Sponsors Link

4 Keuntungan Bisnis Alfamart di Indonesia

Salah satu bisnis “warungan” yang saat ini dikemas secara modern, lebih menarik minat masyarakat (konsumen) dan menguntungkan yaitu bisnis minimarket. Bisnis ini memang merupakan bisnis atau usaha yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok setiap manusia, sama seperti pasar tradisional namun dikemas lebih nyaman seperti berbelanja di mall. Ada banyak bisnis minimarket yang ada secara nasional seperti indomaret, alfamidi, dan alfamart. Salah satu bisnis minimarket yang sering kita jumpai yaitu alfamart.

ads

(baca juga: fungsi devisa – keuntungan bisnis angkringan – bisnis kuliner modal kecil)

Bisnis minimarket merupakan salah satu bisnis yang sekarang banyak sekali hadir di tempat-tempat yang bahkan dapat dikatakan sebagai pelosok. Bisnis minimarket memang dapat dianggap sebagai bisnis yang menjanjikan karena minimarket memang merupakan tempat atau pasar yang dibutuhkan dan diminati oleh banyak customer (pelanggan)/ konsumen. Selain karena menyediakan berbagai kebutuhan dalam satu tempat, minimarket juga menjanjikan tempat belanja yang nyaman.

Baca juga:

Oleh karena berbagai macam keunggulan dari minimarket itulah maka semakin banyak bisnis minimarket yang berkembang dan menarik bagi para penggiat bisnis untuk mencoba bisnis minimarket, salah satunya yaitu bisnis alfamart. Bisnis alfamart merupakan bisnis minimarket yang memiliki sistem waralaba (franschise) dalam pelaksanaannya.

Keuntungan

Ada beberapa keuntungan bisnis alfamart yang perlu untuk diketahui bagi anda yang berminat dalam bisnis ini.

  1. Manajemen Bisnis

Karena bisnis alfamart merupakan bisnis waralaba (franchise) yang professional maka bagi para penggiat bisnis yang ingin mencoba bisnis waralaba (franchise) ini tidak perlu khawatir dengan manajemen bisnis yang ada di alfamart. Manajemen bisnis telah diurus dengan baik oleh PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk, jadi untuk urusan perekrutan dan pelatihan karyawan akan dilakukan oleh PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk sendiri selaku pemegang saham dari bisnis alfamart. (baca juga: keuntungan bisnis fotokopi – cara mengajukan kartu kredit)

Sponsors Link

  1. Kemudahan dalam Manajemen Finansial (manajemen keuangan)

Salah satu keuntungan yang ditawarkan oleh bisnis waralaba (franchise) alfamat yaitu kemudahan dalam manajemen finansial (manajemen keuangan). Bisnis alfamart membuat rekan bisnis waralaba-nya menerima hasil bersih saja karena untuk urusan manajemen finansial (keuangan) semua akan diurus oleh PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Jadi, karena kemudahan ini maka bisnis alfamart dapat dicoba bahkan oleh pemula yang ingin mencoba berbisnis minimarket.

  1. Pasokan barang yang selalu terjaga

Sudah terkenal sebagai minimarket dengan pengelolaan (manajemen) yang baik, bisnis alfamart juga selalu menjaga pasokan barang agar selalu ada sehingga rekan bisnis waralaba alfamart tidak perlu khawatir dan ambil pusing dengan masalah kesulitan supply (pasokan) barang yang harus ada di alfamart. Manajerial dalam alfamart menjamin ketersediaan supplly (pasokan) barang pada setiap cabang alfamart selalu terpenuhi.

Baca juga: syarat mendirikan usaha dagang – sifat ekonomi syariah

Sponsors Link

  1. Familiar di Masyarakat

Reputasi yang cukup baik dan keberadaannya yang telah ada dibanyak tempat membuat nama alfamart cukup familiar di masyarakat. Keuntungan dari cukup familiar (dikenal)nya nama alfamart membuat kita yang ingin mencoba bisnis waralaba (franchise) alfamart tidak perlu melakukan promosi yang terlalu keras karena minimarket alfamart sudah cukup dikenal luas.

Tidak hanya keuntungan manajerial yang ada dalam bisnis alfamart, keuntungan material pun juga cukup menjanjikan dalam bisnis ini. Lalu, jika anda ingin membuka bisnis minimarket alfamart, anda harus memenuhi beberapa syarat.

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Memilki Badan Usaha (PT/CV/Koperasi)
  • Memiliki lokasi usaha yang luas, untuk tipe gerai 36 rak luas area sales 80 m2 dan untuk tipe gerai 45 rak luas area sales harus mencapai 100 m2 atau lebih. Untuk area administrasi harus ditambah, tidak masuk dalam luas area sales.
  • Memiliki persyaratan perijinan (ijin tetangga; ijin domisili; SIUP; TDP; NPWP & NPPKP; STPUW; IUTM (untuk daerah tertentu)
  • Siap dan bersedia mengikuti sistem prosedur yang berlaku di bisnis Alfamart.

Baca juga: cara mendapatkan modal usaha dari pemerintah – keuntungan bisnis pulsa

ads

Tipe Sistem Kerjasama

Selain beberapa syarat yang harus dipenuhi, untuk membuka bisnis alfamart agar tidak salah dalam menentukan yang sesuai dengan keinginan anda maka anda perlu mengetahui tentang tiga tipe sistem kerjasama yang ditawarkan oleh Alfamart. Tiga tipe sistem kerjasama tersebut ialah gerai baru, gerai baru-konversi dan gerai take over.

Baca juga: keuntungan bisnis properti – bisnis yang menguntungkan di desa

  • Gerai baru

Untuk tipe sistem kerjasama ini, anda harus memilih dan membeli tipe gerai yang ditawarkan oleh pihak Alfamart dan harus menyesuaikan dengan luas lahan yang anda miliki. Tipe 36 rak untuk luas area sales 80 m2 sedangkan tipe 45 rak untuk luas area sales 100 m2.

Ketentuan tipe dengan luas area sales yang dibutuhkan harus mengikuti ketentuan dari pihak alfamart kecuali apabila lokasi gerai baru berada di perkantoran, rumah sakit, SPBU, kampus/sekolah, bandara, stasiun dan tempat wisata maka luas area sales dibawah 80 m2 masih diperbolehkan. (baca juga: jenis usaha dagang – penyebab usaha sepi)

  • Gerai baru – Konveksi

Bagi anda yang telah memiliki minimarket lokal/ toko kelontong dan ingin lebih mengembangkan bisnis atau usaha anda maka tipe sistem kerjasama gerai baru – konveksi merupakan pilihan yang sangat tepat. Di dalam tipe sistem kerjasama ini, sebagai pemilik minimarket lokal/ tokok kelontong anda akan tetap bisa menggunakan barang dagangan dan rak yang telah anda miliki sebagai stok barang untuk pembukaan gerai Alfamart. Namun, untuk kriteria rak, rak yang anda miliki harus sesuai dengan standar rak yang dimiliki oleh Alfamart. (baca juga: cara bisnis repacking snack – dasar hukum apbn)

  • Gerai Take Over

Bagi anda yang takut atau masih ragu tentang resiko ke depan yang akan dihadapi jika membuka gerai baru alfamart, apakah akan ramai atau sepi, rugi atau untung maka tipe sistem kerjasama gerai take over alfamart dapat menjadi solusi bagi anda. Dengan gerai take over anda tidak perlu pusing dengan berbagai prediksi permasalahan atau resiko yang akan terjadi di masa depan karena dengan tipe sistem kerjasama ini anda dapat mengambil alih gerai alfamart yang sudah beroperasi dengan baik. Namun, untuk membuka bisnis dengan tipe sistem kerjasama ini anda harus lebih menyediakan dana modal yang lebih banyak.

Profil Alfamart

(baca juga: prinsip ekonomi syariah – akibat inflasi – faktor biaya peluang)

Meskipun bisnis waralaba Alfamart terlihat menguntungkan namun dalam dunia bisnis selalu akan ada resiko yang harus dihadapi dalam perkembangannya. Oleh karena itu, sikap optimistis dan pantang menyerah merupakan pilihan sikap yang harus ditumbuhkan untuk memulai suatu bisnis. Namun, bagaimanapun bisnis alfamart merupakan bisnis yang cocok dicoba oleh pemula yang ingin memulai berbisnis namun tidak memiliki pengetahuan yang memadai dalam manajemen bisnis.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Oleh :
Kategori : Peluang Bisnis