera rakyat negara A, semangka dari negara B dapatdapat lebih meningkatkan selera dibandingkan dnegan semangka local milik negara A, karena seperti kodrat manusia yang tidak pernah merasa puas. (Baca juga : contoh tindakan ekonomi dalam  kehidupan sehari-hari)

Akibat dari perbedaan sumber daya, perbedaan iklim, perbedaan IPTEK, dan perbedaan selera inilah yang memunculkan adanya perdagangan Internasional. Dalam perdaganagan Internasionala sendiri mencakup ekspor maupun impor yaitu proses menjual dan membeli yang saliang menguntungkan. Bukan hal yang biasa apabila kita melakukan perdagangana internasional, bukan hanya melakuakan perdagangan saja , melainkan berdagang Internasional yang bertujuan. SEtelah kita mengetahui factor-faktor apa saja yang mempengaruhi adanya prdagangan Internasional, maka penjelasan di bawah ini akan menjelaskan tentang tujuan dari perdagangan Internasional itu sendiri. Faktor yang memepengaruhi dan Tujuan Perdagangan Internasional saling brkaitan satu sama lain diantaranya: (Baca juga : kebutuhan dasar manusia , Cara Mengajukan Kartu Kredit)

1. Untuk memenuhi Kebutuhan yang ada di Negara lain

Dengan adanya perbedaan yang dimiliki oleh negara satu dengan negara lain maka sebagai negara yang mengimpor barang dari negara lain, tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan yang ada di negara lain, namun tidak di produksi di negara kita. (Baca juga : pengertian motif ekonomi)

2. Untuk menaikkan devisa negara

Dengan adanya perbedaan yang dimiliki oleh negara satu dengan negara lain maka sebagai negara yang mengekspor barang ke negara lain, tujuannya adlaah untuk menaikkan devisa negara. Apabial kita dapat menaikkan devisa negara maka imbas darinya adalah:

  • Pertumbuhan ekonomi

Pertumbuhan ekonomi ialah kenaikan produk nasional bruto pendapatan  dalam suatu Negara. Produk Nasional Bruto biasanya dihasilkan oleh faktor-faktor produksi milik warga negara baik yang tinggal di dalam negeri maupun di luar negeri, warga Negara tidak termasuk di dalamnya walupun dia tinggal dalam negeri tersebut. Dengan adanya perdagangan internasional dapat dipastikan akan berimbas kepada hal lain yatu mengurangi kemiskinan dan pengangguran dalam negeri itu sendiri. (baca juga : tujuan ekonomi makro  , Penyebab Usaha Sepi)

  • Mempengaruhi stabilitas harga barang yang di ekspor akan stabil dalam negeri

Stabilitas sendiri berangkat dari kata dasar stabil yang berarti tetap atau tidak berubah. Stabilitas harga disini adalah mempertahankan harga yang dilakukan oleh pemerintah ketika laju inflasi mulai tinggi. Inflasi adalah peningkatan persediaan uang sehingga menyebabkan kenaikan harga. Maka dalam hal ini pemerintah bertugas untuk tetap menstabilkan harga ditengah inflasi yang sedang naik dengan adanya ekspor yang dilakukan oleh negara itu sendiri. (Baca juga : tujuan ekonomi makro dalam ekonomi)

  • Eksistensi Tenaga Kerja

Eksistensi tenaga kerja, sangat diperlukan adanya tenaga kerja karena mereka adalah pelaku yang melancarkan segala tindakan yang saling berkesinambungan. Dengan adanya pertumbuhan ekonomi, maka perusahaan pengekspor akan kebanjiran pesanan produk, sehingga tenaga kerja yang ada tidak mampu untuk mengerjakan semuanya sehingga dibutuhkanlah perekrutan tenaga kerja yang baru untuk menyelesaikan pesananan ekspor yang sangat banyak. Hal ini sangata menguntungkan satu sama lain, karena perusahaan dapat memnuhi pesanan dengan bertambahnya tenaga kerja, bagi tenaga kerja yang mmebutuhkan sangat terbantu dengan adanya perdagangan internasional yang menumbuhkan ekonomi sehingga dia dapat memperoleh kesempatan pekerjaan, bagi negara maka dapat menaikkan taraf pertumbuhan ekonominya karena berkurangnya pengangguran. (Baca juga : faktor penyebab kelangkaan)

Sponsors Link

3. Memperoleh keuntungan dari spesialisasi

Tidak dapat dipungkiri bahwa adanay kegiatan perdagangan adalah untuk mencari keuntungan, keuntungan yang bagaimana yang diacri bukan saja keuntungan internal saja melainkan keuntungan eksternal.Keuntungan internal adalah keuntungan yang dimiliki oleh perusahaan itu sendiri misalnya leuntungan dari banyaknya pesanan dari luar negri yang dpaat meningkatkan ekspor perusahaan itu snediri, maka keuntungan yang didapat perusahaan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan alat-alat produksi maupun untuk penambahan fasilitas yang dibutuhkan dlaam perusahaan untuk memmenuhi kebutuhan produksi. Keuntungan yang selanjutnya yaitu keuntungan eksternal dalam hal ini keuntungan eksternal yaitu keuntungan spesialisasi. (Baca Juga: syarat mendirikan perseroan terbatas pt)

Keuntungan spesialisasi dapat diilustrasikan sperti ini, negara A dapat memproduksi suatu barang yang sama jenisnya dengan negara B, kedua negara memproduksi barang yang sama namun ada kalanya lebih baik jika salah satu dari kedua negara tersebut mengimpor barang tersebut. Sebagai contoh misalnya : Negara A dan negara B mempunyai kemampuan yang sama untuk memproduksi kain. Namun, negara B dapat memproduksi dengan lebih efesien dari A, karena dukungan dari teknologinya yang lebih maju. Dalam kasus yang diberikan  seperti ini, spesialisasi disini berfungsi untuk mempertinggi keefisienan penggunaan faktor-faktor produksi.

Negara A perlu mengurangi produksi kainnya dan mengimpor barang tersebut dari Negara B. Ini dilakukan agar dengan mengadakan spesialisasi dan perdagangan, setiap negara dapat memperoleh keuntungan sebagai berikut, yaitu faktor-faktor produksi yang dimiliki setiap negara dapat digunakan dengan lebih efesien akibat dari persamaan produksi tadi slaah satu dapat mengimpor dari negra ayng memiliki kesamaan produksi dan yang kedua setiap negara dapat menikmati lebih banyak barang dari negar alain yang keefisienan teknologinya lebih berkembang dari barang yang dapat diproduksi dalam negeri. (Baca juga : tindakan ekonomi rasional)

4. Memperluas Pasar dan Menambah Keuntungan

Dalam prose produksi terkadang, para perusahaan produksi tidak menjalankan mesin-mesinnya (alat produksinya) dengan maksimal karena mereka menghindari terjadinya kelebihan produksi. Mengapa hal itu dihindari dikarenakan apabila produksi yang dihasilkan berlebihan mengakibatkan turunnya harga produk mereka. Maka dari itu perdagangan internasional bertujuan agar perusahaan produksi dan parapengusaha dapat menjalankan mesin-mesinnya secara maksimal tanpa khawatir kelebihan akan produksi karena kelebihan produk tersebutdapat dijual keluar negeri. (Baca juga : faktor pertumbuhan ekonomi , cara mendapatkan modal usaha)

5. Transfer teknologi modern

Dalam perdaganag internasioanl kita tidak hanya memperoleh keuntungan dalam hal materi saja melainkan dalan hal teknologi modern. Dengan berkembangnya zaman maka negara maju apsti akan memberikan inovasi baru dengan menciptakan regenerasi teknologi yang lama dnegan teknologi yang baru untuk menambah keefektifan dan keefisienan dalam proses produksi.

Sponsors Link

Dengana danya perdagangan internsional diharapakan kita dapat menyerap dan menyaring teknologi modern dari negara lain yang memungkinkan barang produksi ynag kita buat akan lebih banyak dalam waktu yang singakat. Dari perdagangaan Internasional ini memungkinkan suatu negara untuk mempelajari teknik produksi mana yang lebih efisien yang dpaat diterapkan di negara sendir, bukan hanya itu saja setidaknya kita dapat belajar bagaimana cara bermanajeman yang modern. (Baca juga : tujuan ekonomi pembangunan – faktor pembangunan ekonomi)

Dengan demikian perdagangan internasional memiliki pengaruh besar terhadap laju pertumbuhan ekonomi dunia. Perdangan internasional merupakan wadah bagi semua negara yang ingin melakukan kegiatan ekonomi baik itu jual beli, kerjasama, investasi dan lain sebagainya. Selain itu perdagangan internasional juga bisa mempengaruhi kondisi perekonomian baik lingkup kecil maupun besar, ketika laju perdagngan internasional meredup maka dipastikan banyak pihak yang merugi, namun jika laju perdangan internasional baik maka banyak pihak yang akan diuntungkan.

Artikel terkait : tujuan kerjasama ekonomi antar negara

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , , , ,
Oleh :
Kategori : Bisnis