Sponsors Link

12 Cara Memulai Bisnis Garam Beryodium Paling Sukses

Memulai bisnis garam beryodium bisa menjadi peluang untuk menambah pundi pundi penghasilan anda. Bisnis ini bisa menghasilkan omset hingga ratusan juta rupiah pertahunnya. Garam merupakan bahan pokok yang digunakan para ibu rumah tangga sebagai bahan tambahan perasa asin makanan. Jadi, garam masuk kedalam deretan kebutuhan pokok yang wajib ada di dapur. Kelangkaan garam yang beberapa saat lalu terjadi hampir diseluruh wilayah Indonesia tentunya menimbulkan kepanikan tersendiri terutama dikalangan ibu ibu rumah tangga. Selain sebagai bumbu dapur, garam beryodium juga memiliki manfaat lain bagi kesehatan tubuh. Garam beryodium dipercaya mampu mencegah penyakit gondok. Oleh karena itu garam jenis ini perlu dikonsumsi rutin setiap harinya.

ads

Baca juga :

Garam bukan lagi menjadi hal sepele, sehingga keberadaannya patut diperhitungkan. Kebutuhan akan garam beryodium juga semakin meningkat dipasaran. Bayangkan saja minimal satu keluarga paling sedikit mengkonsumsi 1 bungkus garam perminggunya. Kemudian, kalikan saja dalam satu bulan, artinya minimal satu kelurga mengkonsumsi 4 bungkus garam. Jumlah ini merupakan jumlah minimal, artinya bisa lebih atau kurang.

Setelah itu, kalikan dengan jumlah keluarga yang ada di kelurahan anda. Hasilnya akan cukup mencengangkan bukan. Tentunya hal ini dapat dijadikan sebagai peluang untuk menjadi lahan bisnis anda. Bagi anda para pemula yang tertarik untuk memulai bisnis garam beryodium, kami telah membuat rangkuman cara memulai bisnis garam beryodium. Silahkan disimak.

1. Persiapkan Modal Usaha

Salah satu hal  utama yang harus dipersiapkan saat akan memulai usaha adalah ketersediaan modal dana yang memadai. Begitupun dalam memulai  bisnis garam beryodium ini, tentunya memerlukan modal yang tidak sedikit. Dalam bisnis ini, modal yang dibutuhkan tergantung pada tingkatan level bisnis yang akan dilakoni. Untuk menjadi pemasok garam, tentunya memerlukan modal yang relatif lebih besar dibandingkan menjadi distributor garam saja.

Oleh karena itu, jika memang modal yang anda miliki masih sedikit jumlahnya lebih baik pilih menjadi distributor saja. Banyak keuntungan yang akan diperoleh dari menjadi distributor garam, diantaranya selain tidak memerlukan modal yang besar anda cukup bekerjasama dengan pemasok garam skala besar. Tentunya jika anda dipercaya anda dapat menjalin kerja sama dan jika ada kekurangan modal anda tetap bisa memperoleh barang.

Baca juga :

2. Lokasi yang Strategis

Lokasi yang strategis tentunya akan memudahkan dalam transportasi pengiriman barang menuju lokasi. Oleh karena itu, pilih lokasi yang dekat dengan jalan raya dan akses jalan yang mudah. Anda dapat menyewa sebuah ruko atau rumah yang akan dijadikan sebagai lokasi penyimpanan barang. Jika anda berminat untuk menjadi pemasok maka anda menentukan lokasi untuk pabrik. Bahan baku garam berasal dari air laut, sebaiknya pilih lokasi pabrik yang berdekatan dengan laut. Agar anda tidak perlu mengeluarkan coast untuk biaya pengangkutan bahn baku. Tentunya hal ini akan menghemat biaya operasional yang harus dikeluarkan.

3. Jalin Kerjasama dengan Suplier yang Terpercaya

Untuk dapat mendapatkan garam dengan kualitas dan harga terbaik tentunya kita harus menjalin kerjasama dengan suplier skala besar. Dengan demikian  kita akan dapat memperoleh barang dan harga yang lebih murah. Sehingga keuntungan yang akan diperoleh juga tidak sedikit. Dalam bisnis ini, belum banyak pelaku bisnis skala besar yang berkecimpung. Oleh sebab itu, kita harus memilih suplier dengan hati hati. Pastikan suplier yang anda pilih jelas asal usul nya serta memiliki izin usaha yang resmi. 

Sponsors Link

Baca juga :

4. Pilih Bahan Baku dengan Kualitas yang Baik

Bagi pelaku usaha di ringkat distributor tentunya tidak terlalu dipusingkan untuk memilih bahan baku yang berkualitas. Mereka cukup mengambil bahan dari pabrik atau pemasok yang terpercaya. Namun, bagi anda yang berminat untuk membuka usaha sebagai pemasok tentunya harus membuat daftar panjang dalam memilih bahan baku yang berkualitas. Seperti yang kita tahu, kualitas garam yang diproduksi dalam negegi kualitas nya masih kalah jauh dibandingkan garam impor. Oleh karena itu maka sangat penting untuk memilih bahan baku yang berkualitas agar dapat menghasilkan garam yang berkualitas baik.

5. Rekrut Karyawan yang telah Bepengalaman dalam Bisnis ini

Dalam bisnis ini, pengalaman kerja sangat lah penting. Apalagi jika anda berniat membuaka sebuah usaha pabrik garam. Tentunya anda membutuhkan jumlah karyawan yang tidak sedikit. Oleh karena itu, ketika melakukan perekrutan haruslah dipilih karyawan yang telah berpengalaman. Karena tidak semua orang memiliki keahlian bisa membuat garam.

ads

6. Sarana Prasarana dan Peralatan yang Memadai

Salah satu hal yang patut dipersiapkan secara seksama adalah mempersiapkan sarana dan prasarana yang memadai. Peralatan mulai dari proses pengolahan hingga pengepakan, tentunya ini wajib dimiliki agar memudahkan dalam produksi garam. Jumlah peralatan juga harus disesuaika dengan jumlah produksi garam yang akan dibuat. Jika kita memiliki bahan baku yang berlimpah, namun terkendala pada ketiadaan alat yang lengkap tentunya akan menyebabkan produksi terhambat.

Baca juga :

7. Tentukan Patokan Harga Jual

Harga jual produk merupakan senjata untuk dapat menarik para agen dan distributor. Tentunya harga jual yang ditentukan harus sesuai dengan biaya produksi yang dikeluarkan. Semakin banyak produk yang bisa dibuat dalam sekali produksi tentunya dapat membuat harga jual semakin murah. Tentunya akan dapat menjadi daya tersendiri bagi para agen dan distributor yang berminat untuk bergabung.

8. Kalkulasikan dengan Teliti Semua Jenis Pengeluaran dan Pemasukan

Bagi anda yang baru pertama kali terjun dalam bisnis ini tentunya harus memiliki perhitungan kalkulasi yang tepat.  Oleh karena itu, lakukan pencatatan secara teliti pada semua pemasukan dan pengeluaran yang ada. Agar nantinya keuntungan atau kerugian yang akan  diperoleh dapat dihitung dengan jelas.

Baca juga :

9. Urus Perizinan pada Disperindag atau Instansi yang Berwenang

Agar usaha yang kita dirikan dapat memiliki izin resmi maka kita harus segera mendaftakannya pada dinas atau instansi terkait. Apalagi bisnis yang kita geluti ini masuk kedalam bisnis barang yang dikonsumsi. Untuk kenyamanan dan keamanan proses produksi dan peredarannya dipasaran maka segera urus izin usaha pada dinas terkait. Dan bila diperlukan urus sertifikasi halal produk melalui MUI.

10. Pilih Bermitra Dengan Suplier atau Distributor Garam Skala Besar

Untuk dapat memulai bisnis garam, Jika anda terkendala dengan modal yang memadai maka anda dapat bermitra dengan produsen besar. Sehingga anda tidak perlu susah payah lagi untuk mencari bahan baku. Tentunya dengan bermitra barang yang dijual merupakan garam yang sudah dikenal dipasaran.

Sponsors Link

11. Menjadi Pemasok Garam di Toko atau Warung Warung Sekitar Daerah Anda

Untuk lebih memperluas jaringan dan pasar penjualan garam anda, cobalah untuk menjadi pemasok di toko toko atau warung sembako disekitar daerah anda. Tawarkan harga dan jaminan mutu kualitas yang baik. Serta berikan pelayanan antar pesanan. Dengan begitu pemilik warung dan toko tidak perlu lagi repot untuk mengambil garam. Tentunya akan menghemat waktu dan lebih praktis.

Baca juga :

12. Ora Et Labora

Ora et labora adalah berusaha sambil berdoa. Tidak ada usaha yang akan berhasil tanpa disertai dengan doa. Begitu pula sebaliknya, tidak ada doa yang akan dikabulkan tanpa disertai usaha.

Itulah tadi 12 cara untuk memulai bisnis garam. Lakukan 12 cara tersebut agar bisnis garam yang anda tekuni dapat mencapai kesuksesan, dan menghasilkan pundi pundi yang menggiurkan.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Oleh :
Kategori : Tips Bisnis