Sponsors Link

7 Keuntungan Bisnis Bahan Bangunan (Material)

Untuk memulai bisnis memang bukan merupakan soal yang mudah terlebih lagi bisnis yang memerlukan modal besar seperti bisnis properti yang salah satunya contoh dari jenis bisnis properti ini yaitu bisnis bahan bangunan. Meskipun disebut sebagai bisnis yang tidak mudah, membutuhkan modal besar namun bisnis bahan bangunan dapat dikategorikan bisnis yang cemerlang terlebih lagi semakin banyaknya kebutuhan akan bahan bangungan untuk mendirikan hunian seperti rumah, villa ataupun gedung. Bisnis yang dapat dimasukkan dalam kategori bisnis properti ini merupakan bisnis yang memiliki prospek cerah karena menyediakan kebutuhan pokok masyarakat. (Baca juga: peluang usaha air isi ulang – cara pinjam uang di pegadaian)

ads

Oleh karena bisnis bahan bangunan merupakan bisnis yang menjual kebutuhan pokok masyarakat untuk membangun tempat tinggal maka tidaklah aneh jika bisnis ini menjanjikan keuntungan dan bersifat jangka panjang. Berikut beberapa Keuntungan Bisnis Bahan Bangunan yang patut anda ketahui sebelum memutuskan untuk memulai dan menjalani bisnis ini, yaitu: (Baca juga: cara investasi emas untuk pemula ,  syarat mendirikan usaha dagang)

1. Modal

Modal memang selalu menjadi kendala untuk memulai usaha terlebih lagi jika ingin membuka usaha yang membutuhkan modal yang besar seperti bisnis bahan bangunan ini. Namun, kendala modal dapat disiasati dengan adanya sistem kerja sama yang menghasilkan kesepakatan saling menguntungkan antara pemilik bisnis bahan bangunan dengan supplier. (Baca Juga:  jenis-jenis usaha dagang , penyebab konflik usaha)

Pemilik bisnis bahan bangunan dapat menawarkan kerjasama dengan sistem pembayaran dibelakang. Dimasa awal, sistem pembayaran dibelakang atau sistem pembayaran tempo memang cukup sulit untuk diterima oleh supplier karena sistem ini menuntut kejujuran dan sikap saling koperatif antar supplier dan pemilik bisnis bahan bangunan. Biasanya sistem pembayaran dibelakang atau sistem pembayaran tempo akan cepat disepakati oleh supplier setelah melihat potensi dari perkembangan bisnis bahan bangunan yang telah menjadi langganannya. (Baca Juga: cara untuk mendapatkan modal usaha)

2. Barang yang dijual

Tidak ada hal yang perlu sangat dikhawatirkan akan kerusakan barang yang akan dijual karena barang-barang yang ada dalam bisnis bahan bangunan ialah barang-barang yang awet, tahan lama, tidak mudah busuk dan tidak mudah rusak. Jadi, barang yang telah lama tersedia namun belum juga terjual tidak akan sia-sia karena tidak adanya jangka waktu penggunaan atau kadaluwarsa dalam barang – barang bahan bangunan. (Baca juga: peranan koperasi simpan pinjampenyebab kegagalan usaha)

3. Harga barang yang dijual

Meskipun misalnya terdapat barang dari bisnis bahan bangunan yang sudah lama tersedia di toko bahan bangunan namun tidak juga laku terjual maka tidak perlu terlalu khawatir karena barang – barang dari bahan bangunan biasanya tidak akan mengalami penurunan harga malah barang – barang bahan bangunan cenderung mengalami kenaikan harga seiring dengan makin banyaknya permintaan akan kebutuhan properti yang berupa hunian. (Baca juga: syarat mendirikan usaha dagang , syarat mendirikan koperasi simpan pinjam)

Sponsors Link

4. Lokasi cabang

Peluang dalam bisnis bahan bangunan memang masih sangat terbuka luas karena semakin banyaknya kebutuhan akan barang – barang bahan bangunan untuk membuat hunian seperti rumah, hotel, ataupun gedung lainnya. Untuk itu bagi yang tertarik untuk memulai dan menjalani bisnis bahan bangunan maka dapat membuka cabang di lokasi strategis lain seperti di daerah pemukiman atau bahkan pertokoan. Tempat yang strategis juga menentukan untuk semakin populernya bisnis bahan bangunan yang kita miliki. (Baca juga: prinsip bisnis , Penyebab Terjadinya Inflasi)

5. Modal Cabang Baru

Memang, tidaklah modal dana yang sedikit pula lagi jika ingin membuka cabang di daerah strategis, selain sewa tempat jualan atau sewa toko, modal dana untuk membeli barang-barang jualan bahan bangunan juga memang tidak sedikit. Namun, modal dana bukanlah kendala yang utama terlebih lagi ketika kepercayaan dan prospek yang bagus dalam bisnis barang – barang bahan bangunan ini telah anda dapatkan. (baca juga: Hubungan Pasar Uang dan Pasar Modal Dalam Perekonomian , Bisnis Rumahan Modal Kecil yang Menguntungkan)

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, jika anda kesulitan dana untuk membuka cabang baru bagi perluasan bisnis bahan bangunan milik anda maka anda dapat menawarkan kesepakatan kerja sama dengan supplier yang telah anda percayai, yang bersifat kredibel dan sudah menjadi langganan anda. Anda dapat meminta sistem pembayaran dibelakang atau pembayaran tempo untuk barang – barang bahan bangunan yang dapat anda minta terlebih dahulu tanpa sepeser modal dana pun yang keluar. (Baca juga: negara yang menganut sistem ekonomi liberal)

6. Barang yang berkualitas

Menyediakan barang bahan bangunan yang berkualitas memang tidaklah mudah disamping sebagai pemilik bisnis bahan bangunan harus jeli, barang – barang bahan bangunan yang berkualitas juga biasanya mahal sehingga sebagai pengecer atau pemilik bisnis bahan bangunan kita harus memiliki modal dana yang lebih. Namun hal ini tidaklah rugi karena barang – barang bahan bangunan yang berkualitas tidak akan busuk atau kadaluwarsa. (Baca juga: investasi syariah terbaik – cara mendirikan firma)

7. Permintaan besar, keuntungan besar

Jika reputasi bisnis bahan bangunan kita telah baik maka akan ada banyak pelanggan yang akan selalu membeli di toko bahan bangunan milik kita termasuk pemborong proyek pembangunan gedung atau perumahan. Hal ini sangat menguntungkan meskipun biasanya mereka akan membeli barang – barang bahan bangunan dengan harga yang lebih murah daripada konsumen yang membeli dengan jumlah yang sedikit namun barang – barang  bahan bangunan yang akan mereka beli biasanya dalam jumlah yang besar. (Baca juga: cara bisnis pulsa – keuntungan bisnis laundry)

Sponsors Link

Tips untuk Usaha Bisnis Bahan Bangunan

  • Kesiapan mental

Bagaimanapun dalam setiap usaha ataupun bisnis akan selalu ada saja kendala namun sebagai pengusaha atau pebisnis, mental yang kuat untuk menghadapi resiko jatuh bangun haruslah dihadapi bagaimanapun keadaan dan sulitnya untuk bangun kembali termasuk dalam bisnis bahan bangunan. Selain mental yang kuat, kejelian dalam melihat pasar juga mutlak diperlukan. Permintaan yang banyak biasanya pada barang – barang bahan bangunan dasar seperti pasir, batu koral, bata dan lain sebagainya. (Baca juga: penyebab konflik usaha ,  keuntungan investasi properti)

  • Pelayanan Pelanggan

Disamping jeli dalam melihat pasar, keramahan pelayanan dan solusi yang diberikan oleh pelayan toko juga dapat menambah nilai plus jika menginginkan kesuksesan dalam berbisnis bahan bangunan. Banyaknya barang – barang bahan bangunan akan membuat konsumen awam bingung untuk menentukan pilihan untuk itu diperlukan solusi atau masukkan yang dapat memberikan solusi terhadap kebutuhan konsumen dengan penjelasan terhadap nilai plus dan minus dari suatu barang bahan bangunan yang akan digunakan untuk membuat atau merenovasi rumah. (Baca juga: bentuk kepemilikan bisnis – prinsip bisnis)

  • Strategi Pemasaran

Karena barang – barang bahan bangunan termasuk barang yang tidak setiap hari dibeli maka strategi pemasaran agar toko bahan bangunan tetap memiliki pembeli yaitu dengan melakukan pemasaran secara meluas seperti melalui internet. Membuat website untuk barang – barang bahan bangunan perlu dilakukan karena selain lebih memudahkan, konsumen pun dapat langsung mempertimbangkan sendiri dengan waktu yang lebih banyak. Untuk itu website yang menjual barang – barang bahan bangunan harus menyediakan informasi tentang detail info produk dan contact person. (Baca juga: keuntungan dan kerugian bisnis franchise)

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Oleh :
Kategori : Bisnis