Sponsors Link

7 Syarat Mendirikan Yayasan Pendidikan Formal

Kita banyak mendengar entang yayasan. Seringkali kita hanya mendengar tentang yayasan yatim piatu saja namun, sebenarnya yayasan memiliki arti yang luas. Yayasan adalah badan hukum yang tidak memiliki anggota ( tidak adanya pemegang saham) yang  dikelola oleh sebuah pengurus dan didirikan tidak bertujuan untuk mencari keuntungan,tetapi lebih menekankan usahanya pada untuk tujuan social, keagamaan , maupun kemanusiaan. Modal yayasan diperoleh dari sumbangan, waqaf, hibah atau sumbangan lainnya. (Baca juga : tindakan ekonomi rasional , peran pemerintah sebagai pelaku ekonomi)

Yayasan memiliki berbagai macam bentuk salah satunya adalah yayasan pendidikan. Dalam mendirikan yayasan pendidikan, pada umumnya sama dengan mendirikan yayasan pada bidang lain. Maka dari itu karena terbitnya perundnagna-undangan yang mengharuskan yayasan pendidikan berbadan hukum dan terdaftar inilah yang perlu diperhatikan dalam proses pendirian yayasan pendidikan it sendiri. Karena, tidak adanya akta pendirian pada yayasan pendidikan berdampak pada tidak akan mendapatkan Bantuan Operasional Sekolah atau yang kita sering sebut dengan BOS. Maka, dari itu perlu diperhatikan langkah atau syarat yang harus dipenuhi dalam syarat pendirian yayasan.

Langkah awal yang dilakukan adalah pembuatan nama dari Yayasan itu sendiri. Cara pembuatan nama yayasan itu sendiri ada dua yaitu pemesanan secara online oleh notaris yang akan membantu kita menguruskan apa nama yang cocok untuk yayasan kita ataupun pemesanan online secara mandiri dimana kita memesan secara mandiri tanpa bantuan dari notaris, hal ini dilakukan karena ingin memastikan sendiri bagaimana nama yang cocok dan bagus untuk yayasan kita sendiri, kedua cara pemesanan tersebut memiliki manfaat yang setara  terserah bagaimana kita memanfaatkan kemudahan tersebut. Setidaknya ada tiga nama yayasan yang kita siapkan untuk menghindari penolakan nama oleh Departemen Hukum dan HAM. (Baca juga : cara mengajukan kpr ,  Fungsi Produksi dalam Perusahaan)

Tahapan yang kedua  yaitu menentukan bidang yang akan digeluti oleh yayasan misalnya: pendidikan, lingkungan, sosial, keagamaan dan lain sebagianya. Dalam hal ini yayasan yang akan dipilih adalah yayasan Pendidikan. (Baca juga : contoh tindakan ekonomi dalam  kehidupan sehari-hari ,  Sumber Pendapatan Daerah)

Langkah yang ketiga adalah menyiapkan fotocopy KTP pendiri, nama pembina, ketua, sekretaris, bendahara, dan pengawas yayasan. Umumnya, rapat pembina yayasan menentukan siapa yang jadi ketua, sekretaris, bendahara dan pengawas. Walaupun tidak memiliki anggota (tidak adanya anggota artinya tidak adanya pemegang saham layaknya PT (Perseroan Terbatas) setidaknya yayasan memiliki ketua, sekretaris dan bendahara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ketua, sekretaris dan bendahara ini nantinya akan menyiapkan program kerja Yayasan yang akan dibentuk, sehingga sebelum didirikan, Yayasan sudah memiliki program kerja yang ditandatangani oleh ketua, sekretaris dan bendahara. Selain itu, dalam penerapannya yayasan juga harus mmebentuk pengawas di luar dari pengurus, sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku. Jadi dapat disimpulkan sebelum kita mendirikan Yayasan setidaknya kita sudah memiliki: (Baca juga : cara mendirikan perusahaan perseorangan ,  Bentuk Kepemilikan Bisnis)

  1. Membentuk susunan pengurus yang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan bendahara
  2. Membentuk pengawas serta Pembina yang berasal dari luar pengurus
  3. Menyiapkan program kerja
  4. menentukan kekayaan awal yayasan. Ini disisihkan dari kekayaan pribadi pendiri yayasan. (Baca juga : cara mengajukan kartu kredit ,  Landasan Struktur Koperasi)
  5. datang ke notaris dengan membawa dokumen-dokumen berikut:
    • Nama Yayasan

    Setidaknya kita mengusung banyak cadangan nama, karena mengingat proses yang sangata lama. Setelah usungan nama telah kita buat selanjutnya adalah nama tersebut kemudian di cek melalui Notaris ke Departemen Kehakiman. untuk mendapatkan kepastian apakah nama tersebut dapat digunakan atau tidak. Karena proses yang relatif membutuhkan banyak waktu.  (Baca juga : badan hukum koperasi , fungi lembaga keuangan bukan bank)

    Setelah nama yang dipesan disetujui, maka pendiri harus segera menindak lanjuti pendirian Yayasan tersebut dengan menanda-tangani akta notaris. Notaris akan segera memproses pengesahan dari Yayasan tersebut dalam waktu maksimal 1 (satu) bulan sejak persetujuan penggunaan nama dari Departemen Kehakiman. (Baca juga : syarat pendirian PT , perbedaaan CV dan P)

    • Fotocopy KTP pendiri, Pembina, ketua, sekretaris, bendahara, dan pengawas
    • NPWP pendiri, Pembina, ketua, sekretaris, bendahara, dan pengawas
  6. Notaris mengajukan nama yayasan yang kita usulkan ke Departmen Hukum dan HAM. Ini butuh waktu bebrapa minggu untuk mendapatkan konfirmasi apakah nama tersebut dapat digunakan atau tidak. Bila keputusan telah disetujui maka  akte pendirian yayasan akan disahkan dihadapan Notaris. Setelah semua dirasa cukup dan sudah sah untuk didirikan maka semua pihak wajib untuk mengakui dan menandatangi surat-surat dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan surat dan kelengkapannya. (Baca juga : pengertian motif ekonomi , kebutuhan dasar manusia)
  7. Notaris akan mengajukan Anggaran Dasar ke Departemen Hukum dan HAM untuk mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM.

Setelah urutan langkah satu hingga tujuh sudah kita lakukan maka selanjutanya kita menyiapkan berkas yang diperlukan yang berkaitan dengan:

  1. Yang pertama kita harus membuat surat pebgajuan kepada RT maupun RW di daerah kita, yanag mana surat ini berisikan tentang izin atau rencana pendirian sebuah yayasan pendidikan dan surat ini harus mendapatkan tanda tangan dari kedua pihak agar kita bisa mengajukan surat ini kepada pemerintah daerah. (Baca juga: hukum ekonomi pembangunan , hukum ekonomi internasional)
  2. Membuat Surat Pernyataan Persetujuan dari Lingkungan/warga sekitar, hal ini dilakukan karena yayaysan kita akan berdiri diantara orang-orang yang berada di sekeliling yayasan. Sekurang-kurangnya mendapat persetujuan dari tetangga yang berada di depan, belakang, kiri dan kanan dari alamat tempat berkedudukannnya Yayasan yang akan didirikan. Surat ditandatangani warga,  RT dan RW.
  3. Membuat peta lokasi Yayasan didirikan (Baca juga : Sumber Keuangan Perusahaan ,  syarat mendirikan perseroan terbatas)
  4. Setelah mengurus dan mengajukan surat serta peta lokasi, jika pengajuan pendirian yayasan pendidikan kita disetujui, maka akan mendapatkan surat rekomendasi dari pemerintah daerah, sehingga kita bisa langsung mnegeksekusi dan melaksanakan pembangunan yayasan ini. (Catatan penting yang harus kita tahu bahwasannya pengembilan surat rekomendasi dan surat-surat yang lain bisa diwakilkan oleh notaris dan juga bisa kita lakukan sendiri). (Baca Juga: Tindakan Ekonomi Rasional , Jenis Asuransi Kerugian)
  5. Mengurus Surat Pengesahan Yayasan yang ditandatangani oleh Kementrian Hukum  dan HAM (Surat ini wajib diurus oleh Notaris)
  6. Proses pun dilaksanakan dan kita tinggal menunggu hasil dari apa saja yang sudah kita siapkan.

Dengan adanya yayasan pendidikan diharapkan pendidikan di negara ini menjadi lebih baik dan mampu bersaing dengan yang lainnya. Demikian penjelasan mengenai Syarat Mendirikan Yayasan Pendidikan semoga bermanfaat.

Artikel terkait :

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Hukum