Sponsors Link

5 Contoh Usaha Spekulatif yang Merugikan di Indonesia

Saat ini ada banyak pilihan usaha yang dapat dijalankan baik usaha yang dapat memberikan keuntungan yang cepat maupun usaha yang baru akan memberikan keuntungan jauh hari di masa depan. Usaha yang baru akan menghasilkan keuntungan di masa depan biasanya merupakan usaha yang bersifat spekulatif. Usaha spekulatif belum terlalu bernilai untuk saat ini namun akan sangat bernilai tinggi di masa depan.

ads

Baca juga: cara bisnis bitcoin – tips sukses bisnis mlm – cara bisnis azaria – keuntungan bisnis fotokopi

Bagi orang-orang yang ingin memiliki atau menjalankan usaha yang bersifat spekulatif, pengetahuan yang luas, kerja keras dan pantang menyerah merupakan sikap yang mutlak harus dimiliki karena usaha ini tidak akan memberikan keuntungan yang cepat. Berikut contoh usaha spekulatif yang dapat dijalankan bagi anda yang memiliki keyakinan sukses dengan usaha ini. (baca: bisnis yang menguntungkan di desa)

  1. Berdagang Indeks Saham

Mungkin bagi anda yang tidak pernah menempuh pendidikan di jurusan ekonomi atau jarang sekali membaca hal yang berkaitan dengan ekonomi, mungkin istilah saham masih sangat asing bagi anda namun saat ini jika anda termasuk orang yang ingin belajar hal yang baru dan gigih untuk melakukannya maka anda dapat memahami saham dengan baik. Kini, berbisnis saham menjadi sangat popular karena hanya dengan modal yang tidak terlalu banyak anda dapat merasakan sendiri keuntungan yang didapatkan dari bisnis ini disamping anda juga seakan merasa memiliki suatu perusahaan. Jika anda sudah sangat memahami tentang bagaimana sistem perdagangan saham maka anda dapat memulai lebih lanjut untuk melakukan perdagangan indeks saham.

Berdagang indeks saham merupakan perdagangan yang lebih besar memberikan hasil karena perdagangan ini merupakan perdagangan yang menjual beberapa saham unggulan sekaligus dari berbagai sektor. Untuk Indonesia, perdagangan indeks saham ini lazim disebut sebagai indeks harga saham gabungan atau biasa disingkat dengan IHSG. (baca juga: cara bisnis affiliasi – cara mendirikan firma – bisnis yang menguntungkan bagi pelajar)

  1. Berdagang Komoditi

Ini merupakan usaha/ bisnis yang biasanya selain spekulatif juga dapat diperdagangkan secara internasional. Contoh barang dagangan komoditi yang paling umum yaitu komoditi rempah-rempah, kopi dan emas. Harga dari barang komoditi biasanya cenderung tidak stabil namun berharga mahal.

  1. Berdagang Valuta Asing

Usaha ini merupakan usaha atau bisnis yang tergantung pada nilai tukar suatu mata uang karena usaha ini yaitu usaha yang memperdagangkan mata uang suatu negara dengan mata uang dari negara lainnya.

  1. Usaha/ Bisnis dalam Bidang Energi

Berdasarkan contoh diatas, diketahui bahwa usaha/ bisnis spekulatif memang merupakan bisnis yang tidak bias diprediksi dalam waktu singkat dan menjanjikan keuntungan dalam waktu cepat namun bisnis ini menjanjikan keuntungan yang besar di masa depan jika nilai dari usaha/ bisnis ini naik.

Baca: fungsi ekonomi pasar modal – cara mendirikan perusahaan perseorangan – firma – badan usaha agraris

Ada banyak contoh bisnis spekulatif sebenarnya yang ada saat ini terlebih bisnis yang ditawarkan melalui online, namun pada umumnya bisnis spekulatif memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  1. Hasil pada bisnis spekulatif cendering tidak pasti dan sulit ditebak
  2. Barang yang diperdagangkan biasanya tidak ada atau belum tersedia
  3. Cenderung seperti permainan uang
  4. Menjanjikan keuntungan yang besar tanpa harus sangat memeras keringat
  5. Pelaku bisnis/ investor membayar dimuka

Setelah mengetahui contoh dan ciri-ciri bisnis spekulatif, maka akan lebih baik jika anda mengetahui kelebihan dan kekurangan dari bisnis spekulatif sebelum memulai bisnis ini agar anda dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan nantinya, seperti kerugian dan kehabisan modal misalnya.

Baca juga: permodalan koperasi – tujuan ekonomi makro – fungsi ekonomi dalam keluarga

Sponsors Link

Kelebihan

  • Pengusaha/ pebisnis memiliki kesempatan untuk mendapatkan keuntungan yang besar namun hanya dengan sedikit usaha dan modal
  • Dapat mengontrol harga pasaran, sebagai contoh pengusaha/ pebisnis yang berdagang barang komoditi, saat harga turun dapat melakukan pembelian secara massal yang akan mengontrol harga di pasaran agar tidak terlalu jatuh sehingga menyelamatkan para petani barang komoditi karena masih adanya minat/ permintaan terhadap barang tersebut.

Kekurangan

  • Sulit ditebak sehingga sulit dilakukan bagi pebisnis pemula yang tidak lihai/ tidak familiar untuk berspekulasi.
  • Sering kali hanya merupakan modus untuk permainan uang (money game) yang bertujuan jahat, hanya untuk menyedot uang para investornya.
  • Sering menyebabkan penggembungan ekonomi akibat spekulasi terhadap barang yang diperdagangkan dalam usaha/ bisnis spekulasi ini.
ads

Baca juga:

Setelah mengetahui contoh, ciri, keuntungan dan kerugian dari usaha/ bisnis spekulatif diatas, maka langkah selanjutnya agar sukses menjalankan bisnis yang bersifat spekulatif ini maka anda harus mengetahui karakter-karakter yang dimiliki oleh pengusaha/ pebisnis/ spekulan. Berikut, beberapa karakter yang harus anda coba pelajari dan ikuti agar usaha/ bisnis anda menghasilkan, berkembang dan tidak mati di tengah jalan.

  1. Fokus

Jika anda ingin sukses dalam usaha/ bisnis spekulatif maka anda harus menyediakan waktu setiap harinya untuk melihat perkembangan dari dunia usaha/ bisnis spekulatif anda. Fokus dan memberikan perhatian lebih pada perkembangan turun naiknya harga dan permintaan pasar akan membuat anda menjadi antusias, bertindak dan berkembang. Ingatlah, usaha/ bisnis spekulatif merupakan bisnis yang memang dapat memberikan anda keuntungan besar namun disisi lain juga dapat memberikan anda kerugian sehingga akan menguras modal atau bahkan membuat modal anda tidak bersisa. (baca: cara mengatur keuangan agar tidak boros)

  1. Jeli melihat peluang

Ya, selain harus fokus anda pun harus mencoba untuk memiliki ekspektasi atau praduga mengenai perkembangan dari usaha/ bisnis anda. Bersikap jelilah pada setiap peluang yang ada, cobalah lebih sensitif lagi dalam menganalisa pasaran sehingga usaha/ bisnis anda akan menghasilkan keuntungan dan menghindari kerugian di saat yang tepat.

  1. Mempersiapkan dengan matang

Seperti yang telah diketahui bahwa segala sesuatu harus memiliki persiapan yang matang terlebih bila sesuatu itu berkaitan dengan usaha/ bisnis dan terlebih lagi bila usaha/ bisnis tersebut bersifat spekulatif yang sulit untuk diprediksi di masa depan. Persiapan yang matang akan membantu anda untuk menghadapi kemungkinan dan kondisi yang terburuk sekalipun. Anda harus memiliki rencana utama dan rencana cadangan untuk mengantisipasi kerugian dan menghindari kebangkrutan dalam usaha/ bisnis anda. (baca: syarat mendirikan yayasan pendidikan)

  1. Realistis

Sebagaimana pun anda harus bersikap optimis dalam usaha/ bisnis, anda juga dilain sisi harus bisa untuk bersikap realistis terhadap keadaan pasar. Sikap optimis tanpa dibarengi pengetahuan dan persiapan yang matang hanya akan membuat anda rugi di kemudian hari. Bagaimanapun sikap realistis akan menakutkan anda namun disisi lain juga akna membuat anda sadar bahwa roda terus berputar dan dalam dunia usaha/ bisnis tidak selamanya akan untung.

  1. Ulet

Kesuksesan tidak hanya didukung dari pengetahuan yang luas dan mental yang berani mengambil resiko namun juga didukung oleh sikap yang ulet, pantang menyerah. Sikap ulet atau tekun memiliki porsi yang lebih besar dalam mendukung kesuksesan disbanding pengetahuan yang banyak atau pintar.

Baca juga: cara membuka toko sembako – bentuk kepemilikan bisnis – cara untuk mendapatkan modal usaha

Dari uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa bisnis spekulatif merupakan bisnis yang menjanjikan keuntungan yang besar di masa depan namun seberapa besar keuntungannya tidak dapat dihitung secara pasti untuk keadaan saat ini. Bagi anda yang berminat menekuni usaha/ bisnis spekulatif ini, perencanaan yang matang dan penyelamatan aset berharga anda merupakan hal yang terpenting agar anda tidak benar-benar rugi kehabisan modal dan tidak memiliki sedikit aset pun.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

,
Oleh :
Kategori : Tips Bisnis