Sponsors Link

15 Cara Mengatur Keuangan Bulanan Paling Mudah

Manajemen keuangan  adalah hal yang selalu dihadapi oleh setiap orang pada setiap keputusan ekonominya. Mengelola keuangan bulanan adalah kunci keberhasilan untuk menggapai tujuan hidup anda. Kesalahan dalam mengelola keuangan bulanan dapat menyebabkan beragam masalah pada kehidupan anda seperti hutang yang menumpuk, gagal menyelesaikan studi, hingga pada beberapa kasus berakhir pada penyitaan properti oleh bank.

ads

Anda tidak perlu meraih gelar MBA anda untuk dapat mengelola keuangan anda. Anda akan menemukan jawabannya disini selagi anda mulai menyadari pentingnya mengelola keuangan anda untuk dapat menikmati kerja keras anda dan menggapai cita-cita yang selama ini anda impikan. Anda akan mencapai kesejahteraan selagi anda menikmati kebersamaan bersama keluarga anda.

baca juga:

1. Menentukan Tujuan

Tentukan tujuan anda menabung dan tentukan target secara periodik kapan anda ingin merealisasikannya, sebagai contoh dalam dua bulan ini anda ingin membeli gadget tertentu, atau dalam satu tahun ini anda ingin mengumpulkan modal usaha, bisa juga dalam lima belas tahun anda ingin memiliki hunian sendiri, dan sebagainya.

Menentukan tujuan penting bagi anda agar dapat menyesuaikan jangka waktu yang dibutuhkan dan bagaimana anda merealisasikannya, jangan sampai anda merealisasikan tujuan jangka panjang dengan cara seperti merealisasikan tujuan jangka pendek. Sebagai contoh anda dapat membeli gadget yang merupakan tujuan jangka pendek dengan cara menabung.

Namun akan sulit rasanya jika anda menabung untuk memiliki hunian selama lima belas tahun karena uangnya pasti akan terpakai untuk kebutuhan lain, anda perlu memikirkan alternatif lain semisal dengan cara mencicil atau memiliki tabungan berjangka. Dengan begitu anda akan lebih mungkin untuk memiliki hunian yang anda idamkan.

2. Membuat Skala Prioritas

Kenali dahulu tentang mana hal yang anda inginkan dan mana yang anda butuhkan, tunda hal-hal yang tidak anda butuhkan seperti makan diluar atau membeli pakaian mahal yang anda inginkan. Cegah hal-hal yang membuat anda lapar mata seperti hangout bersama teman atau melihat-lihat katalog barang yang menimbulkan sikap impulsif.

Akan lebih baik jika anda membeli kemeja kerja daripada membeli pakaian mahal untuk acara yang tidak anda datangi tiap waktu. Akan lebih bijak rasanya jika anda membeli kebutuhan pokok terlebih dahulu seperti persediaan bahan makanan ketimbang pergi ke salon kecantikan. Pertimbangkan membeli alat olahraga sederhana dirumah daripada membayar iuran bulanan sebagai member gym.

Taruh uang anda pada pos-pos yang telah ditentukan, prioritaskan untuk segera melunasi kewajiban pokok anda seperti tagihan listrik, SPP anak, cicilan rumah dan kendaraan, daripada mendahulukan keinginan seperti menonton di bioskop atau membeli barang mewah, dengan begitu anda tidak akan keteteran ketika ada tagihan datang kerumah anda.

3. Prioritaskan Menabung

Menabunglah dengan cara yang benar, jangan menabung ketika ada sisa gaji di akhir bulan tapi tentukan porsi tabungan anda di awal bulan, semisal sepuluh hingga dua puluh persen dari total pendapatan anda. Dengan begitu anda akan dapat dengan jelas kapan tujuan anda dapat direalisasikan.

Baca juga:

4. Passive Income

Mulai sisihkan pendapatan anda untuk memiliki pendapatan pasif, anda bisa membangun kost-kostan, menyewakan ruko atau mobil anda,  memiliki waralaba atau franchise, bisa juga memiliki saham perusahaan tertentu untuk mendapatkan dividen dan capital gain dari selisih harga jual saham anda.

Yang perlu diingat adalah anda harus tetap fokus pada pekerjaan anda, karena saat ini pekerjaan anda adalah sumber pemasukan pokok dan satu-satunya di hidup anda, kecuali jika bisnis anda sudah memiliki nilai yang lebih besar dari pekerjaan anda dan mulai menuntut komitmen dan perhatian anda.


baca juga:

5. Dahulukan Kewajiban

Tujuan anda merencanakan keuangan adalah agar anda dapat bahagia, sedangkan hutang dapat menimbulkan kecemasan dan rasa frustasi yang berlawanan dengan tujuan anda merencanakan keuangan. Bayar semua hutang anda tepat waktu agar neraca keuangan anda kembali sehat.

Jauhi penggunaan kartu kredit karena kemudahannya akan menimbulkan sifat impulsif, gunakan uang kas atau kartu debet yang tidak akan menimbulkan hutang dikemudian hari. Selalu prioritaskan membayar cicilan atau kewajiban lain di hari pertama anda menerima gaji agar tidak dihantui olehnya.

6. Menjaga likuiditas pada posisi ideal

Jangan menaruh telur pada satu keranjang yang sama, jangan menaruh aset anda pada satu instrumen investasi saja. Kita ambil satu contoh anda menaruh semua aset anda pada properti, memang harga properti selalu naik akan tetapi membuat anda tidak terlalu liquid karena harga aset yang tinggi sangat sulit terjual.

Sama halnya apabila anda menaruh seluruh aset anda pada satu jenis instrumen saja semisal tabungan di bank, karena sangat mudah untuk mengambilnya sehingga anda terlalu mudah untuk membelanjakannya. Upayakan agar anda tetap dapat menyediakan uang kas dalam jumlah ideal dan aset yang yang tidak liquid pada jumlah yang ideal juga, sehingga anda dapat memenuhi kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang sekaligus.

Selain keuntungan di atas, metode ini dapat meminimalisir resiko penurunan aset dan memaksimalkan keuntungan akibat dari diferensiasi instrumen investasi.

7. Kurangi pajak barang mewah

Barang mewah yang anda miliki akan membuat tagihan pajak anda meningkatkan, kurangi jumlah kendaraan mewah yang hanya menjadi pajangan di garasi dan alihkan pada aset yang lebih produktif.

Kepemilikan barang mewah hanya menambah beban anda dan meningkatkan resiko kerugian akibat kerusakan, kehilangan, atau kecurian, belum lagi dengan biaya penyusutan yang selalu timbul tiap tahunnya menyebabkan nilai ekonomisnya berkurang. Alihkan pada aset yang lebih produktif. Anda dapat mempertimbangkan memiliki franchise ritel atau menanamkannya pada saham suatu perusahaan. Anda juga dapat memilih opsi properti yang anda rasa lebih aman dan menguntungkan.

8. Hidup Sederhana

Kurangi atau bahkan berhentilah makan di restoran mahal, mulailah masak sendiri dirumah. Kurangi pengeluaran konsumtif yang anda masih bisa ganti dengan barang substitusi atau pengganti yang lebih murah. Menonton DVD sewaan akan lebih ekonomis ketimbang menonton bioskop. Mulai perhatikan detail kecil seperti matikan lampu yang tidak dipakai, TV yang tidak ditonton, tutup pintu kamar dan pintu lemari pada ruangan ber-AC agar konsumsi listriknya rendah, menutup pintu akan mengurangi area yang didinginkan sehingga mengurangi pemborosan.

Masak dan tanam sendiri bahan makanan anda, makanan organik yang anda tanam sendiri akan terasa lebih nikmat dan sehat. Terhindar dari pestisida dan sebagai sarana penghilang stress karena memiliki nilai estetika. Hal ini bisa jadi tidak hanya menghemat anggaran belanja tapi juga peluang bisnis di masa depan.

Rawat semua piranti agar memiliki usia pakai yang lama tanpa harus membeli yang baru atau mengeluarkan biaya reparasi. Campur beras anda dengan jagung atau ketela dan sumber karbohidrat lain agar lebih hemat dan sehat. Jangan suka membandingkan hal yang tidak anda miliki dan yang orang lain miliki. Anda memiliki orientasi hidup yang berbeda dengan orang lain, ingat kebahagian berasal dari rasa syukur atas apa yang anda miliki.

baca juga:

9. Pekerjakan Konsultan Keuangan

Bila dirasa perlu anda dapat menggunakan jasa konsultan keuangan, mereka ahli yang profesional dan selalu memiliki solusi atas masalah keuangan anda. Mereka akan membantu anda memilih produk keuangan dan instrumen investasi yang tepat sesuai kebutuhan anda.

10. Membuat perencanaan Berbelanja

Sebelum anda memasuki sebuah toko buatlah rencana pada barang apa yang anda butuhkan, berapa banyak anda butuhkan, dan metode apa yang anda gunakan untuk bertransaksi. Ketahuilah bahwa di sebuah mall banyak sekali sihir marketing yang dapat menimbulkan sifat impulsif atau keinginan untuk membeli barang yang tidak anda butuhkan.

Display yang atraktif, tawaran diskon tertentu, permen yang dipajang di meja kasir hingga ubin berukuran kecil yang membuat anda bernafsu untuk melihat-lihat barang yang tidak anda butuhkan dan membelinya adalah indikasi bahwa anda terhipnotis oleh sihir-sihir marketing tersebut. Selalu rencanakan dan buat bugdet sebelum anda memasuki sebuah toko atau mall. 

11. Catat Arus kas bulanan

Buat pembukuan sederhana agar anda bisa melacak cash flow atau arus kas anda, keluar masuknya arus kas dapat anda gunakan sebagai evaluasi keuangan bulanan anda. Anda dapat mengunduh spreadsheet agar nampak lebih profesional.

Anda dapat menaruh filenya di cloudstorage agar anda dapat mengevaluasi neraca keuangan anda melalui peranti apapun dimanapun anda berada dan mengirimkannya ke konsultan keuangan anda atau konsultan pajak untuk memudahkan segala urusan keuangan anda.

12. Diferensi Wadah Investasi

Pertimbangkan opsi untuk memiliki aset di pasar modal atau bursa efek, anda dapat menarik aset anda sewaktu-waktu dan anda bisa rasakan manfaat mendapatkan dividen dan capital gain (keuntungan dari selisih harga saham) dari perusahaan yang anda miliki secara patungan. Berinvestasilah pada beragam perusahaan yang memiliki laporan keuangan yang baik dan stabil dari tahun ke tahun.

Anda dapat memperoleh laporan keuangan yang diterbitkan oleh bursa efek atau dari prospektus yang diterbitkan oleh perusahaan tersebut dari internet untuk melakukan analisi fundamental. Jangan menjadi spekulan pada bisnis ini, jangan terpengaruh tren para amatir yang ikut-ikutan memborong saham godokan dan mengobral saham saat terjadi resesi. Investor yang baik adalah dia yang tidak panik saat yang lain melakukan panic selling.

baca juga:


13. Gunakan Software keuangan

Banyak platform yang bertugas sebagai asisten keuangan digital, mints, power wallet, expense tracker, good budget, microsoft money, dan banyak lagi. Banyak tools yang dapat anda gunakan untuk melacak arus kas hingga dapat anda gunakan sebagai alat transaksi di pasar modal kini dapat anda gunakan untuk memudahkan kebutuhan keuangan anda. (baca juga: Ciri-ciri Usaha yang Potensial)

14. Membuat  dua rekening yang berbeda

Pisahkan uang anda pada dua pos yang berbeda, semisal anda menggunakan satu rekening untuk melakukan kegitan transaksi rutin semisal belanja bulanan, menerima pendapatan, kegiatan konsumsi, bayar tagihan, dan sebagainya. Kemudian buat lag rekening kedua untuk kegiatan menabung saja. Dengan begitu anda akan mudah dalam mengontrol pengeluaran anda.

Anda juga bisa membuat rekening ketiga untuk memisahkan dana pribadi dengan dana usaha anda. Dengan begitu kemungkinan untuk menggunakan dana produktif untuk keperluan konsumtif dapat dihindari.

15. Menyisihkan dana untuk bersedekah

Kekayaan sesungguhnya yang anda miliki adalah harta yang telah anda sisihkan untuk orang lain. Sedekah tidak akan membuat anda bangkrut dan pelit tidak akan membuat anda kaya. Dengan bersedekah anda akan meningkatkan hubungan anda pada sesama dan mengurangi kesenjangan sosial yang dapat mengakibatkan kriminalitas. (Baca jua: Etika Bisnis Syariah)

Bersedekah dapat memicu semangat anda untuk bekerja lebih giat agar dapat lebih banyak membantu sesama, menentramkan hati anda karena anda yang memberi akan merasakan lebih banyak kebahagiaan daripada yang menerima.

Jangan pernah ragu untuk berbagi dan sisihkan pendapatan anda secara rutin dan didiplin unuk berbgi

, ,